Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dihantam Ombak, Putu Anggara Tewas di Loloan Pantai Siyut

Bali Tribune / PENCARIAN - Proses pencarian korban tenggelam di muara Sungai Sangsang, Pantai Siyut, Gianyar. Inset: temuan korban.
Balitribune.co.id | Gianyar - Hingga enam jam pencarian di Areal Loloan (Muara) sungai Sangsang Pantai Siyut, Gianyar, Putu Anggara Wisar Gawan (20), akhirnya ditemukan Tim Gabungan Satpol Air Polres Gianyar, Balawista  Gianyar, Basarnas Provinsi Bali, TNI AL, Rabu (27/5) sore. Namun, nyawa pemuda Banjar Pande Kaja, Tulikup, itu tidak terselamatkan. Korban tenggelam di Loloan, Rabu pagi saat mendi di bibir pantai dan muara bersama tuju temannya hingga dihantam ombak besar dan terseret hingga tenggelam di Loloan.
 
Tangis histeris keluarga dan teman-temannya menyambut  setelah korban ditemukan petugas di areal Lolaon Tukad Sangsang di Pantai Siyut, sekitar pukul 14.30 Wita, Rabu sore. Saat ditemukan tubuh korban sudah tidak bernyawa lantaran lebih dari enam jam tenggelam di dasar loloan. Oleh petugas, tubuh korban ditemukan nyangkut di  akar rumpun bambu. Atas permintaan keluarga, korban langsung dibawa ke rumah duka.
 
Pagi harinya sekitar pukul 07.15 Wita, korban Putu Angga bersama tujuh temannya pergi ke Pantai Siyut sekitar pukul 07.15. Tepat di perbatasan Pantai Siyut dengan Pantai Lebih, di  loloan atau hilir Sungai Sangsang mereka bermaksud  untuk mandi. Saat berada di pantai tiba-tiba ombak besar menerjang korban dan teman-temannya. Bahkan temannya itu terdapat satu orang perempuan yang berasal dari Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. Namun ketujuh temannya berhasil menyelamatkan diri, sementara korban langsung menghilang saat terseret ke arah Loloan.
 
Kapolsek Kota Gianyar Kompol I Ketut Suastika yang memimpin pencarian mengungkapkan, dalam  pencarian korban tenggelam pihaknya melibatkan beberapa unsur instansi terkait. Mulai dari Satpol Air Polres Gianyar, Balawista  Gianyar, Basarnas Provinsi Bali, TNI AL hingga masyarakat setempat. Disebutkan, proses pencarian dilakukan dengan cara menyelam di muara Sungai Sangsang. “Semua pihak sudah berupaya maksimal untuk menemukan korban secepatnya dengan pencarian  menyelam,” terangnya.
 
Pande Suartini, salah satu keuarga korban  sangat menyesali peristiwa ini. Terlebih korban Putu Angga merupakan anak tunggal yang satu-satunya jadi harapan keluarganya. Sebelum pergi ke pantai, sebut Suartini, korban sudah diingatkan agar tidak pergi ke pantai sementara waktu. Mengingat cuaca yang tidak mendukung dan ombak yang besar. “Putu adalah kepokana saya, saat ke pantai anak saya juga ikut mandi. Sudah diingatkan, kenapa mereka  tetap mandi  ke pantai,” sesalnya.
 
Sedangkan Bendesa Adat Tulikup Kelod I  Nyoman Sukara menjelaskan, loloan yang memilikikedalam yang cukup inggi ini memang kerap memakan korban. Bahkan musibah orang  tenggelam di kawasan tersebut sudah ada sebanyak 10 kali. “Sedikitnya sedah ada 10 orang yang  tenggelam di areal Loloan ini,” imbuhnya.  
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Sebut Pasal "Ngawur", Kakanwil BPN Bali Made Daging Praperadilkan Kapolda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH melakukan perlawanan dengan mempraperadilkan Kapolda Bali atas penetapan dirinya sebagai tersangka. Kepastian ini disampaikan kuasa hukumnya, Gede Pasek Suardika kepada wartawan di Denpasar, Selasa (13/1). 

Baca Selengkapnya icon click

Warga Sukawati Geger! Ular Sanca 5 Meter Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Gianyar - Musim hujan, giliran tamu tak diundang berupa hewan liar mengusik kenyamanan warga. Kali ini ular besar gegerkan keluarga I Wayan Balik Eka Putra,  warga Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati. Lantaran ukurannya sangat besar, warga pun melapor ke petugas Damkar Gianyar, Senin (12/1) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.