Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Stress, Seorang Bule Dirapid Tes

Bali Tribune / Rapid Tes - Seorang WNA menjalani rapid tes di kantor Satpol PP Kota Denapsar sebelum dibawa ke RSJ Bangli, Senin (11/5).
balitribune.co.id  | DenpasarSatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melakukan rapid tes terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) berinisial  LV (34), Senin (11/5) di Kantor Satpol PP Kota Denpasar.  Pria berkebangsaan Belarus  ini harus menjalani rapid tes sebelum dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli. 
 
Kastpol PP Kota Denpasar, Dewa Anom Sayoga mengatakan, rapid tes dilakukan mengingat bule tersebut akan dibawa ke rumah sakit jiwa (RSJ) Bangli. "Iya memang kami melakukan rapid tes kepada seorang WNA, mengingat akan dibawa ke RSJ Bangli. Tadi sudah dibawa ke Bangli, hasil rapid tesnya non reaktif," ujarnya. 
 
Dikatakan, rapid tes dilakukan mengingat hal tersebut merupakan persyaratan yang diberikan pihak RSJ Bangli sebelum menerima  bule tersebut untuk mendapatkan perawatan di RSJ Bangli.  "Tadi kalau tidak dirapid tes, pihak RSJ Bangli tidak mau menerima, makanya kami lakukan rapid tes, kalau hasilnya non reaktif kami bawa ke RSJ Bangli, nah kalau hasilnya reaktif tentu kami bawa ke rumah sakit Sanglah untuk mendapatkan perawatan. Akhirnya tadi tim sudah berangkat ke Bangli," ujarnya. 
 
Dikatakan Dewa Sayoga, WNA ini diamankan tim Polsek Denpasar Barat karena keadaan linglung dan meresahkan masyarakat terlebih di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. WNA ini diamankan pada Minggu (10/5) malam dan langsung dibawa ke kantor Satpol PP Kota Denpasar. 
 
Dikatakan, pasca menerima WNA tersebut, pihaknya sudah langsung melakukan penelusuran informasi terkait WNA tersebut. "Kami kemarin malam menerima dari Polsek Denbar, kami sudah menghubungi pihak Kedutaan, informasinya memang WNA ini pernah diamankan di wilayah Badung, kemudian dirawat di Sanglah," ujarnya.
 
Lalu mengapa WNA ini dibawa ke RSJ Bangli? Ditanya begitu, Dewa Sayoga mengatakan bahwa WNA tersebut diduga stress dan sempat mengamuk di kantor Satpol PP Kota Denpasar, sehingga perlu  mendapatkan penanganan di RSJ Bangli. "Tadi pagi sempat mengamuk di kantor, jadi kita putuskan untuk dibawa ke RSJ Bangli," katanya. 
 
Sayoga menduga WNA tersebut depresi karena kehabisan uang di Bali. Ia juga tak bisa kembali ke negaranya karena sejumlah penerbangan masih ditutup. "Kemungkinan ini stress karena kehabisan bekal," kata Sayoga.
wartawan
habit
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dugaan Pencemaran Nama Baik, Ipda Haris Budiyono Adukan Dua Media ke Dewan Pers

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bali, Emanuel Dewata Odja, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Ipda Haris Budiyono yang mengadukan dua media siber ke Dewan Pers. Langkah tersebut dinilai sebagai tindakan yang sangat tepat dan konstitusional bagi siapa pun yang merasa dirugikan oleh pemberitaan pers.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi BPJS Kesehatan dan KORPRI Memastikan Layanan JKN bagi ASN

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berkolaborasi dengan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) untuk memastikan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada 6,5 juta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click

Hadir dengan Warna Titanium Brown, Scoopy Kalcer Legian Glow Tampil Mewah dan Berkelas

balitribune.co.id | Denpasar - Astra Motor Bali kembali memperluas jajaran lini Scoopy Kalcer dengan memperkenalkan varian modifikasi terbaru yang mengikuti tren warna masa kini. Setelah sukses dengan edisi Fashionable, kini hadir Scoopy Kalcer Legian Glow yang menonjolkan kesan elegan, mewah, dan berkelas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.