Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Terbelit Masalah Adat, Gantung Diri

Bali Tribune/ EVAKUASI - Petugas mengevakuasi jasad I Ketut Silib, Rabu (13/5).
Balitribune.co.id | Bangli - Diduga tidak kuat menghadapi tekanan mental karena terbelit masalah adat, I Ketut Silib (48) warga Banjar Begawan Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Gianyar nekad gantung diri dipohon bambu yang tumbuh di jurang milik I Nengah Arjana (48) di Desa Belancan, Kecamatan Kintamani, Rabu (13/5).
 
Informasi yang terhimpun, terungkapnya kasus bunuh diri tersebut berawal I Nengah Arjana hendak pergi ke ladangnya. Ketika melintas  I Nengah Arjana melihat sebuah sepeda motor jenis vario Nopol DK 3027 LZ parikr dipinggir jalan. Karena merasa curiga lantas I Nengah Arjana mencari pemilik motor di sekitar lokasi. Ketika melakukan pencarian dari atas jurang I Nengah Arjana melihat seseorang dalam posisi tergantung di pohon bambu. Selanjutnya I Nengah Arjana  memberitahukan hal tersebut kepada I Nengah Warta dan kemudian melapor ke Polsek Kintamani.
 
Mendapat laporan petugas dari Polsek Kintamani bersama petugas medis dari Puskesmas 6 Kintamani meluncur ke lokasi. Kapolres Bangli AKBP Gusti Agung Dhana Aryawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus bunuh diri tersebut. Dari hasil pemeriksaan terhadap jasad korban ditemukan bekas luka jeratan pada leher,  keluar cairan dari kemaluan serta luka sayatan pada urat nadi tangan sebelah kiri. ”Dari hasil olah TKP kuat dugaan sebelum gantung diri korban menyayat urat nadinya dengan menggunakan pisau cutter yang ditemukan dekat lokasi,” ujar mantan Kapolres Mappi, Polda Papua ini.
 
Selain itu disekitar lokasi ditemukan pula 6 lembar surat pesan terakhir korban.”Dalam suarat itu berisi permohonan maaf korban kepada keluarga dan masyarakat,” jelas Kapolres sembari menambahkan untuk motif sedang didalami petugas.
 
Untuk memastikan penyebab kematian korban, atas permintaan pihak keluraga jasad korban dikirim ke RS Sanglah untuk diotopsi. ”Petugas kami sudah langsung mengirim zasad korban ke RS Sanglah,” jelas AKBP Gusti Agung Dhana Aryawan. 
wartawan
Agung Samudra
Category

BPBD Karangasem Catat 29 Kejadian Bencana

balitribune.co.id I Amlapura - Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem, mengakibatkan terjadinya bencana banjir dan pohon tumbang di sejumlah titik. Di Desa Labasari, Kecamatan Abang, Karangasem, pohon berukuran besar tumbang dan menghantam bangunan serta mobil Pick Up milik salah satau warga setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Dishub Badung Uji Coba Rekayasa Lalin di Jalan Raya Taman dan Kayu Aya

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan uji coba rekayasa lalu lintas satu arah di Jalan Raya Taman dan Jalan Kayu Aya, Rabu (25/2/2026).

Kepala Dishub Badung, Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, menegaskan uji coba ini merupakan pengembangan perubahan arus lalu lintas dari wilayah Kerobokan Kelod yang kini diperluas ke Seminyak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kontrak Kini 5 Tahun, Kebijakan Bupati Karangasem Ini Kabar Gembira Bagi PPPK Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menetapkan masa perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan dan Tenaga Guru selama lima tahun. Kebijakan yang diputuskan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, ini menjadi kabar gembira bagi para PPPK yang sebelumnya hanya memperoleh perpanjangan kontrak satu tahun.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Luruskan Dugaan Pelanggaran Lomba Ogoh-Ogoh Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan bahwa tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan di Dinas Kebudayaan, Puspem Badung, Rabu (25/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.