Diangkut dengan Truk dari Medan, BNNP Bali Amankan 44 Kg Ganja | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 21 September 2021
Diposting : 15 June 2021 05:36
RAY - Bali Tribune
Bali Tribune / GANJA – Sebanyak 44 kg ganja yang diangkut dengan truk dari Medan Sumatera Utara diamankan BNNP Bali di Terminal Mengwi.

balitribune.co.id | MangupuraTim gabungan Direktorat Penindakan dan Pengejaran Deputi Bidang Pemberantasan BNN dan BNNP Bali menggeledah sebuah truk bernomor polisi B 9727 KXT di Terminal Tipe A Mengwi, Kabupaten Badung, Senin (14/6/2021) pukul 02.00 Wita. Hasilnya, petugas menemukan 22 paket ganja yang diperkirakan seberat 44 kilogram.     

Truk perusahaan jasa ekspedisi itu dikemudikan oleh Manihar Hasibuan (30) yang berangkat dari Medan, Sumatera Utara pada Selasa (8/6/2021). Petugas membuntuti truk itu dari Pelabuhan Merak, Banten, berdasarkan hasil pengembangan bandar kelas kakap berinisial GW. Penggeledahan truk itu dipimpin langsung Kepala BNNP Bali, Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra. Bahkan, petugas juga mengerahkan seekor anjing K-9. Satu persatu karung berisi pakaian bekas diturunkan, disaksikan tersangka GW bersama istrinya yang masih berstatus saksi. Setelah barang diturunkan, anjing K-9 terlihat aktif mengitari seluruh karung hingga akhirnya menggaruk-garuk lima karung. Penciuman hewan cerdas itupun terbukti. Petugas mendapati paket ganja yang masing-masing beratnya 2 kilogram terselip di antara pakaian bekas. Nilai barang bukti diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar.   

Gde Sugianyar mengatakan, terungkapnya penyelundupan ganja melibatkan bandar GW berdasarkan hasil pengembangan terhadap beberapa kasus.

"Dia (GW) sudah lama menjadi target operasi dan terindikasi menjadi pemasok terbesar untuk ganja ke Bali," ujarnya, didampingi Kabid Berantas BNNP Bali I Putu Agus Arjaya. 

Tersangka GW ditangkap bersama istrinya di wilayah Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (12/6/2021) dini hari. "Dari hasil pengembangan terhadap tersangka, didapat informasi adanya pengiriman paket ganja menggunakan jasa ekspedisi. Tujuan terakhir ganja ini memang di Bali dan kami masih terus melakukan pengembangan karena tidak menutup kemungkinan ada anggota jaringan tersangka di Bali," kata mantan Kabid Humas Polda Bali ini.

Sementara Manihar Hasibuan mengaku tidak mengetahui barang yang dibawanya itu berisi narkoba jenis ganja. Ia membawa barang tersebut dari Medan, Sumatera Utara dan sempat singgah membawa paket berisi buah-buahan di Jakarta.

"Sempat deg-degan juga karena diikuti petugas sampai di sini (Terminal Mengwi - red) ternyata barang yang saya bawa berisi ganja. Saya tidak tahu itu isinya ganja dan baru pertama ke Bali," ungkapnya.