Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Alami Kekerasan dan Penelataran, Seorang Ibu Muda Meninggal Dunia

Bali Tribune/ LEMAS – Ni Putu EW saat masih menjalani perawatan di RSU Negara Senin (21/12) siang.
Balitribune.co.id | Negara - Di saat momentum hari ibu, di Jembrana justru mencuat dugaan kekerasan terhadap seorang ibu rumah tangga. Akibat tekanan batin, ibu muda ini jatuh sakit dalam kondisi memprihatinkan. Bahkan selama perawatan di rumah sakit hingga meninggal dunia, ia tidak pernah dijenguk oleh suaminya.
 
Seorang ibu rumah tangga berinisial Ni Putu EW (25), asal Desa Baluk, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, meninggal dunia di RSU Negara, Senin  (21/12) malam. Ia diduga mengalami kekerasan dan selalu mendapat ancaman serta penelantaran. Berdasarkan informasi, EW beberapa tahun lalu menikah secara tidak resmi dengan seorang lelaki berinisial Ngr di Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Pihak keluarga EW pun mengaku hingga kini tidak ada kejelasan status pernikahan EW dengan lelaki tersebut.
 
Hingga anaknya meninggal dunia, ayah EW mengakui putrinya belum melalui prosesi pernikahan, baik secara adat maupun dinas. Bahkan hingga putrinya memiliki seorang anak, proses pernikahan tersebut belum juga diselesaikan oleh pihak keluarga si lelaki. "Saat itu anak saya diambil saja. Sudah sempat kami tanyakan kapan dinikahi anak saya. Dia hanya selalu berjanji. Jadi sampai dia meninggal tidak dinikahi bahkan sudah sampai punya anak," ujar ayah EW di rumah duka, Selasa kemarin.
 
Ayahnya juga mengaku tidak pernah tahu tentang apa yang terjadi dengan anaknya karena anaknya tidak pernah memberi tahu keluarganya. Menurutnya, pihak keluarga akan melaporkan kasus dugaan kekerasan ini ke Polres Jembrana. Sebelumnya, EW yang sempat ditemui saat menjalani perawatan di RSU Negara, Senin (21/12) siang, tampak dalam kondisi terbaring lemas. Didampingi ibu dan keluarganya yang lain, EW  Senin siang mengakui kalau selama menikah merasakan tekanan batin.
 
Ia mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan hingga kerap mengalami kekerasan. Bahkan ia mengaku pernah disulut api rokok oleh suaminya. "Memang itu kejadian lama dan saya sering mendapat perlakukan tidak bagus," tuturnya. Bahkan ia kerap mendapatkan itimidasi sehingga tidak berani mengadukan apa yang dialaminya kepada orang tuanya di Baluk karena khawatir dengan ancaman. "Saya bertahan hanya karena anak saya yang masih kecil 1,5 tahun dan mengalami bibir sumbing," ungkapnya.
 
EW akhirnya sejak beberapa bulan lalu jatuh sakit. Dalam kondisi sakit, ia tidak ada yang memperhatikan. Bahkan, ia sering tidak makan dan kadang hanya minum air saja. Akibat kondisi itu, ia akhirnya divonis mengalami anemia akut. Kondisi tubuhnya saat sebelum diambil oleh si lelaki menurut pihak keluarga awalnya padat berisi. Namun kini menjadi kurus kering. Bahkan ia mengalami pembengkakan pada jantungnya serta mengeluhkan sakit pada kaki akibat jatuh di kamar mandi.
 
Karena merasa tidak tahan lagi dengan kondisi yang dialaminya, akhirnya EW diam-diam menghubungi temannya yang tinggal di Denpasar berinisial Kdk memberitahukan kondisinya. Akhirnya Kdk berupaya melakukan penyelamatan dengan meminta tolong pada seorang temannya berinisial AG dari Baluk. AG akhirnya menjemput EW ke rumah suaminya untuk diajak ke RSU Negara agar mendapat perawatan. Baru beberapa hari dirawat, EW menghembuskan nafas terakhir Senin (21/12) malam.
 
Bahkan hingga meninggal dunia, si lelaki tidak pernah menjenguk EW di rumah sakit. "Selama EW dirawat suaminya juga tidak pernah datang," kata ibu kandung EW.  Sebelumnya juga ada beberapa orang anggota polisi yang meminta keterangan ke pihak EW di RSU Negara. "Kami masih melakukan pengecekan terkait informasi dugaan kekerasan tersebut," ujar Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita Senin lalu.  
 
Perbekel Baluk, Dewa Putu Arta saat di konfirmasi Selasa kemarin mengakui warganya yang berinisial EW tersebut meninggal dunia. EW menurutnya menikah ke Desa Mendoyo Dauh Tukad namun belum resmi dan proses perkawinannya tidak ada saksi dari dinas maupun adat. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

FKSPA Besakih Perketat Skrining Plastik Sekali Pakai Selama Karya IBTK

balitribune.co.id | Amlapura - Guna mengantisipasi menumpuknya sampah plastik dan untuk menjaga lingkungan Pura Agung Besakih agar tetap bersih dan terbebas dari sampah plastik, pihak Badan Pengelola Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih (FKSPA) Besakih semakin memperketat Skrening atau pencegahan penggunaan kantung plastik sekali pakai oleh Pemedek yang akan melakukan persembahyangan ke Pura Agung Besakih selama berlangsu

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Pamedek Padati Pura Ulun Danu Batur pada Hari Raya Pagerwesi

balitribune.co.id | Bangli - Bertepatan dengan Hari Raya Pagerwesi, Rabu (Buda Kliwon Sinta), 8 April 2026, Pura Ulun Danu Batur dipadati umat Hindu dari berbagai kabupaten/kota se-Bali yang melaksanakan persembahyangan serangkaian Karya Ngusaba Kedasa. Berdasarkan pantauan di lapangan, ribuan pamedek telah berdatangan sejak pagi hari untuk melaksanakan persembahyangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Stafsus Presiden Cek Kesiapan Bandara Letkol Wisnu Sumberkima

balitribune.co.id | Singaraja - Kunjungan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Muhammad Qodari, ke Kabupaten Buleleng membawa harapan baru bagi percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Bali Utara. Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana pengembangan Bandara Internasional Bali Utara. Dengan berbagai langkah tersebut, harapan masyarakat Bali Utara untuk memiliki bandara representatif kini semakin terbuka lebar.

Baca Selengkapnya icon click

Mengolah Sampah Organik di Rumah, Tong Komposter Diburu Warga Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Pascadiberlakukannya kebijakan baru per 1 April 2026 TPA Suwung Denpasar hanya menerima anorganik dan residu, sementara sampah organik tidak diperbolehkan masuk TPA Suwung, warga Kota Denpasar dan sekitarnya berbondong-bondong membeli tong komposter. Salah satu toko yang menjual tong komposter mengakui adanya peningkatan penjualan tong komposter akhir-akhir ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Modus Truk Modifikasi, Polri dan Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi

balitribune.co.id | Jakarta - Pertamina Patra Niaga mengapresiasi langkah tegas Kepolisian Republik Indonesia melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi 3 kilogram di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2025 hingga 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Jasad Bocah Terseret Arus Sungai Yeh Aye Ditemukan Mengambang di Bendungan Tamblang

balitribune.co.id | Singaraja - Operasi pencarian korban terseret arus di Sungai Yeh Aye, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, akhirnya membuahkan hasil. Korban atas nama Vikram Abinawa (6) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.