Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Persoalkan Peruntukan PHR Badung

RAPAT
RAPAT – Suasana Rapat antara Bangar DPRD Kabupaten Jembrana dan TAPD Pemkab Jembrana masih deadlock.

BALI TRIBUNE - Rancangan alokasi peruntukan dana hibah yang bersumber dari pembagian hasil Pajak Hotel dan Restoran (PHR) Kabupaten Badung yang diajukan Pemkab Jembrana dalam Kebijakan Umum APBD-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) perubahan tahun 2017 belakangan ini dipermasalahkan kalangan legislative di Kabupaten Jembrana.

Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Jembrana kini mempertanyakan alokasi dana hibah dari PHR Badung yang dalam pelaksanaannya justru sudah lengkap dengan rincian para penerimanya. Selain dituding sarat dengan muatan politik juga dirasakan rentan akan menimbulkan kesenjangan sosial.

Bahkan rapat pembahasan KUA-PPAS Perubahan tahun 2017 antara Badan Anggaran (Bangar) DPRD Kabupaten Jembrana bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Jembrana yang dilaksanakan Selasa (18/7) hingga kini masih deadlock.

Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Jembrana, I Putu Dwita didampingi anggota dewan lain, I Putu Kamawijaya dikonfirmasi Rabu (19/7) membenarkan rapat antara TAPD dan Banggar itu masih deadlock. Menurutnya, pihak Bangar di legislatif belum mau menandatangani usulan KUA-PPAS tersebut terutama yang berkaitan dengan peruntukan PHR Badung yang dialokasikan sebagai dana hibah. Politisi Partai Demokrat ini menyatakan tidak mempermasalahakan pembagian PHR Kabupaten Badung itu dimasukan ke APBD dan diperuntukan sebagai hibah. “Yang tidak bisa saya terima  kenapa objek-objek yang diberikan hibah itu sudah dirinci. padahal yang tahu kondisinya adalah kita yang ada di Jembrana” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, pada saat pembahasan APBD Induk 2017 lalu, estimasi bagi hasil PHR Kabupaten Badung untuk Kabupaten Jembrana yang telah disepakati untuk pengembangan pariwisata nilainya mencapai Rp 29,5 Miliar. Namun kenyataan PHR Badung yang turun ke Jembrana sebesar Rp 60 Miliar. Adanya kelebihan Rp 30,5 Miliar dari estimasi awal tersebut menurutnya  selain kembali dirancang untuk pengembangan pariwisata juga dirancang masuk untuk dana hibah. Pihaknya tidak mempermasalahkan tambahan anggaran untuk pengembangan pariwisata namun mempertanyakan dana yang diperuntukan untuk hibah seperti belanja bantuan sosial (bansos) senilai Rp 2 Miliar lebih, kemudian digunakan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp 6,5 Miliar lebih. “Pada peruntukan dana hibah itu, di dalamnya ada untuk bantuan kepada para tokoh  termasuk rehab tempat ibadah, tetapi semua yang dapat itu justru sudah ditentukan," sesal politisi asal Kelurahan Dauhwaru ini.

Ia memastikan, tidak ada prosudural ataupun acuan berdasarkan asas keadilan pada proses pembagian hibah yang bersumber dari PHR Badung tersebut. Pihak eksekutif dikatakannya tidak mau merubah kendati pembagian dana hibah itu tanpa melalui proses verifikasi ataupun penyesuaikan terhadap fakta yang ada dilapangan. “Itulah yang menyebabkan kami tidak mau dan merasa keberatan karena disatu sisi eksekutif minta persetujuan kita (bangar), ini kan seolah-olah kami tukang stampel saja, Ya kalau itu benar barangnya. Kami sendiri tidak ingin ikut dapat bagian, tetapi sistemnya yang memang tidak benar, ” beber Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Jembrana.

Semenatara itu I Putu Kamawijaya mengungkapkan kenati sesuai keterangan pihak esekutif dikatakan alokasi dana hibah yang sudah ditententukan itu memang telah menjadi ketentuan dalam MoU dengan Kabupaten Badung, namun ia menilai hal tersebut jelas tidak etis karena secara pribadi sebagai masyarakat Jembrana, akan merasa tersinggung sampai diatur daerah lain. “Kalau memang tidak bisa diubah, kenapa tidak langsung dari Badung saja? Kan jadi lebih baik kalau memang sudah diatur dari Badung sehingga tidak usah lagi masuk APBD Jembrana,” tegas politisi Partai Demokrat asal Desa Pergung, Mendoyo ini.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Tolak Pemindahan Penyeberangan ke Pelabuhan Celukan Bawang, Puluhan Sopir Logistik Geruduk Kantor Dewan

balitribune.co.id I Negara - Puluhan sopir logistik lintas Jawa-Bali mendatangi gedung DPRD Kabupaten Jembrana, Senin (20/7/2026). Mereka mengeruduk kantor dewan lantaran merasa resah atas persoalan kemacetan hingga antrean panjang yang kerap terjadi baik di Pelabuhan Gilimanuk maupun Ketapang. Mereka juga menyampaikan penolakan terhadap pemindahan penyeberangan angkutan logistik ke Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Bulan Gaji Belum Dibayar, 32 Pekerja TPS3R Bumi Resik Asri Mogok Kerja

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 32 pekerja TPS3R Bumi Resik Asri di Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, melakukan aksi mogok kerja setelah gaji mereka selama tiga bulan, yakni Mei hingga Juli 2026, belum dibayarkan. Aksi tersebut menyebabkan pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Sempidi terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Curi Belasan Perhiasan Emas, Dua Warga Asal Tejakula Diringkus Polsek Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Kerja cepat Unit Reskrim Polsek Ubud membuahkan hasil. Polisi berhasil mengungkap kasus pencurian perhiasan yang terjadi di Banjar Petulu Desa, Kecamatan Ubud, dan mengamankan dua orang pelaku.

Kedua pelaku masing-masing berinisial GSA (33), perempuan, dan KSD (33), laki-laki. Keduanya merupakan warga Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Tangkap Residivis Pembobol Tiga Villa di Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Jajaran kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Ubud bersama Satreskrim Polres Gianyar berhasil mengungkap kasus pencurian berantai yang menyasar sejumlah villa di kawasan wisata Ubud. Seorang pria berinisial GEDE SPM (52) yang merupakan residivis berhasil diamankan setelah diduga menjadi pelaku utama dalam serangkaian aksi pencurian tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Dorong Pengembangan Jalur Logistik Laut

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali mendorong pengembangan jalur logistik laut melalui lintasan Ketapang–Gilimanuk hingga Karangasem. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi beban lalu-lintas darat yang selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan, terutama pada periode puncak kunjungan wisatawan dan hari-hari besar keagamaan. Demikian disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster di Denpasar, Senin (20/7/2026). 

Baca Selengkapnya icon click

Pascainsiden Penembakan di Canggu, Dispar Badung Evaluasi Sistem Keamanan Tempat Hiburan Malam

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan di tempat hiburan malam (THM) menyusul insiden penembakan yang terjadi di kawasan Pantai Berawa, Canggu. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa sekaligus menjaga rasa aman wisatawan

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.