Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dishub Kesulitan Bangun Kantong Parkir di Kuta

disiplin
Tidak disiplinnya pemilik kendaraan untuk parkir di Kuta

BALI TRIBUNE - Minimnya kantong-kantong parkir di wilayah "kampung" turis Kuta sampai saat ini belum terpecahkan. Masalah klasik ini bahkan terus menjadi momok bagi daerah pariwisata tersebut. Pasalnya, sulitnya parkir membuat pemilik kendaraan menggunakan badan jalan untuk parkir. Akibatnya, ruas jalan di Kuta selalu krodit dan macet, lantaran ruas jalan menyempit.

Menyikapi hal ini, pihak Dinas Perhubungan (DishuB-) Kabupaten Badung berencana kembali melakukan pendekatan  dengan sejumlah tokoh masyarakat di Kuta untuk mencari solusi keterbatasan lahan parkir ini. Kepala Dishub  Kabupaten Badung, AA Rai Yuda Dharma, Kamis (29/6) mengatakan, kemacetan akibat penggunaan badan jalan sebagai parkir ini menjadi atensi khusus pihaknya. "Ini dampai dari pariwisata, dan kita akan segera upayakan solusi," ujarnya.


Salah satu solusi yang akan dilakukan adalah selain penataan parkir di pinggir jalan juga menyiapkan kantong-kantong parkir bagi pemilik kendaraan yang datang ke Kuta. "Penambahan kantong parkir sangat dibutuhkan di Kuta," kata Yudha Dharma.
Namun, untuk pembuatan kantong parkir ini ada beberapa kendala yang menghadang. Salah satunya adalah sulitnya mencari lahan di Kuta. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat untuk mencari lahan yang bisa digunakan sebagai lahan parkir. "Kendala kita kan lahan. Di Kuta sulit cari lahan. Oleh karena itu masalah ini akan kita koordinasikan dengan tokoh masyarakat di Kuta," terangnya.


Disamping itu, pihaknya juga mengimbau hotel-hotel yang ada kawasan Kuta agar menyiapkan usahanya dengan parkir yang representatif. Sebab, dari pantauannya tak sedikit kendaraan tamu hotel harus parkir di tempat umum lantaran parkir hotel sangat sempit. "Hotel-hotel juga kadang parkirnya kurang, sehingga tamunya yang membawa kendaraan harus mencari parkir di luar," tukas pejabat asal Kerobokan ini.

wartawan
I Made Darna
Category

Kuburan Tergerus Air Laut Pasang, Bangkai Paus Bungkuk Kembali Muncul ke Permukaan

balitribune.co.id I Negara - Dua hari setelah dikuburkan, bangkai paus bungkuk (Humpback Whale) yang sebelumnya terdampar dan mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, kembali muncul ke permukaan. Karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan, bangkai mamalia laut tersebut diminta dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Selengkapnya icon click

Pengusaha Hiburan Malam Dideadline 30 Hari untuk Lengkapi Izin Mikol

balitribune.co.id I Singaraja - Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait maraknya tempat hiburan malam yang diduga tidak berizin, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng melakukan langkah pembinaan dan pengawasan ketat terhadap puluhan pengusaha hiburan di wilayah Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pasar Mentigi Direvitalisasi, Pemkab Klungkung Siapkan Alun-alun Sampalan Jadi Tempat Relokasi

balitribune.co.id I Semarapura - Pemkab Klungkung terus berproses dalam persiapan revitalisasi Pasar Mentigi, Nusa Penida. Saat ini Pemkab Klungkung memprioritaskan penyediaan relokasi sementara bagi ratusan pedagang. Kawasan Alun-alun Sampalan kini dikebut untuk dijadikan tempat berjualan sementara agar aktivitas ekonomi tetap berjalan selama proses pembangunan pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Sinergi Pembangunan dan Pembinaan Masyarakat Bupati Badung Terima Kunjungan Bupati Manggarai

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menerima kunjungan kerja Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, bersama Ketua TP. PKK Kabupaten Manggarai, Nyonya Meldiyanti Hagur Nabit, di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Kamis (16/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Badung didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Badung, I Wayan Wijana.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Raih Sertifikasi Cruelty-Free International, Perkuat Komitmen Clean Beauty

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia, merek clean beauty ternama asal Bali, resmi memperoleh pengakuan dari Cruelty Free International melalui Cruelty Free International Approval Programme (sebelumnya dikenal sebagai Leaping Bunny Approval Programme).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.