Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Sayangkan Badung Jadi “Sarang” Kejahatan Online

Tiongkok
Puluhan pekerja asing Ilegal dalam kasus sindikat online saat diamankan Polda Bali.

BALI TRIBUNE - Ditangkapnya 103 orang Warga Negara (WN) Tiongkok dan 11 orang Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah Denpasar dan Badung membuat kaget kalangan DPRD Badung. Pasalnya, gumi keris sebagai daerah tujuan wisata dunia justru dijadikan “markas” oleh pelaku kejahatan online (Cyber Praud) untuk melakukan kejahatan. Dewan pun menyayangkan lemahnya instansi terkait dalam melakukan pengawasan terhadap orang asing, sehingga penjahat asing dalam jumlah “jumbo” bisa lolos dan beraksi salah satunya di wilayah Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, Badung. Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, menyatakan ditangkapnya ratusan pelaku kejahatan online oleh aparat kepolisian patut diapresiasi. Namun, pihaknya sangat menyayangkan instansi terkait yang berwenang mengawasi orang asing justru lemah, sehingga penjahat-penjahat luar negeri bisa lolos dan beraksi di Bali. “Kerja aparat kepolisian dibawah pimpinan Bapak Kapolda Bali patut diapresiasi. Karena berkat kerja keras aparat kepolisian, ratusan pelaku kejahatan online ini bisa tertangkap,” ujarnya, Rabu (2/5). “Dengan kejadian ini kedepan pengawasan terhadap orang asing harus ditingkatkan lagi,” kata Sunarta. Lebih lanjut Sunarta yang juga Bendesa Adat Abianbase ini menuding maraknya pelaku kejahatan masuk Bali khususnya Badung tidak lepas dari ketidakberdayaan pengamanan adat yakni Pecalang dalam menjadi wilayah. Kata dia, dengan dilarangnya pungutan kepada penduduk pendatang secara otomatis pengawasan dan pendataan terhadap pendatang kendor. “Ini dah dampak dari dilarangnya pungutan (untuk pendatang, red). Desa adat jadi dilema. Pecalang yang dulu aktif melakukan pengamanan dan patroli sekarang tidak bisa berfungsi dengan maksimal,” terang Sunarta. Menurutnya dulu pungutan pada pendatang ini sangat efektif mencegah pelaku kejahatan bersarang dalam suatu desa. Pasalnya, secara periodik Pecalang bersama prajuru adat patroli melakukan pengamanan sambil memungut retrebusi dari pendatang. Otomatis saat memungut iuran pendatang ini, jumlah mereka bisa dihitung. “Dulu kan Pecalang turun ke rumah-rumah, melakukan pungutan sambil mendatang. Kalau sekarang karena disebut Pungli ya….Pecalang tidak ada operasional untuk patroli. Akibatnya, ya…. satu kamar semestinya dua orang sekarang bisa 10 orang,” kata Sunarta. Terkait kondisi ini ia pun meminta pihak-pihak terkait mengkoordinasikan kembali masalah keamanan ini. sehingga semua instansi dan pihak terkait bisa bersinergi menjaga wilayah. “Dengan pengalaman ini kedepan kami harap sinergi aparat keamanan dengan desa adat bisa ditingkatkan lagi,” tegasnya. Hal senada juga dilontarkan Ketua Komisi I DPRD Badung I Wayan Suyasa. Kata politisi asal Penarungan ini peran Pecalang sebagai aparat pengamanan adat harus dibangkitkan lagi. Menurut dia Pecalang selama ini sudah sangat baik dalam menjaga dan mengamankan wilayah desanya. “Ini dah pentingnya Pecalang. Selama ini Pecalang tidak bisa sidak penduduk pendatang karena takut dilaporkan Pungli,” ujarnya. Kalau memang pengamanan ini tidak menjadi tugas Pecalang, Sekjen Golkar Badung ini pun mendesak pemerintah bersama instansi terkait menyiapkan formula pengamanan yang baik ditingkat desa. “Kalau memang Pecalang tidak bisa, mestinya pemerintah menggunakan aparat desa untuk melakukan tugas pengamanan. Karena aparat desa itu kan digaji, kalau Pecalang kan tidak digaji,” kata Suyasa. Ia cuma berharap kedepan tidak ada lagi kasus kecolongan seperti di Kelurahan Abianbase, Mengwi. “Intinya selaku wakil masyarakat kami tidak ingin Badung kecolongan dengan masuknya penjahat-penjahat ke Badung,” pungkasnya. Secara terpisah Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung Iada Bagus Oka Dirga  mengaku pihaknya btidak memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap orang asing. Namun, karena kejadian ini terjadi di wilayah Badung maka pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan semua pihak, terutama dalam soal pengawasan terhadap orang asing. ”Kami tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap orang asing, namun karena ini terjadi di wilayah Badung, kami akan lebih inten lagi berkoordinasi dengan Tim Pemantau Orang Asing (Tim Pora), dimana Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja menjadi salah satu anggotanya,” kata Oka Dirga sembari menyebut pihaknya hanya bertugas mengawasi tenaga kerja asing bukan orang asing. Seperti diketahui Ditreskrimsus Polda Bali bersama Satgas CTOC, Sabhata dan Sabhara berhasil menangkap 103 orang WN Tiongkok dan 11 orang WNI di tiga TKP yang berbeda di wilayah Denpasar dan Badung, sekitar pukul 13.30, Selasa (1/5) dengan dugaan melakukan kejahatan online (syber praud). Tiga TKP penangkapan yakni Jalan Perumahan Mutiara Abianbase No 1 Mengwi, Badung, Jalan Gatot Subroto No 9 Denpasar dan Jalan Bedahulu XI NO 39 Denpasar. 

wartawan
I Made Darna
Category

Kanwil DJP Bali Limpahkan Tersangka Kasus Pajak ke Kejari Denpasar, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali resmi melimpahkan tersangka tindak pidana perpajakan berinisial DS beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Pelimpahan tahap II tersebut berlangsung di Kantor Kejari Denpasar, Selasa (20/1).

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi OJK, BPS, dan LPS Siapkan SNLIK 2026, Petakan Literasi Keuangan Hingga Pelosok

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memetakan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi mematangkan persiapan pelaksanaan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 dengan cakupan wilayah yang diperluas hingga seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Banjir Pancasari Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Penyelundupan Hukum HGB Bali Handara

balitribune.co.id | Tabanan - Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali merekomendasikan penyegelan sejumlah proyek dan ruas jalan di kawasan Bali Handara Golf, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Rekomendasi ini muncul menyusul dugaan kuat keterkaitan aktivitas pembangunan dengan banjir besar yang merendam puluhan rumah warga.

Baca Selengkapnya icon click

Bank BPD Bali Tuntaskan KUR 100 Persen, Perkuat Ekonomi Riil dari Akar Rumput

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen Bank BPD Bali sebagai penggerak utama ekonomi daerah kembali terkonfirmasi sepanjang 2025. Bank milik Pemerintah Provinsi Bali ini berhasil menuntaskan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 100 persen, sebuah capaian yang menempatkannya sebagai salah satu institusi keuangan daerah paling agresif dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Senderan Proyek Vila Jebol Timpa Pura Manik Suci Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Peristiwa longsornya tembok senderan proyek vila di Banjar Mawang Kaja, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, menuai sorotan tajam. Pasalnya, lokasi proyek yang berada tepat di atas area Pura Manik Suci tersebut kini menyebabkan kerusakan pada bangunan suci akibat jebolnya tembok penyangga.

Baca Selengkapnya icon click

Dirut Perumda Sanjayaning Singasana Mundur Demi Posisi Baru di Perumda Pasar Badung

balitribune.co.id | Tabanan – Direktur Utama (Dirut) Perumda Sanjayaning Singasana, Kompyang Gede Pasek Wedha, secara mendadak mengundurkan diri. Pengunduran diri itu bukannya tanpa sebab. Kompyang belum lama ini terpilih sebagai Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.