Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Hendak Diserang Saat Buat Ogoh-Ogoh, Warga Banjar Batan Tanjung Keroyok Buruh Proyek

Bali Tribune / DIAMANKAN – Petugas Kepolisian mengamankan 7 pemuda asal Sumba yang diduga akan menyerang warga Banjar Bantan Tanjung yang sedang membuat ogoh-ogoh.

balitribune.co.id | MangupuraAksi pengeroyokan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Badung. Seorang buruh proyek asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), Oktavianus Rado Bani (22) dikeroyok oleh warga Banjar Batan Tanjung karena diduga ia bersama teman - temannya hendak menyerang warga yang sedang membuat ogoh - ogoh di Banjar Batan Tanjung Desa Cemagi, Mengwi, Selasa (16/1) pukul 23.30 Wita.

Informasi yang berhasil dihimpun dari keterangan saksi Gusti Ngurah Aribawa (22) bahwa, awalnya terjadi perkelahian antara dirinya dengan korban namun sudah sempat damai. Akan tetapi teman-teman korban datang berramai-ramai, sehingga ia yang merasa akan dikroyok meminta bantuan kepada teman-temannya yang sedang membuat ogoh-ogoh di Banjar Batan Tanjung.

"Dengan kejadian tersebut, orang Sumba atau teman - teman korban mengeluarkan parang yang mereka bawa diselipkan di antara dek motor. Sehingga warga Banjar Batan Tanjung memukul kul-kul bulus. Mendengar bunyi kul-kul bulus, warga Batan Tanjung keluar dan berbondong-bondong mengejar serta ingin mengeroyok orang Sumba itu.

Melihat banyaknya massa, sehingga orang Sumba melarikan diri ke arah Munggu menggunakan sepeda motor. Sesampainya di Banjar Pempatan Munggu di depan sebuah apotik, korban dihadang warga dan terjadilah pemukulan," ungkap seorang petugas Kepolisian.

Sementara keterangan Kepala Desa, I Ketut Darta (55) bahwa, pukul 23.40 Wita ada warga Banjar Pempatan Desa Munggu melihat orang Sumba dikejar-kejar oleh warga Banjar Batan Tanjung. Selanjutnya, warga Banjar Pempatan membantu mengejar dan akhirnya di depan sebuah apotik orang Sumba dikroyok massa.

"Beruntung anggota Bhabinkamtibmas mengamankan orang Sumba tersebut agar tidak terjadi main hakim sendiri. Selanjutnya menghubungi Polsek Mengwi dan korban dibawa ke Rumah Sakit Kapal karena mengalami luka-luka," tuturnya.

Orang Sumba yang diamankan polisi, yaitu Raimumdus Mudakondoh (34) asal Kalimbu Lahuta, Sumba Barat Daya, Stepanus Umbu Hemba (45) dan Reno Mone (21) dari Waikadada, Kodi Bangdo, Sumba Barat Daya, Agus Mere (22) dan Jonius Gadubani (17) dari Kodi Besar, Sumba Barat Daya dan seorang wanita Maria Guna Haari (22) asal Kodi Mondokodi, Sumba Barat Daya. Selain itu, diamankan juga barang bukti dua unit sepeda motor, satu tanpa nomor polisi dan satunya bernomor polisi DK6454 CL dan satu buah parang.

"Agar warga tidak melakukan main hakim sendiri, Pawas bersama anggota Polsek Mengwi mengamankan korban beserta teman-temannya ke Mapolsek Mengwi agar tidak terjadi hal - hal yang tidak diinginkan," terangnya.

Sementara Kasi Humas Polres Badung Iptu I Ketut Sudana dikonfirmasi mengatakan, terjadinya kerumunan warga di daerah Cemagi diduga karena segerombolan buruh proyek asal Sumba berkumpul dan salah satu dari mereka dalam keadaan mabuk. Hal itu menyebabkan keresahan terhadap warga.

Bhabinkamtibmas Desa Cemagi dan Pawas mendatangi TKP kemudian menenangkan warga agar tidak main hakim sendiri. Selanjutnya mengamankan para warga Sumba yang diduga membuat keonaran yang menyebabkan keresahan di tempat kejadian serta mengamankan warga Sumba sebanyak tujuh orang ke Polsek Mengwi untuk dimintai keterangannya.

"Sementara mereka masih dimintai keterangan oleh Unit Reskrim Polsek Mengwi," katanya.

wartawan
ANA
Category

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.