Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Digitalisasi UMKM Perempuan Untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi

Bali Tribune / Suahasil Nazara

balitribune.co.id | Denpasar – Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) telah menjadi penopang bagi perekonomian Indonesia sejak sebelum pandemi dengan kontribusinya yang mendorong pertumbuhan ekonomi. Capaian ekonomi dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang solid di tahun 2021 juga tidak terlepas dari kontribusi UMKM. Sehingga pemerintah terus menggunakan instrumen APBN agar UMKM dapat bertahan di masa krisis. 

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara secara hybrid saat seminar "Digitalisasi UMKM Perempuan Untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi: Harapan dan Tantangan,” Kamis (17/2) menyampaikan, dukungan dan pemberdayaan pemerintah Indonesia kepada UMKM dengan pemberian akses permodalan, khususnya kepada para pelaku usaha mikro perempuan. Bentuk dukungan tersebut berupa Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dimana selain memberikan pembiayaan, Pembiayaan UMi juga memberikan dukungan pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku usaha ultra mikro, termasuk pelaku usaha perempuan. 

Dukungan pelatihan dan pendampingan yang diberikan antara lain pengurusan legalitas usaha, peningkatan kapasitas usaha, serta digitalisasi (penyaluran menggunakan uang elektronik dan pemasaran melalui sarana daring). 

Suahasil menjelaskan, keberhasilan Indonesia dalam memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi tidak terlepas dari peran APBN yang fleksibel dan responsif selama pandemi. 

Berbagai bentuk dukungan diberikan terutama agar dunia usaha, dan UMKM dapat terus bertahan ditengah pandemi. “Kita berharap bahwa pemulihan ekonomi akan dilanjutkan. Karena itu, kami meyakini bahwa salah satu kunci penting bagi pemulihan ekonomi adalah usaha mikro dan kecil," katanya. 

Ia menambahkan, pemulihan ekonomi Indonesia dijalankan dengan mendorong usaha mikro dan kecil. "Pada saat bersamaan juga memastikan penyerapan tenaga kerja untuk mendistribusikan pendapatan yang lebih besar kepada masyarakat dari kegiatan beraktivitas usaha,” ungkap Suahasil. 

Direktur Jenderal Perbendaharaan Hadiyanto, menyampaikan Pembiayaan UMi ini dilatarbelakangi oleh kondisi dimana banyak pelaku usaha mikro yang masih belum dapat mengakses kredit komersial. “Banyak yang menjadi korban  rentenir maupun lembaga kredit informal lainnya. Untuk itu, pembiayaan UMi disalurkan melalui Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) agar para pelaku usaha ultra mikro dapat memperoleh pembiayaan dengan lebih mudah dan cepat,” jelas Hadiyanto.

Saat ini, sekitar 37 juta atau 65% dari total UMKM yang ada di Indonesia dikelola oleh perempuan. Namun demikian, perempuan pengusaha juga memiliki tantangan yang tidak mudah dalam menjalankan usahanya. Salah satu fokus pemerintah adalah mengatasi kesenjangan gender melalui pemberdayaan perempuan, dimana digitalisasi diharapkan juga dapat membantu tercapainya kesetaraan finansial.

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo yang menjadi salah satu pembicara menyampaikan bahwa pandemi membuka mata bahwa digitalisasi dan UMKM adalah kunci pemulihan ekonomi. ”Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak pada usaha kecil, termasuk UMKM. Di Indonesia, usaha kecil memberikan kontribusi sekitar 61% terhadap perekonomian, sementara sekitar 53,76% usaha kecil dimiliki oleh perempuan, dengan 97% karyawan adalah perempuan. Proporsi usaha milik perempuan yang harus tutup karena pandemi adalah 7%, dua kali lebih tinggi dari milik laki-laki yang mencapai 3,4%” jelasnya.

Berdasarkan data tersebut, inklusi keuangan digital untuk UMKM perempuan merupakan salah satu upaya memberdayakan dan meningkatkan produktivitas perempuan, serta enabler penting bagi Indonesia dalam melaksanakan agenda pembangunan nasional. Partisipasi perempuan yang lebih besar dalam perekonomian juga merupakan salah satu kunci untuk  meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. 

Menurutnya, pemerintah telah meluncurkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif Perempuan (SNKI Perempuan). Beberapa area prioritas SNKI diantaranya yaitu edukasi dan literasi keuangan, dukungan untuk UMKM perempuan, dan layanan keuangan digital untuk perempuan. Sementara itu, Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah, Ririn Kadariyah menambahkan, pemilihan tema seminar sangat relevan dengan tugas PIP mengingat 95% debitur UMi adalah perempuan, juga relevan dengan tantangan yang dihadapi saat ini. Dalam rangka Road to G20 Summit dan mendukung Agenda Presidensi G20 Indonesia, Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (BLU PIP) menyelenggarakan seminar ini.

wartawan
YUE
Category

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Kabar Duka dari Negeri Jiran, Mahasiswa Asal Yehembang Meninggal Saat Program Magang

balitribune.co.id | Negara  - Seorang mahasiswa asal Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, I Made Brata (22), dilaporkan meninggal dunia saat menjalani program magang di Malaysia pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kanwil DJP Bali Limpahkan Tersangka Kasus Pajak ke Kejari Denpasar, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali resmi melimpahkan tersangka tindak pidana perpajakan berinisial DS beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Denpasar. Pelimpahan tahap II tersebut berlangsung di Kantor Kejari Denpasar, Selasa (20/1).

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi OJK, BPS, dan LPS Siapkan SNLIK 2026, Petakan Literasi Keuangan Hingga Pelosok

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memetakan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi mematangkan persiapan pelaksanaan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 dengan cakupan wilayah yang diperluas hingga seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Banjir Pancasari Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Penyelundupan Hukum HGB Bali Handara

balitribune.co.id | Tabanan - Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali merekomendasikan penyegelan sejumlah proyek dan ruas jalan di kawasan Bali Handara Golf, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Rekomendasi ini muncul menyusul dugaan kuat keterkaitan aktivitas pembangunan dengan banjir besar yang merendam puluhan rumah warga.

Baca Selengkapnya icon click

Bank BPD Bali Tuntaskan KUR 100 Persen, Perkuat Ekonomi Riil dari Akar Rumput

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen Bank BPD Bali sebagai penggerak utama ekonomi daerah kembali terkonfirmasi sepanjang 2025. Bank milik Pemerintah Provinsi Bali ini berhasil menuntaskan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 100 persen, sebuah capaian yang menempatkannya sebagai salah satu institusi keuangan daerah paling agresif dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.