Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Disdukcapil Gianyar Kehabisan Blanko dan Tinta KTP-el

Bali Tribune/ Beginilah suasana pelayanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Gianyar
balitribune.co.id | Gianyar - Sistem jemput bola (Sijebol) memberikan imbas pada peningkatan kesadaran yang signifikan bagi masyarakat Gianyar. Kesadaran dimaksud terlihat dalam antusias masyarakat mengurus kelengkapan admistrasi kependudukan.
 
Tingginya minat masyarakat, terutamanya dalam perekaman KTP-el, pun membuat petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gianyar, kini dihadapan pada kendala keterbatasan blangko dan tinta.
 
Kadisdukcapil Gianyar, Putu Gede Bayangkara yang ditemui, Kamis (16/5) kemarin mengakui pelayanan adminitrasi kependudukan dengan program Sijebol dinilai efektif untuk administrasi kependudukan.
 
Menurut Bayangkara, program ini salah satunya dilaksanakan dengan melakukan perekaman KTP-el di pasar-pasar induk yang ada di tiap kecamatan.
 
“Langkah jemput bola ke pasar-pasar kami nilai efektif. Bahkan rata-rata warga yang melakukan perekaman di pasar mencapai 50 orang,” terangnya.
 
Selain itu lanjut Bayangkara, Disdukcapil Gianyar berencana untuk mendatangi rumah warga secara khusus guna perekaman dimaksud. Kekhususan dimaksud adalah warga yang berkebutuhan khusus (disable), sakit, sulinggih ataupun pemangku. 
 
“Ini cara kami untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan hal ini kami lakukan setiap hari,” tambahnya. 
 
Sebelumnya, perekaman KTP-el dilakukan ke sekolah-sekolah dengan menyasar siswa SMA/SMK yang telah berusia 17 tahun. Program ini sudah tuntas dan nantinya akan kembali dilaksanakan setelah tahun ajaran baru mendatang.
 
Sayangnya upaya Disdukcapil Gianyar tidak semulus yang direncanakan. Pasalnya, ketersediaan blanko KTP-el, kini telah habis.
 
“Stok blanko sudah habis sekitar seminggu lalu. Namun sebelumnya kami sudah memohon blanko ke Kemendagri agar secepatnya dikirim, namun hingga kini belum,”terang Bayangkara.
 
Selain persoalan ketersediaan blanko KTP-el, permasalahan lain yang dihadapi Disdukcapil Gianyar adalah, kehabisan tinta untuk mencetak blanko dimaksud yang hanya tersedia di Jakarta saja.
 
“Walau demikian, setiap pelayanan adminitrasi kami layani, sehingga begitu blanko datang, KTP-el langsung kami cetak dan kami bagikan,” imbuhnya.
 
Sampai April 2019 lalu, penduduk Gianyar berjumlah 498.942 jiwa dengan warga yang wajib KTP-el sebanyak 384.596. Sedangkan warga yang belum perekaman masih tersisa 7.354 jiwa.
 
Jumlah ini menurutnya mengalami penurunan secara sigifikan dibanding tahun 2018 lalu yang mencapai puluhan ribu. Jumlah terbanyak yang belum perekaman KTP-el adalah di Kecamatan Blahbatuh dengan jumlah 1.582  jiwa dan Kecamatan Ubud sebanyak 1.302 orang. 
 
Sedangkan di KecamatanTegalalang yang belum perekaman KTP-el sebanyak 265 warga.
wartawan
Redaksi
Category

Waka Densus 88 Brigjen Pol I Made Astawa Jadi Wakapolda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Roda mutasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali berputar. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Nomor: ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026, sejumlah perwira menengah dan tinggi di lingkungan Polda Bali resmi berganti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujudkan Bangli Kota Pendidikan, UHN Sugriwa Siap Buka Prodi Kedokteran Berbasis Kearifan Lokal

balitribune.co.id | Bangli - Ambisi Kabupaten Bangli untuk bertransformasi menjadi Kota Pendidikan kian mendekati kenyataan. Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa secara resmi memulai tahapan pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter melalui proses visitasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Jumat (23/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tragedi Banjar Kuwum, Jasad Balita Ditemukan di Pantai Batubelig, Sang Ibu di Tukad Ege

balitribune.co.id | Tabanan – Keberadaan ibu dan balita yang hanyut dalam tragedi longsor dan banjir di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga akhirnya ditemukan. Keduanya sudah dalam keadaan meninggal dunia. Bahkan, keberadaan jasad mereka ditemukan dengan jarak yang terpaut jauh.

Baca Selengkapnya icon click

63 Tahun Menanti Janji, Ahli Waris Ancam Segel SDN 3 Banjar Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Siswa SDN No 3 Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Buleleng, terancam kehilangan tempat belajar. Ahli waris pemilik lahan mengancam akan menutup operasional sekolah karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dianggap abai dalam menyelesaikan status kepemilikan lahan seluas 16 are tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.