Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Disperpa Badung Buru Anjing yang Gigit Tujuh Orang di Cemagi

Rabies
Bali Tribune / Ilustrasi anjing rabies. (ist)

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung masih memburu anjing yang diduga menggigit tujuh orang di Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi. Dari ketujuh korban tersebut, dua di antaranya merupakan warga negara asing (WNA).

"Setelah menggigit anjing itu sudah tidak ditemukan," ungkap Kepala Disperpa Badung Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, Kamis (10/9/2026).

Kasus gigitan anjing itu dilaporkan ke Petugas Puskeswan Mengwi, Disperpa Badung, pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 16.40 WITA. Laporan disampaikan Perbekel Desa Cemagi setelah anjing tersebut dilaporkan menggigit enam orang, terdiri dari empat WNI dan dua WNA.

"Setelah menerima laporan, petugas Puskeswan Mengwi langsung berkoordinasi dengan pihak Desa Cemagi untuk melakukan penanganan di lapangan," katanya.

Namun, saat petugas tiba dan melakukan pencarian, anjing yang diduga menggigit para korban sudah tidak ditemukan. Disperpa pun meminta masyarakat segera melaporkan apabila anjing tersebut kembali terlihat agar dapat diamankan dan dilakukan pemeriksaan.

“Seandainya anjing ditemukan kembali oleh masyarakat, petugas sudah siap mengambil tindakan lebih lanjut, mengamankan dan mengambil sampel otak anjing,” jelas Raka Sukadana.

Menurutnya, pemeriksaan sampel otak diperlukan untuk mengetahui apakah anjing tersebut terindikasi rabies. Sementara itu, para korban telah diarahkan mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan.

Berdasarkan laporan Perbekel Cemagi, seluruh korban sudah memperoleh penanganan awal dan Vaksin Anti Rabies (VAR).

Dari dua korban WNA, satu diketahui berasal dari Australia dan telah kembali ke negaranya. Sementara identitas WNA lainnya hingga kini belum diketahui.

"Kami masih menunggu informasi apabila anjing yang diduga menyerang para korban kembali ditemukan," tegasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Badung dr Bagus Padma Puspita juga membeberkan pihaknya menerima laporan tujuh orang digigit anjing liar di Desa Cemagi dan sekitarnya pada Jumat (4/8/2026).

Dari ketuhuh korban itu dua diantaranya adalah WNA. Para korban pada saat itu juga telah mendapat penanganan medis di Pustu dan Puskesmas Mengwi. 

wartawan
ANA
Category

Ketua DPRD Buleleng Desak Pencabutan UU Pemda 23 Tahun 2014

balitribune.co.id I Singaraja - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya mendesak adanya pencabutan atau revisi Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Langkah ini dinilai mendesak lantaran regulasi tersebut dianggap membatasi ruang gerak DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap eksekutif.

Baca Selengkapnya icon click

Alat Berat Mogok Gara-Gara Pertadex Langka, Truk Sampah Antre Panjang Depan TPA Mandung

balitribune.co.id I Tabanan - Operasional alat berat di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, berhenti total hingga mengakibatkan puluhan truk pengangkut sampah mengantre panjang sejak Selasa (21/4/2026) siang. Berhentinya dua unit alat berat tersebut dipicu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamina Dex (Pertadex) yang membuat proses perataan sampah di lokasi tidak bisa terlaksana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Tutup Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM di Kecamatan Denpasar Utara

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris 1 TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, secara resmi menutup kegiatan Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM bagi Ibu Hamil, Balita, dan Lansia yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Denpasar melalui DPMD Kota Denpasar, bertempat di Banjar Tangguntiti, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.