Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Masalah Aset, SDN 1 Buduk Digembok

aset
DIGEMBOK - Pintu Gerbang SDN 1 Buduk digembok salah seorang oknum warga. Kasus ini diduga karena permasalahan aset.

BALI TRIBUNE - Diduga bermasalah soal kepemilikan aset,  pintu gerbang Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nomor 1 Buduk disegel oleh seorang warga,  Jumat (29/12).  Penyegelan ini langsung mendapat atensi pihak desa dan Muspika Kecamatan Mengwi.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan,  penyegelan sekolah yang terletak di Jalan Raya Buduk, Desa Buduk, Mengwi, tersebut sudah dilakukan sejak Kamis (28/12) lalu. Penyegelan dilakukan dengan mengikat pintu gerbang dengan rantai besi dan dikunci gembok. "Iya digembok sejak Kamis kemarin," ungkap seorang tokoh masyarakat Buduk yang enggan namanya dikorankan,  Jumat (29/12).

Menurut dia, peristiwa seperti ini sudah berulang kali terjadi.  "Sudah tiga kali disegel,"  katanya. Pun demikian,  pria paruh baya ini tidak tahu persis masalah yang membelit sekolah ini sehingga berujung pada penyegelan.

Ia mengatakan pihaknya sudah melakukan mediasi untuk mencari solusi agar sekolah tersebut tidak digembok meski saat ini masih libur sekolah.

Sementara  Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Kadisdikpora) Badung, I Ketut Widia Astika, yang dikonfirmasi membenarkan adanya penyegelan pintu gerbang SDN 1 Buduk tersebut.  Ia pun mengaku sudah melakukan pemanggilan kepada Kepala Sekolah dan UPT untuk meminta kejelasan kejadian tersebut.

“Kami sudah panggil kepala sekolahnya dan kepala UPT-nya untuk meminta kejelasan. Nah, sekarang (kemarin) sudah ditangani oleh perangkat desa dan tokoh-tokoh desa untuk menindaklanjuti," katanya.

Widia Astika juga mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan ke polisi atas kesepakatan dari desa.  "Sudah dilaporkan.  Dan kami juga sedang mempelajari dokumen-dokumennya dan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), " imbuh Widia Astika.

Menurutnya, sekolah itu dengan keputusan gubernur diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Bali kepada Pemerintah Kabupaten Badung pada 2006 silam. Sehingga, sejak saat diserahkan resmi menjadi aset dari Pemkab Badung. Jadi jika ada salah satu pihak yang menyatakan bahwa  sekolah itu  menjadi miliknya, dokumen sekolah tersebut harus ditelusuri lagi.  "Sambil proses jalan,  kami harap proses belajar mengajar tidak terganggu.  Karena kan Selasa depan siswa sudah sekolah,"  pungkasnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.