Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diawali Kirab Keris dan Mahabandana Prasada

festival
FESTIVAL - Parade Budaya Mahabandana Prasada serangkaian Festival Puputan Badung di seputaran Patung Catuspata Banjar Tainsiat yang digelar tahun 2015 lalu.

Denpasar, Bali Tribune

Banjar Tainsiat Denpasar bekerjasama dengan Pemerintah Kota Denpasar kembali menggelar Festival Puputan Badung, Selasa (20/9) hingga Rabu (21/9) mendatang. Festival yang menjadi tonggak peringatan peristiwa kegigihan para pejuang Denpasar dalam merebut kemerdekaan di tanah Bali ini rencananya akan diawali dengan kirab Keris Puputan Badung dan pawai budaya Mahabandana Prasada.

Kelian Dinas Banjar Tainsiat, Gede Darmaja, Selasa (13/9) kemarin mengatakan, antusias masyarakat Banjar Tainsiat untuk menyambut Festival Puputan Badung ini sangat tinggi. Mulai dari anak-anak sampai ibu-ibu PKK Banjar Tainsiat berlatih baleganjur sampe larut malam untuk mempersiapkan Festival ini. “Pelaksanaan pawai tahun ini akan dilaksanakan pada 20 September 2016 mendatang pada sore hari tepatnya pada pukul 16.00 WITA di sekitar Puri Denpasar dan Banjar Tainsiat yang diikuti 4 Kecamatan se-Kota Denpasar,” kata Darmaja.

Dijelaskan Darmaja, Festival Puputan Badung digelar di kawasan Banjar Tainsiat sebagai kawasan yang pernah terjadi peristiwa heroik Puputan Badung. Kegiatan festival tidak hanya diisi dengan kirab keris, melainkan juga akan ada pasar rakyat, pameran foto perjuangan, safari kesehatan, hiburan rakyat dan lomba-lomba yang akan digelar selama dua hari.

Sementara pada kegiatan Mahabandana Prasada akan dilangsungkan dengan kegiatan pameran produk dan kuliner khas Kota Denpasar di depan Pura Jagatnatha selama 3 hari, pementasan kesenian tari atau tabuh di depan Pura Jagat Natha selama tiga hari, serta lomba melukis tingkat SD, SMP, SMA/SMK, dan lomba gerak jalan indah yang diikuti masing-masing kecamatan.

“Parade Gong Kebyar dari tingkat PAUD, Wanita, dan Dewasa juga akan digelar selama sebulan penuh yang diikuti duta-duta dari empat kecamatan se-Kota Denpasar. Selain itu nantinya juga akan ada kuliner asli olahan warga Tainsiat,” ujar Darmaja.

Sementara Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra berharap dengan adanya Festival Puputan Badung ini bisa membangkitkan jiwa heroik masyarakat akan kegigihan perjuangan pahlawan terdahulu dan bisa sebagai pemersatu masyarakat. “Pelaksanaan yang tetap mengacu pada tanggal peristiwa heroik yakni 20 September diharapkan mampu menjadi tonggak peringatan peristiwa Puputan Badung yang memiliki filosofi kobarkan semangat masyarakat Kota Denpasar dalam pembangunan di segala bidang,” ujarnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Dokumen Calon Pekerja Migran Ditahan LPK, Disnaker Buleleng Turun Tangan

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah dokumen pribadi milik calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ditahan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Analisa Bali College, Desa Depaha, Kecamatan Kubutambahan. Adanya penahanan dokumen tersebut langsung disikapi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng. 

Baca Selengkapnya icon click

Gunakan Regulasi Baru, Perbekel 2 Periode Bisa Dicalonkan Lagi di Pilkel Serentak

balitribune.co.id I Gianyar - Pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Gianyar memasuki tahapan pendaftaran bakal calon yang berlangsung pada 10–18 Juli 2026. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Pilkel tahun ini menggunakan regulasi baru yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.