Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Disambut Hangat di Manggis, Massker Prioritaskan Penuntasan Pelabuhan Cruise Tanah Ampo

Bali Tribune / SIMAKRAMA - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Karangaem Nomor Urut 2 saat melaksanakan simakrama di Desa Selumbung, Manggis

balitribune.co.id | Amlapura - Penuntasan proyek Dermaga Cruise Tanah Ampo, Manggis, sehingga bisa segera dioperasikan guna menyedot wisatawan kapal pesiar untuk berkunnung ke Kabuaten Karangasem menjadi prioritas utama program Massker di Kecamatan Manggis, selain sejumlah program lainnya yang telah direncanakan akan dilaksanakan dalam lima tahun kedepan, sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Manggis.

Hal tersebut disampaikan oleh Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Karangasem, nomor urut 2, I Gusti Ayu Mas Sumatri-I Made Sukerana (Massker) saat bersimakrama terbatas dengan warga di Kecamatan Manggis, di tiga titik mulai dari banjar dinas Selumbung, Desa Selumbung, selanjutnya menuju Banjar Tengading, Desa Antiga, dan titik terakhir menyasar Desa Padangbai Kamis (5/11/2020).

Pelabuhan Cruise Tanah Ampo tersebut merupakan proyek dari pemerintah pusat yang sifatnya Multy Years atau pelaksanaannya secara bertahap. Dimana saat ini tahap pembangunan Break Water telah dilaksanakan, sehingga tinggal penuntasannya saja yakni pembangunan Jetty Ramdoor yang nantinya menjadi tempat sandarnya kapal-kapal Yatch dan kapal pesiar. Selain itu, ada juga sejumlah program lainnya yang akan dilanjutkan di Kecamatan Manggis.

Setelah Jetty Ramdoor tersebut selesai dan dioperasikan, pihaknya optimis kran pariwisata di Karangasem akan terbuka dan semakin menggeliat. “Tentu ini akan memberi dampak signifikan bagi perkembangan ekonomi masyarakat dan peningkatan pendapatan daerah,” ucapnya. Terlebih saat ini juga telah melakukan kerjasama dengan beberapa negara untuk mendatangkan wisatawa mancanegara ketika dermaga kapal pesiar bisa terwujud.

“Nanti wisman-wisman yang baru berlabuh akan direct langsung berwisata ke sejumlah tempat di Karangasem. Mereka akan bermalam hingga berbelanja dan berwisata di Karangasem,” lontar Mas Sumatri.

Dikatakannya, banyak potensi yang bisa digarap di Kecamatan Manggis, mulai dari potensi laut, pelabuhan rakyat, dan juga ada perikanan dan sumber daya alam lainnya. Pun demikian dari sisi pariwisata dan pertanian juga sangat banyak.

“Manggis ini memiliki kekayaan alam luar biasa. Potensial sekali untuk dijadikan daerah yang maju, dan berkembang demi peningkatan perekonomian masyarakat untuk kesejahteraan,” sebutnya. Tentunya kata dia, sejumlah program yang akan dikembangkan di Manggis tersebut mengacu dari aspirasi dan harapan masyarakat setempat. Apa yang telah dikembangkan oleh masyarakat setempat dan sudah berjalan akan dipertahankan untuk lebih ditingkatkan kembali.

“Kita tidak mungkin untuk bekerja memaksakan diri, tentu saja kita berdasarkan kajian dan kesepakatan. Ini yang terpenting. Kita bekerja, bersama-sama dari rakyat, oleh rakyat untuk rakyat. Soal derma cruise tentu kami lanjutkan ini, termasuk ASDP juga kita sudah akan ada penataan. Ya ini lah periode kedua ini PR cukup banyak. Tapi sebelumnya kan juga sudah berjalan dan kelihatan sehingga lebih mudah untuk diselesaikan,” bebernya.

Selain melaksanakan kampaye tatap muka terbatas di tiga titik, sebelumnya Massker juga melaksanakan kegiatan blusukan ke Pasar Ulakan, Manggis. Kedatangan Massker di pasar ini langsung disambut antusias oleh pra pedagang dan pengunjung pasar. Selain membagikan brosur visi-misi dan program kerja, Massker juga menyerap berbagai aspirasi dari pedagang dan pengunjung pasar, sembari membagikan APD berupa Masker kepada pedagang dan pembeli.

“Mengobrol intim dengan masyarakat di pasar membuat kami bisa langsung mendengar aspirasi mereka. Membagikan brosur alat peraga kampaye bertujuan agar masyarakat paham tata cara pencoblos pada Pilkada 9 Desember nanti ketika datang ke TPS,” kata Mas Sumatri.

wartawan
Husaen SS.
Category

Pemkab Badung Bagi Wilayah Pengolahan Sampah, Kuta ke TPST Padang Sumbu dan Mengwi ke Mengwitani

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung membagi pengelolaan sampah berdasarkan wilayah untuk mengantisipasi penutupan permanen TPA Suwung mulai 1 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Badung I Made Agus Aryawan, mengatakan saat ini pengelolaan sampah di Badung dilakukan melalui dua skema utama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komisi IV DPRD Badung Evaluasi LKPJ 2025, Soroti Fasilitas Kesehatan dan Kabupaten Layak Anak

balitribune.co.id I Mangupura - Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja (Raker) bersama delapan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengevaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun Anggaran 2025, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Masih Ada Kawasan Kumuh di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia ternyata masih memiliki kawasan kumuh. Pemerintah berlambang keris ini bahkan sampai merogoh kocek bermiliar-miliar rupiah untuk menangani masalah kekumuhan wilayah ini.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung menyebut keberadaan kawasan kumuh sebagian besar tersebar di wilayah persewaan yang berkembang seiring pesatnya sektor pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi Bali Bangun PSEL Denpasar Raya, Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menandatangani perjanjian kerjasama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya. Penandatanganan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (13/4).

Baca Selengkapnya icon click

Seniman Fokus Berkarya, Bupati Badung Pastikan Hak Diterima Utuh Tanpa Potongan

balitribune.co.id | Mangupura - Di tengah tingginya ekspektasi terhadap kualitas seni daerah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil langkah tegas untuk menjamin transparansi distribusi dukungan bagi para seniman. Langkah ini diambil guna menghapus kekhawatiran adanya intervensi, potongan dana, hingga praktik tidak sehat yang kerap membayangi ruang kreatif pelaku seni di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.