Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Hipotermia, Pendaki Asal Yogyakarta Ditemukan Tewas Dekat Kawah Gunung Agung

Bali Tribune / EVAKUASI - Tim SAR Gabungan saat melakukan evakuasi jenazah korban,pendaki Gunung Agung

balitribune.co.id | Amlapura - Seorang pendaki ditemukan tewas saat melakukan pendakian ke puncak Gunung Agung. Tewasnya pendaki tersebut diduga mengalami Hipotermia akibat suhu rendah yang terjadi di puncak Gunung Agung, karena sebelumnya dilaporkan terjadi badai di puncak Gunung Agung.

Penemuan sosok mayat korban atau pendaki tersebut dilaporkan oleh salah seorang pendaki asal Rusia yang bernama Cogsted ke Polsek Rendang. Sementara mendapatkan laporan tersebut, Polsek Rendang langsung berkoodinasi dengan Basarnas Bali dan Pos SAR Karangasem untuk mengkroscek informasi tersebut bersama dengan Pemandu Lokal guna mengetahui kebenarannya.

Dua orang pendaki yang merupakan pemandu lokal, kemudian bergerak melakukan pendakian untuk mengecek ke lokasi mayat tersebut ditemukaan, dan setelah beberapa jam melakukan pendakian pemandu lokal tersebut berhasil sampai ke lokasi mayat dan melaporkannya ke Tim SAR gabungan bahwa benar ada sesosok mayat ditemukan di ketinggian 2800 Meter Diatas Permukaan Laut (MDPL) dalam posisi tertelungkup.

“Selanjutnya Tim SAR Gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, Polda Bali, Polres Karangasem, BPBD, TNI dan Pemandu Lokal yang terbagi dalam beberapa tim, melakukan pendakian ke lokasi mayat tersebut ditemukan,” tegas Kapolsek Rendang, Kompol I Made Suadnyana, Rabu (13/3).

I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) mengatakan, sesosok jenazah yang belum diketahui identitasnya ditemukan di Puncak Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, pada koordinat 8°20'31.12"S - 115°29'35.81"E, di ketinggian sekitar 2833 Mdpl, Selasa (12/3/2024) siang. Ciri-cirinya, menggunakan jaket dan celana panjang warna hitam, rambut putih (beruban), membawa tas berwarna hijau.

Tidak ada yang mengetahui kapan tepatnya korban memulai pendakian di Gunung Agung, karena sebenarnya sudah ada larangan untuk melakukan pendakian dari pemerintah setempat. Larangan tersebut berkenaan adanya upacara keagamanan Ida Batara Turun Kabeh.

"Info awal kami terima melalui group potensi SAR yang menyatakan bahwa seorang pendaki WNA menemukan jenasah, selnjutnya berkoordinasi dengan BPBD serta pemandu lokal setempat, akhirnya dipastikan informasi tersebut A1 pada pukul 19.00 Wita," terang I Nyoman Sidakarya,

Sore itu, kurang lebih pukul 17.00 Wita 2 orang pemandu lokal mendaki melalui Pengubengan dan setelah 2 jam lebih perjalanan, mereka tiba di lokasi penemuan jenasah. Kondisi cuaca di lokasi berkabut tebal dan angin sangat kencang, maka proses evakuasi tidak memungkinkan untuk dilaksanakan malam kemarin.

"Rabu pagi tadi pada pukul 03.00 Wita tim SAR gabungan sudah bergerak dari Pos Pengubengan, dan normalnya perjalanan pergi dan pulang sekitar 6 jam, tentunya akan memerlukan waktu lebih lama karena mengevakuasi jenasah," jelas Sidakarya.

Sebanyak 10 personil Pos SAR Karangasem terlibat dalam operasi SAR kali ini. Sementara itu, setiap pergerakan tim SAR gabungan terus dipantau oleh petugas siaga Basarnas Bali. Unsur SAR lainnya yang terlibat diantaranya, Koramil Karangasem, Babinsa Rendang, SAR Samapta Polda Bali, Polres Karangasem, Polsek Rendang, BPBD Karangasem, potensi SAR dan pemandu lokal.

Sementara pada Rabu siang sekitar pukul 12.30 Wita, Tim SAR gabungan telah berhasil tiba di lokasi mayat tersebut dan setelah dilakukan pemeriksaan diketahui jika mayat tersebut atau korban bukan WNA, sebaliknya korban adalan WNI yang bernama lengkap Alexander Bimo Aryotedjo (60) warga asal Yogyakarta. Setelah dimasukkan kedalam kantung jenazah, mayat korban langsung dievakuasi turun oleh Tim SAR Gabungan, proses evakuasi memakan waktu yang cukup lama karena kondisi cuaca di puncak Gunung Agung kurang bersahabat.

wartawan
AGS
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terkait Aturan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen, Pemkab Tabanan Minta Kelonggaran

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan telah resmi mengajukan permohonan perpanjangan masa transisi terkait aturan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Upaya ini dilakukan melalui surat resmi serta kajian teknis yang dikirimkan kepada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Binakuda) untuk mengantisipasi dampak fiskal pada APBD 2027.

Baca Selengkapnya icon click

Kabel Optik Semrawut, Kominfosanti Tegur Pemilik Jaringan

balitribune.co.id I Singaraja - Para  pemilik jaringan kabel optik atau internet di Buleleng kembali mendapat sorotan. Ini setelah beberapa kasus mencuat akibat keberadaan kabel yang terpasang sembarangan. Bahkan nyaris membuat celaka setelah pengendara sepeda motor terjatuh akibat lehernya terlilit kabel yang melintang di salah satu ruas jalan di Kota Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dua Website Pemkab Badung Diretas, Sempat Muncul Iklan Obat Aborsi dan Judi Online

balitribune.co.id I Mangupura - Dua website yang menggunakan subdomain resmi Pemerintah Kabupaten Badung mengalami serangan deface. Tampilan situs yang semestinya digunakan untuk menyajikan informasi pemerintahan justru diubah menjadi iklan obat aborsi dan judi online.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.