Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dikeluhkan, Jalan Lingkar Pasar Dikuasai Pedagang

FASUM - Sebagai fasilitas umum, jalan lingkar Pasar Kota Semarapura justru digunakan pedagang untuk menggelar dagangan mereka.

Semarapura, Bali Tribune

Pasar Semarapura yang berada di tengah Kota Semarapura sampai saat ini masih semrawut dan sangat rawan kebakaran. Pascaterjadinya kebakaran, di jalan lingkar pasar sampai saat ini masih ditempati ratusan pedagang yang menduduki fasilitas umum (fasum). Akan menyulitkan mobil pemadam kebakaran masuk ke tengah pasar jika musibah terjadi.

Disperindagkop Klungkung sudah mulai tanggap pascaterjadinya kebakaran hebat Pasar Kidul Bangli dan Pasar Kumbasari di Denpasar serta Pasar Seni di Ubud. Karena pengaturannya kurang diperhitungkan, saat terjadi kebakaran langsung ludes. Sebaiknya, untuk melakukan penataan, rencananya para pedagang yang menempati jalan lingkar akan dibongkar.

Ratusan pedagang yang masih berdiri di fasum tersebut akan dilakukan pendataan untuk nantinya direkolasi.Salah seorang pedagang, Memet, mengungkapkan, keberadaan pedagang di jalan lingkar membuat Pasar Semarapura terlihat tidak tertata baik. Apalagi, fasum tersebut untuk jalur evakuasi dan masuknya mobil pemadam kebakaraan bila terjadi kebakaran pasar.

Selain itu, pedagang yang berada di bangunan pasar sebelah utara juga mengeluh sulit melakukan bongkar muat barang akibat jalan lingkar yang ditutup untuk tempat berjualan. Salah seorang pengunjung mengkritisi pengelolaan di Pasar Semarapura masih amburadul. Pasalnya, pedagang di jalan lingkar mencapai 150 pedagang sementara di lantai III ada ratusan kios kosong melompong.

Di tempat terpisah, Kepala UPT Pasar Klungkung, Komang Widyasa Putra, baru-baru ini mengungkapkan rencana penataan kembali Pasar Klungkung akan dilakukan secepat mungkin. Hal itu sesuai dengan instruksi dari Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. “Segera kami tindak lanjuti dengan melakukan pendataan pedagang di jalan lingkar,” kata dia, beberapa waktu lalu.

Untuk tahun 2016, pihaknya mengaku hanya bisa melakukan pendataan. Pasalnya, tidak ada anggaran untuk relokasi pedagang dari jalan lingkar tersebut. “Kita masih melakukan pendataan di tahun ini, pedagang sendiri menerima positif bila dilakukan relokasi. Kita lakukan pemetaan terlebih dahulu di mana saja tempat yang kosong, nanti baru kita pindahkan,” pungkasnya.

wartawan
Ketut Sugiana

Pemuda Jembrana Maju Seleksi Paskibraka Nasional

balitribune.co.id I Negara - Kabupaten Jembrana kembali mencatatkan prestasi gemilang. Salah seorang anak muda Jembrana, Kadek Pandu Ari Capriano berhasil lolos untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskribraka) Nasional/Pasnas. Pemuda asal Melaya ini kini telah dinyatakan lolos sebagai salah satu kandidat dari tiga peserta seleksi Paskibraka Nasional asal Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang di Batukaru Ditemukan Meninggal di Kedalaman 100 Meter

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan I Made Dibia, lansia usia 84 tahun dari Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru akhirnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026).

Lansia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar seratus meter. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Walk For Peace 2026: Simbol Toleransi dan Harmoni Bali

balitribune.o.id I Singaraja - Sebanyak 50 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara resmi memulai perjalanan suci lintas provinsi bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Sabtu (9/5/2026), menuju Candi Borobudur, Magelang, untuk menyambut Hari Suci Waisak pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.