Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Di Jembrana 51,2 Persen Nakes Sudah Tervaksin, Vaksinasi Tahap I Ditarget Tuntas Kamis Besok

Bali Tribune/TAHAP I - Vaksinasi Covid-19 tahap pertama bagi para tenaga kesehatan di Jembrana yang dimulai Jumat (29/1) lalu kini ditargetkan bisa tuntas, Kamis (4/2/2021) besok.
balitribune.co.id | Negara - Setelah pelaksanaannya sempat tertunda dan akhirnya dipercepat, vaksinasi Covid-19 tahap pertama bagi para tenaga kesehatan di Jembrana kini ditargetkan bisa tuntas Kamis (4/2/2021) besok. Sehingga segera bisa dilanjutkan vaksinasi tahap kedua nanti yang menyasar masyarakat serta ASN dan TNI-Polri.
 
Sebelumnya vaksinasi tahap pertama bagi para tenaga kesehatan di Jembrana yang direncanakan pertengahan Januari lalu sempat tertunda. Setelah vaksin untuk Kabupaten Jembrana akhirnya tiba di Jembrana Selasa (26/1) sore sekitar pukul 14.35 Wita tiba di Jembrana, pelaksanaan vaksinasi pun dipercepat. Dari rencana awal Februari akhirnya dilaksanakan lebih awal mulai Jumat (29/1) lalu. Kini  Bupati Jembrana, I Putu Artha menargetkan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Jembrana bisa tuntas Kamis besok.
 
Saat memantau vaksinasi Covid-19 bagi tenaga medis di Puskesmas I Jembrana, Selasa (2/2), Bupati Artha mengatakan, vaksinasi tahap pertama ini diharapkan tuntas bertepatan dengan Gebyar Vaksinasi Nasional. 
 
“Kita targetkan seluruh tenaga medis bisa tuntas diberikan vaksin Kamis 4 Februari ini. Karena itu saya pantau pelaksanaannya di puskesmas sekaligus mengetahui sejauh mana hambatan di lapangan. Ini berlaku bagi semua SDM yang bekerja di fasilitas medis bisa divaksin.
 
Terkecuali mereka yang tidak lolos screening Kesehatan,” ujarnya. 
 
Dari pantauan pihaknya di Puskesmas I Jembrana, Ia melihat proses screening memakan waktu paling lama. Setiap nakes yang diakan divaksin diwajibkan memenuhi 16 syarat administrasi. Sebelumnya diawali dengan tes kesehatan seperti pengukuran tensi dan suhu tubuh. Dari 240 orang target penerima vaksin di Puskesmas I Jembrana sendiri, hingga hari ketiga pelaksanaan vaksin sudah tercapai 125 nakes. 
 
“Kita lihat di masing-masing puskesmas rata-rata dalam sehari mereka mampu layani vaksin 50 orang,” ungkapnya.
 
“Pada hari kedua saja sudah tercapai sejumlah 51,2 persen. Untuk sisanya akan kita tuntaskan,” imbuhnya. 
 
Dari jumlah tenaga medis yang terdata sebanyak 1.765 orang, ia mengaku optimis target itu bisa tercapai. Setelah selesai tenaga medis, pihaknya langsung membidik kelompok  masyarakat lainnya agar divaksin mulai Sabtu (13/2) mendatang. 
 
“Pantauan saya tahap awal pelaksaan vaksinasi berjalan lancar. Tidak ada penolakan, hanya ada yang tidak lolos screening. Pelayanan juga bagus bahkan sampai melebihi jam kerja pelayanan,” jelasnya.
 
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana, dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwatha mengatakan vaksinasi di Jembrana sudah memasuki hari ketiga. Pelaksanaannya dipusatkan di 12 fasilitas pelayanan kesehatan, meliputi 10 puskesmas, RSU Negara dan Klinik Kesehatan Polres Jembrana.  
 
“Hari ketiga ini kita berharap sudah tuntas 75 persen . Sesuai target Pak Bupati seluruh nakes tuntas Kamis 4 Februari. Sedangkan pada tahap kedua bisa 14 Februari nanti, dari yang ditargetkan Provinsi Bali pada 21 Februari” ujarnya.
 
Ia pun mengakui dari pelaksanaan vaksinasi covid-19 tahap pertama,  ada sejumlah nakes yang terdaftar namun tidak lolos screening Kesehatan. 
 
“Kemarin di RSU ada tiga yang tidak lolos. Sementara di Puskesmas I Jembrana hari ini ada enam orang yang tidak lolos. Kita berharap mereka bisa disertakan dalam vaksinasi susulan nanti. Jadi kita tunda dulu bagi yang tidak lolos,” ujarnya. 
 
Ia juga menyebut dari data hari kedua kemarin, sudah tervaksin sejumlah 912 orang tenaga medis atau persentasenya mencapai 51,2 persen. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Babak Baru Birokrasi Tabanan, Dinas PUPRPKP Dipecah, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Melebur

balitribune.co.id | Tabanan - Momentum rotasi, mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan pada Rabu (18/2/2026) menandai babak baru penataan birokrasi di awal tahun 2026. Selain penyegaran pejabat, kebijakan ini juga diiringi dengan pemekaran dan penggabungan sejumlah Perangkat Daerah sebagai bagian dari penyesuaian struktur organisasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Apresiasi Perangkat Daerah Raih WBBM dari KemenPAN-RB

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) melalui Deputi Bidang Reformasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan yang telah menetapkan tiga Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Badung sebagai Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT ke-238 Kota Denpasar, Memperkuat Partisipasi Disabilitas dalam Pelestarian Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial kembali menyelenggarakan Utsawa Dharma Gita Penyandang Disabilitas di Gedung Santi Graha Denpasar, Kamis (19/2).  Kegiatan yang mengusung tema “Widya Guna Sudha Paripurna” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Wakil Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, yang ditandai dengan pemukulan gong.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Izin BPR Kamadana Dicabut, OJK: Nasabah Tenang, Simpanan Dijamin LPS

balitribune.co.id | Denpasar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-14/D.03/2026 tanggal 18 Februari 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kamadana, mencabut izin usaha PT BPR Kamadana yang beralamat di Jalan Raya Batur Kintamani, Batur Utara, Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Tak Kunjung Cair, Paguyuban Nasabah LPD Bedulu Terjebak Janji Manis Pengurus dan Bendesa

balitribune.co.id | Gianyar - Setahun sudah perjanjian kesepakatan antara nasabah, Ketua LPD, dan Bendesa Adat Bedulu ditandatangani, namun hingga kini realisasinya masih nihil. Nasib dana nasabah pun semakin tidak pasti lantaran pihak Bendesa Adat maupun Ketua LPD terkesan saling lempar alasan. Kondisi ini membuat para nasabah bimbang, terutama terkait biaya tambahan jika harus menempuh upaya hukum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.