Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diguyur Hujan Lebat, Tebing Setinggi 12 Meter Longsor Menimpa Rumah Petani

Bali Tribune / LONGSOR - rumah petani yang tertimpa tebing longsor di Desa Wisma Kertha, Sidemen, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Sidemen, Karangasem sepanjang Minggu sore hingga Senin (18/5/2020) memicu terjadinya bencana longsor. Sebuah rumah milik I Wayan Bakti (50) warga Dusun Klungah, Desa Wisma Kertha, Sidemen, tertimpa longsoran tebing setinggi 12 meter yang berada tepat dibelakang rumahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, sebelum kejadian bencana longsornya tebing tersebut memang menurut warga terjadi hujan lebat dari Minggu sore, dan paginya Senin sekitar pukul 05.20 Wita, warga utamanya korban yang berada di dalam rumah tersebut mendengar suara gemuruh yang disertai hantaman keras hingga membuat rumah mereka bergoyang seperti terjadi gempa.

Sontak tiga kepala keluarga yang tinggal di dalam rumah sederhana tersebut lari berhamburan keluar rumah, dan setelah di cek ternyata rumah mereka terkena longsoran tebing setinggi 12 meter yang berada di belakang rumah mereka. “Sebelumnya terjadi hujan lebat seharian pak. Nah waktu kejadian kami semua sedang tertidur di dalam rumah. Jeg tiba-tiba terdengar suara gemuruh seperti gempa. Saya dan semuanya yang ada dalam rumah keluar rumah,” ungkap I Wayan Suka, salah satu korban penghuni rumah sederhana tersebut.

Diungkapkannya, saat kejadian anaknya yang masih duduk dibangku kelas 5 SD nyaris terkena material longsoran yang sampai menjebol tembok kamar tempat anaknya tersebut tidur. “Berungtung waktu itu pintunya bisa dibuka dan saya langsung membawa anak saya itu keluar,” ungkap Suka. 

Sementara itu, I Wayan Bakti yang juga peghuni rumah yang tertimpa longsoran tersebut mengaku jika sebelumnya sekitar pukul 05,00 Wita, dirinya sudah bangun untuk berangkat ke kebun guna mengurus tanamannya. Namun begitu bangun dia melihat pohon cengkeh di belakang rumah tersebut posisinya miring seperti mau tumbang.

Melihat hal itu, Bakti pun mengambil parang berniat untuk memotong pohon cengkeh tersebut. namun sayang belum lagi sempat memotong batang pohon cengkeh tersebut, tiba-tiba tanah di belakang rumahnya tersebut bergerak hingga terjadi longsor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian lonsor tersebut, beberapa saat kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Kawil dan Polsek Sidemen serta ke BPBD Karangasem.

“Begitu menerima laporan, kami bersama anggota langsung turun kelokasi kejadian untuk melakukan penanganan, termasuk melakukan pendataan kerusakan akibat bencana longsor ini,” tegas Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, kepada wartawan dilokasi kejadian kemarin.

Anggotanya langsung melakukan upaya penanganan yakni membantu mengevakuasi barang milik korban dari dalam rumah serta berupaya membersihkan material longsoran. Namun untuk sementara korban yakni tiga Kepala Keluarga yang tinggal di dalam rumah tersebut dianjurkan untuk tidak menempati rumah tersebut untuk mengantisipasi resiko longsor susulan. “Kita sudah langsung lakukan assesment terhadap korban,” tutupnya.

wartawan
Husaen SS.
Category

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.