Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Sayangkan Pemotongan TPP untuk Covid-19

Bali Tribune/ I Ketut Swastika
Balitribune.co.id | Bangli - Kalangan DPRD Bangli menyayangkan kebijakan bupati  yang merefocusing anggaran TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) untuk penanganan Covid-19. Padahal menurut kacamata dewan banyak kegiatan yang masih bisa di-refocusing selain TPP. 
 
Penegasan ini disampaikan anggota DPRD Bangli, I Ketut Swastika, Selasa (4/5). Menurut anggota Fraksi PDIP ini, untuk refocusing anggaran untuk Covid-19 kewenangan sepenuhnya ada ditangan bupati. Namun demikian kebijakan  bupati  merefocusing anggran untuk TPP sangat disayangkan. Pihaknya menilai pemotongan TPP tidak tepat dilakukan dalam kondisi saat ini. “TPP bersentuhan dengan masalah perut, bahkan tidak dipungkiri banyak ASN untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari dari TPP karena gaji mereka sudah diambil diawal,” jelas  Ketut Swastika.  
 
Menurut Ketut Swastika masih banyak kegiatan yang bisa direfocusing diluar  anggaran untuk TPP  semisal pos anggaran untuk Gerbang Gita Santi (GGS). Sebutnya GGS tidak mungkin bisa dilakukan ditengah pademi Covid-19. Ketut Swastika mencontohkan program GGS bisa untuk pembiayaan pelaksanaan upacara. Namun demikian, kegiatan upacara yang tidak mungkin bisa dilaksanakan karena adanya pembatasan dan  penerapan sosial distancing untuk menekan penyebaran Covid-19. “Begitupula untuk kegiatan fisik tentu tidak bisa berjalan  dalam kondisi saat ini,” ungkap Ketut Swastika sembari menambahkan untuk  pos anggaran GGS sebesar Rp 22 Miliar.
 
TPP baru bisa dikurangi jika kondisi darurat  yakni jika untuk belanja modal dan belanja barang dan jasa sudah habis tersedot untuk penanganan Covid-19. “Pemotongan TPP adalah alternative terakhir, masih banyak kegiatan diluar TPP yang tepat direfocusing,” tegas politii asal Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku ini.
 
Ketut Swastika mengaku tidak mendapatkan data yang jelas terkait refocusing anggaran, begitu pula realisasinya. Dari data yang Ia peroleh tidak termuat secara detail anggaran yang direlokasi dan penjabaran setelah dilakukan refocusing. “Kami akan kejar ini, direncanakan akan dilakukan pertemuan dengan bapak bupati yang juga ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Bangli,” tegasnya.
wartawan
Agung Samudra
Category

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.