Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Disbud Klungkung Kaji Empat Budaya untuk Diusulkan Menjadi WBTB

Seminar
Bali Tribune / SEMINAR - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra membuka Seminar Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kabupaten Klungkung Tahun 2026 di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Rabu (5/8/2026).

balitribune.co.id  I Semarapura - Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung telah mengkaji empat kebudayaan untuk diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) tahun 2026. Keempat kebudayaan tersebut yakni Mata Budaya Gamelan Caruk yang berada di Desa Tihingan Kecamatan Banjarangkan, Mata Budaya Baris Pati Desa Pejukutan Kecamatan Nusa Penida, Mata Budaya Safaran Desa Kampung Kusamba Kecamatan Dawan dan Mata Budaya Pis Bolong Desa Kamasan Kecamatan Klungkung.

Demikian terungkap saat pelaksanaan Seminar Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kabupaten Klungkung Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Rabu (5/8/2026). Seminar dibuka Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung dan dihadiri oleh tokoh, maestro dan seniman yang ada di kabupaten Klungkung.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung, I Wayan Suteja menuturkan tujuan dari seminar ini yaitu untuk memvalidasi dan mendokumentasi sebuah karya atau budaya  agar tidak hilang dimakan oleh waktu. 

Dikatakan, saat ini dinas kebudayaan kabupaten klungkung telah mengkaji sejumah kebudayaan untuk diusulkan menjadi WBTB tahun 2026. Adapun kebudayaan yang dikaji seperti Budaya Gamelan Caruk yang berada di Desa Tihingan Kecamatan Banjarangkan, dan Budaya Baris Pati yang berasal dari Desa Pejukutan Kecamatan Nusa Penida. "Kami juga tengah mengkaji Mata Budaya Safaran Desa Kampung Kusamba Kecamatan Dawan dan Mata Budaya Pis Bolong Desa Kamasan Kecamatan Klungkung," ujarnya.

Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra sangat mendukung dan mengapresiasi untuk terwujudnya objek kebudayaan yang akan menjadi WBTB. Dimana Kabupaten Klungkung banyak memiliki warisan budaya sebagai identitas. “Melalui seminar ini objek budaya ini bisa terlindungi, tetap memastikan nilai-nilai adiluhung agar tetap hidup dan terus di wariskan kepada generasi mendatang.” Harap Wabup Tjok Surya.

Melalui penyelenggaraan seminar ini, di harapkan juga seluruh dokumen kajian budaya yang dibahas dapat di penuhi secara komprehensif, sehingga proses pengusulan ke Tingkat nasional maupun penguatan identitas budaya daerah dapat berjalan secara optimal.

wartawan
SUG
Category

Perairan Selat Bali Semakin Surut, Antrean Kendaraan Mengular Keluar Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara - Kondisi air laut di perairan Selat Bali hingga Kamis (29/10/2026) masih fluktuaktif. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Gilimanuk masih terhambat kondisi air laut yang surut. Antrean kendaraan pun mengular keluar pelabuhan. Kondisi kemacetan di Gilimanuk ini dikeluhkan karena mengganggu aktifitas warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Tunda Pinjam Rp1,6 Triliun untuk Infrastruktur

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menunda rencana pinjaman daerah senilai Rp 1,6 triliun yang semula diproyeksikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur pada 2027. Penundaan dilakukan karena sejumlah pekerjaan konstruksi belum siap dieksekusi. Pemkab Badung memilih mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan koridor Gatot Subroto–Canggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.