Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dibayangi PDIP, Sejumlah Partai di Gianyar Krisis Bacaleg

Bali Tribune/ DOMINASI - PDIP Gianyar diprediksi mendominasi, para tokoh enggan nyaleg karena sulit tembus kursi DPRD Bali.



balitribune.co.id | Gianyar - Minimnya tokoh di Gianyar berminat terjun ke politik diprediksi akan menyulitkan sejumlah partai politik untuk menoreh penambahan perolehan kursi di DPRD. Akibatnya, sejumlah partai terlihat krisis bacaleg meski jauh-jauh hari sudah buka pintu bagi yang berminat tampil di Pileg 2024.

Dari pantauan Bali Tribune dalam beberapa bulan terakhir, salain krisis tokoh, dominasinya PDIP membuat sejumlah tokoh yang masih aktif pikir-pikir untuk tarung pada pileg 2024. Mengingat PDIP yang sebagai partai pemenang memiliki modal yang luar biasa untuk terjun ke masyarakat. “Mereka turun sudah membawa bansos, politik bansos masih melekat di masyarakat kita,” ujar sumber.

Dikatakannya, kalau tidak memiliki ikatan emosional dengan masyarakat, cukup sulit para tokoh tembus DPRD Bali. Hal ini terlihat dari desas-desus tokoh yang sudah malang melintang di DPRD Bali malah turun gunung tarung di Kabupaten. Kata sumber, hanya Puri Ubud yang dinilai masih kuat. Sejumlah partai pun mulai mendekati tokoh Puri Ubud yang memang memiliki akar budaya ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat. “Banyak yang berharap tokoh dari Puri Ubud sebagai penyeimbang, masyarakat menilai pengaruh Puri Ubud masih kuat,” ujarnya.

Di sana ada Cok De Pengelingsiri Puri Ubud, Cok Ibah saat ini Bendesa Adat Ubud, Cok Wah tokoh politik, Cok De akademisi yang juga arsitek Bade. Bahkan generasi muda Puri cukup berpotensi untuk merebut kursi DPRD Bali.

Ketua DPC Gerindra Gianyar Tagel Arjana mengatakan tidak ada pembicaraan dengan Cok Ibah. Namun untuk caleg ke DPRD Gianyar pihaknya sudah siap, nama-nama akan kita munculkan nanti saat penetapan bacaleg. Demikian juga untuk caleg ke DPRD provinsi. Pihaknya mengaku sudah siap. "Kita sudah siap, ada dari kader Gerindra dan ada dari masyarakat yang siap nyaleg dari Gerindra.  Untuk Cok Ibah, tidak ada pembicaraan itu dan sangat kecil itu (peluang) beliau kader Golkar tulen, tidak mungkin menyeberang," ujarnya.

wartawan
ATA
Category

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai,Bupati Sanjaya Jadi Responden Perdana

balitribune.co.id | Tabanan - Pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Tabanan resmi dilaksanakan. Menandai dimulainya tahapan krusial ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan melakukan pendataan perdana langsung kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel 31 Tahun: Hadir Melayani Sepenuh Hati Melalui Aksi Sosial Untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31, Telkomsel Regional Bali Nusra menggelar kegiatan bakti sosial bersama Yayasan Bhakti Senang Hati sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Puncak Kemarau Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Bali Siapkan Mitigasi

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026. Seluruh lapisan masyarakat harus mengantisipasi kondisi ini guna mengamankan ketersediaan air, menjaga kesehatan, dan mengendalikan kebutuhan berbagai sektor yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kompak, Pasutri Asal Bali Melaju ke Nasional Safety Riding 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Kisah inspiratif datang dari pasangan suami istri (pasutri) asal Bali, Robin dan Azizah, yang berhasil menorehkan prestasi membanggakan di bidang keselamatan berkendara. Pasangan yang menikah sejak 2023 ini terpilih menjadi wakil Astra Motor Bali untuk berlaga di Kompetisi Nasional Safety Riding 2026 yang akan digelar di Yogyakarta pada Agustus mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Financial Resilience Index 2026: Biaya Hidup Tinggi Jadi Tantangan Utama Ketahanan Finansial Rumah Tangga Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Financial Resilience Index 2026, sebuah studi yang menunjukkan kenaikan biaya hidup sebagai faktor utama yang mempengaruhi ketahanan rumahtangga. Survei yang dilakukan pada April 2026 terhadap 1.000 responden berusia 18 tahun ke atas di seluruh Indonesia menemukan bahwa 80% masyarakat merasakan tekanan dari meningkatnya biaya hidup.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.