Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Dukung Pemberian Stimulus Bagi Koperasi

Bali Tribune / I Nyoman Sugawa Korry

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster telah mencairkan bantuan stimulus usaha untuk sekitar 4.000 koperasi di Pulau Dewata. Stimulus dalam bentuk Bantuan Tidak Terduga (BTT) ini masing-masing sebesar Rp 10 juta untuk koperasi binaan Pemkot/ Pemkab dan Rp 30 juta untuk koperasi binaan Pemprov Bali.

Kucuran stimulus ini mendapat dukungan penuh dari DPRD Provinsi Bali. Apalagi kebijakan Gubernur Bali ini sejalan dengan dukungan DPRD Provinsi Bali, melalui realokasi anggaran untuk penanganan pemulihan bidang ekonomi akibat dampak dari pandemi Covid-19.

"Kebijakan Gubernur Bali mencairkan bantuan stimulus terhadap 4.000 koperasi di Bali, merupakan kebijakan yang patut kita dukung bersama. Kebijakan ini sangat sejalan dengan dukungan DPRD Bali, melalui realokasi anggaran pada APBD Bali tahun 2020 sebesar Rp 756 miliar, termasuk di dalamnya dukungan anggaran sebesar Rp 220 miliar untuk penanganan pemulihan bidang ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19," kata Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali Dr I Nyoman Sugawa Korry, di Denpasar, Rabu (4/6/2020).

Dalam implementasinya, Sugawa Korry berharap dukungan stimulus tersebut digunakan sebaik-baiknya. Misalnya untuk memperkuat jaringan usaha dalam rangka pelayanan kepada anggota koperasi. 

Di samping kepada koperasi, menurut Sugawa Korry, dukungan stimulus penting juga segera direalisasikan untuk Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Bumdes dan UMKM lainnya. Dukungan stimulus ini juga harus diikuti oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengawasan yang ketat terhadap penyimpangan atas penggunaan dana - dana tersebut.

"Karena membela, melindungi dan memberikan kesempatan berusaha yang konsisten terhadap mereka yang tergabung dalam pemberdayaan ekonomi rakyat adalah kebijakan yang tepat untuk Bali. Karena pada hakekatnya kekuatan ekonomi Bali, mayoritas bertumpu pada sektor ini," ujar Sugawa Korry, yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali. 

Sebelumnya saat penyerahan bantuan stimulus tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan bahwa pemberian stimulus tersebut karena program dari pemerintah pusat belum ada yang menyentuh koperasi secara menyeluruh. Itu sebabnya, ia mengambil langkah memberikan stimulus untuk koperasi ini.

"Bali yang pertama memberikan bantuan untuk mendukung kegiatan koperasi di tengah dampak wabah Covid-19 ini, daerah lain belum ada,” kata Koster, yang juga Ketua DPD PDIP Provinsi Bali.

Koster meminta stimulus ini dapat dimanfaatkan dengan cermat. Dengan demikian, benar-benar memberikan manfaat yang optimal kepada koperasi.

wartawan
San Edison
Category

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click

Inflasi Bali 2025 Tetap Terjaga

balitribune.co.id | Denpasar - Inflasi Provinsi Bali sepanjang 2025 berhasil dijaga dalam rentang sasaran nasional. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali pada 5 Januari 2026, inflasi gabungan kabupaten/kota di Bali pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,70 persen secara bulanan (month to month/mtm), meningkat dibandingkan November 2025 yang sebesar 0,40 persen (mtm).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Perkuat Stabilitas dan Daya Tahan Sektor Jasa Keuangan Hadapi Tantangan Global 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap terjaga di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan melemahnya kinerja ekonomi Tiongkok. Penilaian tersebut mengemuka dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK yang digelar pada 24 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.