Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dihadapan Sutjidra - Supriatna, Warga Petandakan Keluhkan Soal Infrastruktur dan Ketersediaan Air Bersih

Bali Tribune / KAMPANYE - Pasangan Calon Bupati – Wakil Bupati dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.Og dan Gede Supriatna, S.H menggelar kampanye di Desa Petandakan Minggu (3/11).

balitribune.co.id | Singaraja – Saat menggelar kampanye di Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng Pasangan Calon Bupati – Wakil Bupati dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.Og dan Gede Supriatna, S.H mendapat keluhan dari warga setempat. Mereka mengeluhkan soal infrastruktur yang disebut rusak selama bertahun-tahun. Salah satu warga Gede Sukarata mengeluhkan jalan Kabupaten yang menghubungkan kawasan Kelurahan Banyuning, Desa Petandakan, Desa Nagasepaha kondisi rusak parah sejak beberapa tahun terakhir. 

Kondisi ini pun seolah – olah dibiarkan hingga saat ini. Sukarata menyebut, kerusakan terparah terjadi di jalan penghubung Desa Petandakan dengan Desa Nagasepaha yang jebol akibat diterjang bencana pada 2019 silam. Namun hingga kini belum mendapatkan penanganan.

“Saya mau mengusulkan itu pak. Ini sudah bertahun – tahun terjadi. Belum mendapatkan penanganan. Saya minta tolong untuk segera mendapatkan tindaklanjut,” kata Sukarata, Minggu (3/11).

Selain itu, pihaknya juga mengusulkan pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Petandakan dengan Desa Alasangker. Keberadaan jembatan ini sangat dibutuhkan, mengingat merupakan akses utama siswa menuju ke SMP 7 Singaraja.

“Ini sangat dibutuhkan, paling vital ini, mengingat anak – anak sangat membutuhkan ini dan merupakan akses utama menuju sekolah,” katanya.

Atas keluhan tersebut calon Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra mengungkap, akan menyelesaikan semua aspirasi dari masyarakat Desa Petandakan, jika terpilih di Pilkada 2024. Ia menyebut, pada saat menjabat menjadi Wakil Bupati Buleleng pada periode pertama 2012-2017, sejumlah ruas jalan di Buleleng sudah diperbaiki. Namun, kini jalan-jalan tersebut sudah mulai mengalami kerusakan.

"Jalan rusak di Petandakan ini, kita akan selesaikan. Karena jalan ini juga jalan vital, penghubung Desa Petandakan, Nagasepaha, dan Alasangker. Untuk jembatan kita juga akan selesaikan," ujarnya.

Selain masalah infrastruktur, saat ini desa setempat juga mengalami masalah terkait air bersih. Dalam sektor pendidikan, desa setempat juga disebut memerlukan adanya gedung PAUD. Sutjidra menyebut, jika tanah yang akan dibangun PAUD itu, sudah disertifikatkan. Pihaknya memastikan, gedung tersebut akan dibangun jika menang di Pilkada 2024.

"Menunggu pensertifikatan dari adat, mereka sudah ada lahannya pasti akan kita bangun. Apalagi ini masalah pendidikan kebutuhan dasar masyarakat," katanya.
Semetara, Calon Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna mengatakan, pihaknya yakin akan menang di Desa Petandakan.

Mengingat, desa setempat merupakan basis dari PDI Perjuangan yang merupakan partai pengusung pasangan calon nomor dua tersebut. Ia menyebut, akan menyelesaikan semua program yang ada di desa setempat, jika terpilih di Pilkada 2024.

"Saya berkomitmen selesaikan program di desa petandakan. Jalan, jembatan, dan masalah air pasti selesaikan," tandasnya. 

wartawan
CHA
Category

Bapenda Denpasar Gencarkan Klaster Digital, ASN Dilarang Nunggak Pajak

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar terus melakukan berbagai terobosan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Tidak hanya menyasar masyarakat umum, Bapenda kini mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Denpasar untuk menjadi contoh dalam ketaatan membayar pajak melalui kanal digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ASN Hingga TNI/Polri Dikerahkan Atasi Tumpukan Sampah di Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mengerahkan ratusan personel gabungan dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri untuk menangani tumpukan sampah di seputaran Tabanan. Pengerahan ini dilakukan pada Selasa (5/5/2026) sore di sekitar 20 titik lebih lokasi, baik di Kecamatan Tabanan maupun di Kediri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Jaring 62 WNA Pelanggar Aturan di Bali

balitribune.co.id I Denpasar - Sebanyak 62 warga negara asing (WNA) terjaring dalam operasi "Patroli Keimigrasian Dharma Dewata" yang digelar jajaran Imigrasi di wilayah Bali selama 20 hari terakhir. Puluhan WNA tersebut kedapatan melakukan berbagai pelanggaran keimigrasian, mulai dari penyalahgunaan izin tinggal hingga keterlibatan dalam aktivitas ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.