Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diegeo Kampanye Bijak Konsumsi Minuman Beralkohol

Agung Bawantara (Kiri) dan Dendy Borman
Agung Bawantara (Kiri) dan Dendy Borman

BALI TRIBUNE - Minuman beralkohol di Indonesia termasuk industri yang diatur ketat dengan 150 peraturan mencakup semua aspek industri danhulu ke hilir. Saat pemahaman tentang minum bertanggungjawab mulai meningkat, Indonesia banyak menghadapi isu alkohol oplosan yang sangat berbahaya apalagi secara umum pengetahuan masyarakat mengenai minuman beralkohol masih relatif rendah. " "Diageo Indonesia melalui inisiatif mandirinya dan kolaborasinya dengan asosiasi menyelenggarakan program-program edukasi untuk mengubah perilaku dan mengurangi bahaya oplosan," ujar Corporate Relation Director Diageo, Dendy Borman Bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan termasuk komunitas seperti Yayasan Bali Gumati, Peminum Bijak, BeerGembira, di Jakarta, Jawa Barat,Yogyakarta dan Bali, Diageo Indonesia memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia mengenai minum bertaanggungjawab dan bahaya minum alkohol berlebihan. Sebagai bagian dan komitmen tersebut, Diageo Indonesia menggelar proyek SMASHED yang membantu anak-anak usia 12-18 membangun pemahaman dan keterampilan untuk melewati masa-masa sulit menuju kedewasaan dan mencegah konsumsi alkohol di bawah umur. Program SMASHED di Indonesia bekerja sama dengan dapoer dongeng untuk penampilan seni teatrikal, menjangkau sekitar6000 anak di 40 SMP di Jabodetabek sejak Agustus2017. Di bidang pemasaran, inovasi pemasaran Diageo Indonesia ditandai dengan kampanye Guinness Batik Fridays yang berhasil mendefinisikan kembali batik sebagai warisan yang menyatukan bangsa. Guinness Batik Fridays diluncurkan tahun 2015 dan sejak saat itu Guinness turut merayakan Hari BatikNasional tangga l2 Oktober setiap tahunnya,dan bersama konsumen Indonesia merayakan keindahan keberagaman. Adapun merek Johnnie Walker® juga aktif menghadirkan inovasi dengan menggelar kampanye 'Mark Your Step'Johnnie Walker® di awal tahun ini berkolaborasi dengan 7 seniman berbakat Indonesia dan mendefinisi ulang arti personal progress pada Striding Man yang ikonik. Diageo Indonesia terus menyelenggarakan praktik-praktik terbaiknya dan merealisasikan komitmen perusahaan dalam mempromosikan minum bertanggungjawab serta bekerjasama dengan industri dan mitra lainnya untuk mengatasi bahaya penyalahgunaan alkohol, berbagi informasi dan praktik terbaik dengan pembuat kebijakan dan memastikan hadirnya kebijakan yang tepat untuk mengatasi bahaya minum alkohol yang berlebihan. "Konsumsi yang bertanggung jawab. Jangan konsumsi yang berlebihan serta mencegah anak anak di bawah umur untuk mengkonsumsi alkohol, kan sebenarnya batasan umurnya jelas minimal 21 tahun," kata Dendy. Sebagian masyarakat belum bisa membedakan tipologi minuman beralkohol. Bahkan banyak masyarakat beranggapan alkohol 90 persen tinggi, tapi tipologinya beda. Di Bali sudah bekerjasama dengan salah satu yayasan yang didirikan oleh salah seorang orang tua  korban yang terpapar minuman alkohol oplosan. "Lantas Diageo terlibat dengan yayasan, RS Sanglah membuat protokol untuk penanganan korban oplosan. Kalau penanganannya benar si korban bisa diselamatkan. Protokol penanganan ini lagi diupayakan untuk digunakan secara nasional," sebutnya lagi. Diakui masyarakat memiliki karakter sendiri sendiri dan variabelnya sangat banyak. Apakah minum bir atau yang lain efeknya akan sama. Tapi ada standar minuman yaitu waktu yang ditentukan penguraian di dalam tubuh yaitu satu jam.  "Belum ada survei tingkat minuman berakohol di Bali atau nasional. Tapi survei WHO ada data menyebutkan per kapita 0.6 liter per tahun. Dari data ini yang bayar pajak 0.1 persen diluar minuman yang tidak bayar pajak," tutup Dendy. Diageo, produsen minuman beralkohol terbesar di dunia telah hadir di pasar Indonesia selama 10 tahun dengan rangkaian portofolio merek dagang seperti Guinness, JohnnieWalker®, Singleton, Bulleit, Ketel One, CIROC, Smirnoff, Tanqueray, Ron Zacappa, dan Captain Morgan. 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendapatan Transfer Turun Rp23 Miliar, Bupati Bangli Gaungkan Kemandirian

balitribune.co.id I Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli melakukan penyesuaian  terhadap struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Dalam sidang paripurna dengan DPRD Bangli pada Senin (7/9/2026), Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta mengungkapkan pendapatan daerah diproyeksikan turun lebih dari Rp 22 miliar, dari sebelumnya sekitar Rp 1,27 triliun menjadi Rp 1,25 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Penjelasan Gubernur Terkait Raperda Perubahan APBD 2026 dan APBD 2027

balitribune.co.id I Denpasar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna ke-48 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 dengan agenda Penyampaian Penjelasan Gubernur terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2026 dan Raperda tentang APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun Anggaran 2027 yang berlangsung

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.