Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dirumahkan Akibat Dampak Covid-19, Pekerja Pariwisata Buka Usaha di Kampung

Bali Tribune / Salah seorang karyawan restoran yang dirumahkan I Gede Edi Indrawan (29) yang kini banting stir membuka warung kuliner di kampung untuk menopang perekonomian keluarga.

balitribune.co.id | Negara - Kendati pandemi covid-19 yang sudah berlangsung delapan bulan terkahir yang berdampak hampir disegala sektor kehidupan, namun tidak mematikan semangat masyarakat untuk tetap produktif. Tidak sedikit warga terdampak covid-19 yang justru jadi lebih kreatifitas dan inovatif.

Sejak pandemi covid-19 mewabah mulai Maret lalu, dampaknya dirasakan di berbagai sektor kehidupan termasuk salah satunya sektor pariwisata. Banyak warga Jembrana yang sebelumnya menggantungkan hidupnya dari sektor pariwisata kini lebih memilih pulang sekaligus mencoba berbagai aktivitas bisnis untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Meski mengalami PHK, justru mereka melihat banyak celah dan peluang untuk tetap produktif agar perekonomian tetap berputar. Berbekal pengalaman di sektor pariwisata yang mereka geluti, barbagai inovasi dan kreatifitas dilakukan. Seperti salah satunya yang kini dikembangkan oleh salah seorang mantan pekerja salah satu restoran di Badung, I Gede Edi Indrawan (29).

Warga Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya yang baru merantau beberapa bulan mengaku harus pulang kampung setelah di rumahkan lantaran tempat usaha bekerja menghentikan operasional akibat tidak ada tamu (wisatawan). Suami dari Gusti Ayu Ria Rosa Oktami yang memiliki dua orang anak ini pun mengaku perekonomian keluarganya terpuruk sehingga sebagai tulang punggung keluarga, ia harus memutar otak agar bisa tetap menghidupi dan memenuhi kebutuhan keluarganya.

Berbekal pesangon yang diberikan perusahaan, ia pun mencoba mengembangkan keahlian yang dimilikinya. "Saya kerja di sana sejak Desember 2019. Namun sejak virus corona restoran tutup sejak Maret 2020. Bersyukur dapat pesangon sekali gaji bisa dipakai tambahan modal usaha," tuturnya. Awalnya ia saat awal kembali ke kampung halaman bersama keluarga kecilnya, pada bulan Maret lalu sempat mencoba berjualan di Pasar Tegalcangkring, Mendoyo yang jaraknya puluhan kilometer dari rumahnya.

Namun karena istrinya melahirkan anak keduanya, akhirnya ia banting stir untuk membuka usaha kecil-kecilan. Melihat potensi pembeli di kampungnya yang minim pedagang kuliner, sejak Galungan lalu, ia membuka warung kuliner di depan rumahnya. Dengan keahliannya memasak, ia dibantu istrinya sudah sebulan lebih berjualan masakan seafood seperti capcay, nasi goreng hingga kuliner tradisional seperti bakwan (soto khas Bali), lontong tahu, berbagai minuman di rompyokan di pinggir jalan desa.

"Saya jualan di rumah sekalian merawat ayah yang sakit," kata putra pertama dari Ketut Sutama dan Ni Made Suastini ini. Ia pun mengaku pembeli yang merupakan penduduk perkampungan setempat sangat tinggi sehingga menopang perekonomian keluarganya. Dengan berjualan di rumah katanya dia mendapatkan omset rata-rata  Rp 900 ribu. "Ya bersihnya dapat Rp 300 ribu. Ya tergantung situasi juga," jelasnya. Ia pun mengajak warga lainnya untuk jeli melihat peluang agar tetap produktif ditengah pandemi. 

 
 
 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Proyek Dermaga Gilimanuk Picu Antrean Panjang, Polisi Siaga di Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara — Pengerjaan peningkatan kapasitas Dermaga Mobile Bridge (MB) 2 di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitarnya. Antrean kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa terpantau mengekor hingga keluar kawasan pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

FIFGROUP Peduli Salurkan 1.200 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Kupang - Bencana Gempa bumi yang melanda wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) membawa dampak besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar

balitribune.co.id I Singaraja - Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8/2026). 

Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp3.6 miliar lebih.

Baca Selengkapnya icon click

Menolak Bantuan Asing Saat Flores Menangis

balitribune.co.id I Bencana alam selalu menjadi cermin paling jujur untuk melihat kesiapan sebuah negara. Ketika gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang daratan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Agustus 2026 ini, riak yang muncul bukan sekadar urusan patahan tektonik, melainkan patahan birokrasi yang akut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.