Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Kota Pesimistis Tepat Waktu

Pasar badung
PESIMISTIS – Sejumlah anggota DPRD Kota Denpasar mengaku pesimistis terhadap pembangunan kembali Pasar Badung yang ditargetkan selesai akhir 2017 ini. Sebab, hingga jelang akhir April, pasar tersebut belum ada tanda-tanda bakal dibangun.

BALI TRIBUNE - Pemerintah Kota Denpasar memastikan akan melakukan pembangunan Pasar Badung di Tahun 2017 ini. Namun hingga akhir bulan April, pembangunan pasar terbesar di Bali ini ternyata belum dimulai. Hal ini mengundang perhatian sejumlah anggota DPRD Kota Denpasar. Dewan kawatir pembangunan Pasar Badung yang dirancang tuntas pada pertengahan Desember 2017 mendatang tidak akan rampung sesuai target.

Salah satu anggota DPRD Kota Denpasar dari Komisi III AA Susrutha Ngurah Putra menegaskan, pada prinsipnya sepakat pembangunan Pasar Badung itu menjadi prioritas. Akan tetapi, lanjut dia, konsekuensi budget anggaran yang telah disetujui dalam APBD Kota Denpasar untuk menjalankan pembangunan infrastruktur seharusnya bisa digerakkan dan berjalan beriringan.

“Sekarang pihak eksekutif memfokuskan pembangunan Pasar Badung, dan penetapan tender saja belum, paling tidak Mei, dan kira-kira Juni baru pengerjaan, artinya ada sisa waktu 7 bulan ke depan, saya rasa mustahil selesai pada Desember,” jelas Susrutha, Kamis (27/4).

Lanjut, politisi Demokrat ini, kalau tak selesai, lantas bagaimana dengan proyek lainnya. Kalau ditunda, kata dia maka akan berdampak bagi pergerakan ekonomi masyarakat. Seharusnya, pembangunan proyek yang sudah dianggarkan APBD bisa dijalankan bersama-sama, tidak satu-satu proyek saja.

“Misalnya, proyek jalan, gedung sekolah dan sebagainya, harusnya dikerjakan juga, artinya beriringan. Kalau fokus Gedung Pasar Badung saja, takutnya nanti molor, yang lainya juga bisa molor, artinya tidak ada pembangunan dalam tahun ini, yang rugi siapa,” ungkapnya.

Berbeda dengan Susrutha, anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar  AA Ngurah Gede Widiada justru sebaliknya, tidak memandang pembangunan fisik secara holistik. “Saya rasa fokus prioritas pembangunan Pasar Badung sudah tepat, yang mana pasar terbesar di Bali ini,kebutuhannya cukup urgen untuk diselesaikan secepatnya,” kata Widiada.

Dikatakan, proses yang dianggarkan pun sudah ditetapkan bahkan pusat telah menggelontor anggaran Rp 75 miliar melalui Dana Alokasi Khusus tahun 2017. “Masalahnya, memang menjadi persoalan penggunaan anggaran, dalam satu bangunan, ada dua anggaran antara pusat dan daerah, ini perlu dimatangkan jangan sampai ada temuan penggunaan anggaran,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, M.A Dezire Mulyani, M.Si, mengatakan belum ada kepastian kapan akan dilakukan pengumuman tender karena masih dalam proses evaluasi. Mulyani mengakui kemoloran dalam pengumuman lelang tersebut karena berbenturan dengan hari Kartini, oleh karena itu, Mulyani mengatakan sesegera mungkin menyelesaikan evaluasi tender tersebut.

“Memang kita akui mengalami kemunduran tapi kami segera akan melakukan evaluasi dan akan menyelesaikannya mudah-mudahan dalam seminggu ini agar cepat diselesaikan evaluasinya. Hingga kini baru ada lima perusahaan yang masuk dalam pelelangan tender ini,” ujarnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Pelepasan Burung Tandai Pembukaan Penglipuran Village Festival XIII

balitribune.co.id I Bangli - Perhelatan  Penglipuran Village Festival (PVF) XIII Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Kamis (9/7/2026) ditandai pelepasan burung ke udara. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,  pembukaan festival yang telah masuk 100 Karisma Event Nusantara untuk keempat kalinya ini, dipusatkan di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Tak Kunjung Beroperasi, Sampah Residu Menumpuk di TOSS Center Karangdadi

balitribune.co.id I Semarapura - Tumpukan sampah residu di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, masih belum teratasi. Mesin pengolah sampah berteknologi pirolisis yang diharapkan menjadi solusi belum dapat dioperasikan karena masih menunggu kedatangan teknisi ahli dari luar negeri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kambuh saat Bermotor, Penyandang Epilepsi Jatuh dan Tewas di Aliran Irigasi

balitribune.co.id I Gianyar - Warga Banjar Anggar Kasih, Medahan, Blahbatuh, Kamis (9/7/2026) siang digegerkan dengan musibah yang menimpa  warganya, Wayan Edi Parwata (35).  Orang dengan Epilepsi (ODE) atau penyandang epilepsi ini ditemukan meninggal dunia di aliran irigasi. Sebelumnya sempat  dilaporkan hilang usai diduga mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.