Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diselimuti Abu Vulkanik Gunung Agung, Masyarakat Desa Pengotan Perlu Masker

Ruas jalan di Desa Pengotan diselimuti abu vulkanik Gunung Agung yang mengalami erupsi.

BALI TRIBUNE - Meningkatnya aktivitas Gunung Agung dibarengi semburan abu vulkanik menyebabkan Desa Pengotan, Kecamatan Bangli mengalami hujan abu.  Selain rumah dan tanaman warga diselimuti abu, ruas jalan utama di desa itu juga kondisinya sama.   Ruas jalan  utama menuju objek wisata Kintamani itu nampak kotor. Saat ada kendaraan melintas, abu pada  beterbangan. Kondisi ini tentu membahayakan  kesehatan warga di sekitar maupun pengguna jalan. Sejauh ini belum ada droping masker bagi masyarakat di Desa Pengotan. Kepala Desa Pengotan, I Wayan Suardana mengatakan, sejatinya hujan abu sudah berlangsung sejak tiga hari lalu  namun intensitasnya tidak begitu besar, dan yang  paling tinggi serta dampaknya dirasakan masyarakat pada hujan abu Kamis (28/6)  malam hari hingga Jumat dini hari. ”Turunnya abu memang sudah dirasakan masyarakat sejak tiga hari lalu, namun hujan abu kemarin yang paling keras dan dampaknya mulai dirasakan masyarakat kami,” jelas I Wayan Suardana, kemarin. Jika fenomena alam ini berlangsung lama, maka yang menjadi kekhawatiran warga adalah masalah  ketersediaan pakan bagi ternak dan tanaman jeruk warga terancam gagal panen. ”Penduduk kami sebagian besar beternak sapi, kalau rumput terpapar abu vulkanik akan kering dan tidak mau dimakan sapi, begitu pula sekarang ini baru mau memasuki panen jeruk, kalau  pohon jeruk terpapar debu tidak akan mau berbuah,” sebutnya. Selain itu dampak dari abu vulkanik adalah terkait masalah  kesehatan, dimana abu yang beterbangan rentan mengganggu kesehatan. “Walaupun desa kami telah terdampak abu vukanis, namun sejauh ini belum ada droping masker dari instansi terkait,” ungkapnya. Kepala Puskesmas Bangli Utara di Desa Pengotan, dr I Nyoman Pande Sutama mengatakan, abu vukanik berbahaya bagi kesehatan karena mengandung silica, besi dan kalium serta belerang. Abu vulkanik bisa menyebabkan iritasi mata, penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga gangguan pada kulit. Sebagai pencegahan dianjurkan warga yang bepergian agar menggunakan masker, berbaju lengan panjang serta menggunakan kaca mata.    Kadis Kedaruratan BPBD Bangli, Ketut Agus Sutapa mengatakan erupsi Gunung Agung yang dibarengi semburan abu vulkanik menyasar beberapa desa di Bangli.Sebagai langkah antisipasi kaitannya masalah kesehatan, akan didistribusikan 12 ribu masker untuk Desa Abang Songan, Kintamani, Desa Suter, Abang Batudinding Kintamani, Desa Landih, Bangli, Desa Peninjoan,Tembuku dan Desa Yangapi Tembuku. Setiap desa mendaptkan jatah 2 ribu masker.

wartawan
Agung Samudra
Category

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.