Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diawali Listrik Padam, Rumah Sukarmen Ludes Terbakar

Bali Tribune/ TERBAKAR - Kondisi Bangunan Bale dauh rumah milik I Wayan Sukarmen, setelah api padam.


Balitribune.co.id | Gianyar - Entah apa penyebabnya secara pasti, nyatanya Bangunan rumah bale dauh milik Wayan Sukarmen (46) ludes berikut seluruh isinya, Rabo (20/3/2024) siang. Karena warga Banjar Sakih, Guwang, Sukawati, sudah mendapati api menyelimuti rumahnya. Dirinya hanya mengetahui jika wifi di rumahnya sempat bermasalah dan setelah dicek karena listrik padam.

Dari keterangan yang dihimpun Bali Tribunr, kebakaran itu diketahui setelah api sudah menyelimuti hampir seluruh bangunan. Ironisnya, Sukarmen yang sedang mengerjakan kerajinan di bangunan lainnya tidak bisa berbuat banyak dan harus pasrah meratapi rumah dan semua barang didalamnya dilumat di jago merah. "Saya sedang berkerja, tiba-tiba dikabari rumah terbakar," ujarnya.

Barang-barang berharga mulai telvisi, HP, sertifikat, catatan keuangan, ijazah hingga uang tunai tak dapat diselamatkan. Padahal ia berencana merenovasi bale daje. "Sakarang saya tidak punya tempat tidur, karena semuanya disana," jelasnya.

Dari keterangankerabat korban, I Putu Yosen , saat kejadian dirinya mendapati asap pekat di bale dauh. Hanya dalam hitungan dua menit, api langsung membesar, seakan menelan bangunan bale sebelum kebakaran terjadi, disebutkan jika WIFI di rumah tersebut mati, dikarenakan mati listrik. "Sebelumnya, listrik di sini sudah mati. Saya tidak tahu akan kebakaran," ujar Yosen.

Menghalau musibah ini, Damkar Gianyar mengerahkan 3 unit armada untuk memadamkan api. Pemadaman dilakukan selama 45 menit. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, "Luas rumahnya 11 x 4 meter. Kerugian kurang lebih ratusan juta rupiah, penyebabnya masih dilakukan penyelidikan" jelas Kabid Damkar Gianyar I Putu Pradana.

wartawan
ATA
Category

Konflik di Timur Tengah Dapat Berdampak Pada Perguruan Tinggi Pariwisata

balitribune.co.id I Badung - Perguruan tinggi pariwisata mulai mengkhawatirkan dampak dari konflik geopolitik di Timur Tengah jika terjadi berkepanjangan. Pasalnya, ketegangan antarnegara di Timur Tengah akan berpengaruh terhadap terbatasnya pergerakan masyarakat di negara-negara tersebut khususnya yang ingin melakukan perjalanan wisata ke suatu destinasi termasuk ke Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Puncak Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh, Belasan Ribu Pemedek Ikuti Upacara Melasti ke Tegal Suci

balitribune.co.id I Amlapura - Jelang puncak karya agung Ida Betara Turun kabeh yang akan berlangsung pada Purnama Sasih Kedasa, Wraspati Wage Watugunung, pada Kamis (2/4/2026) ini, Belasan ribu pemedek tumpah ke Pura Agung Besakih untuk ikut mengiringi Ida Betara Kabeh Melasti ke Tegal Suci, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026) lalu, atau pada Pinanggal Anggara Paing Watugunung, dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Tur

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Rekayasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.