Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ditambah Ratusan Lampu Hias, Anggaran Lampu Penerangan Jalan Kota Gianyar Rp 18 M

Bali Tribune/HIASI - Bola lampu hiasi wajah Kota Gianyar pada malam hari.
Balitribune.co.id | Gianyar - Meski belum terpasang semua, lampu penerangan jalan (LPJ) hias yang ditebar di ratusan titik, kini mulai menyulap tampilan Kota Ganyar pada malam hari.  Namun di balik gemerlap kota ini,  anggaran untuk Tagihan LPJ dan operasional/perawatan pun dipastikan membengkak. Tidak tanggung-tanggung, khusus untuk memastikan LPG Hias hingga LPJ di pedesaan tetap berfungsi, Pemkab Gianyar menyiapkan anggaran Rp 18 M di tahuan 2021.  Angka ini belum termasuk operasianal dan perawatan
 
Operasional LPJ  ini tidak hanya untuk LPJ Hias di wilayah kota. Namun dihitung secara global mencangkupi LPJ di seluruh desa, yakni di 64 desa dan 6 kelurahan. Melalui Dinas Perhubungan (Ddishub) Gianyar, anggaran untuk LPJ senila Rp 18 M hanya untuk tagihan PLN di tahun 2021. Sementara anggaran untuk pemeliharaan selama Tahun 2021 belum final. “Untuk biaya pemeliharaan, belum final. Masih proses verifikasi di Provinsi," ungkap Kepala Dinas Perrhubungan, Gianyar, I Wayan Suamba, Kamis (17/12).
 
Diakuinya, biaya tagihan PLN sebesar Rp 18 miliar cukup realitis mengingat diperuntukkan 6.000 titik LPJ di seluruh Gianyar. Sedangkan untuk biaya rutin pemeliharaan tercover dengan plot anggaran berbeda.  Khusus untuk LPJ di Kota Gianyar, LPJ yang lama atau bekas dicabut dan diganti dengan 320 LPJ yang baru.
 
Lanjutnya,  selain pemasangan LPJ,  instalasi listrik di Alun-alun Gianyar dan depan Pasar Gianyar nanti, kabel listrik akan di tanam. Pemkab Gianyar berkeinginan agar seliruh kabel PLN dan jaringan telpon tertanam sehingga tidak mengganggu pemandangan. Namun penanaman kabel ini dilaksanakan bertahap. “Tahap pertama dimulai dari alun-alun dan depan Pasar Gianyar," tambahnya.
 
Sementara LPJ hias yang kini terpasang di sepajang jalan menuju kota Gianyar mendapat garansi dari pihak distributor. Jadi jika ada kerusakan dalam kurun waktu 5 tahun masih tanggung jawab distributor, "Distributor atau pabrik bola lampunya yang bertanggungjawab," jelasnya.
 
Namun sayang, terkait lampu LPJ di sejumlah plosok terutama Tampaksiring yang sering dikeluhkan warga, Suamba mengatakan penambahan penerang tersebut akan bertahap. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Kejari Tabanan Teliti Barang Bukti Usai Geledah Kantor Dinkes

balitribune.co.id I Tabanan – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan mulai meneliti seluruh barang bukti yang disita dari hasil penggeledahan di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Ini dilakukan sebagai langkah persiapan sebelum tim penyidik melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi secara bergelombang terkait dugaan korupsi anggaran BBM dan makan minum tahun 2023-2025 di Dinkes Tabanan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Catus Pata Jadi Panggung Utama Buleleng Festival

balitribune.co.id I Singaraja - Setelah Lovina Festival, Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menggelar perhelatan akbar berupa Buleleng Festival (Bulfest). Saat ini Panitia Bulfest masih  terus mematangkan persiapan menjelang acara yang akan dibuka dalam tujuh hari ke depan. Hingga saat ini, progres persiapan fisik maupun teknis dilaporkan telah mencapai angka 95 persen.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran Lahan 3 Hektar Nyaris Hanguskan Pemukiman di Kubu

balitribune.co.id I Amlapura - Kebakaran lahan masih terus saja terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Kubu, Karangasem. Di Banjar Dinas Nusu, Desa Sukadana, Kubu, kebakaran lahan menghanguskan sekitar 3 hektar lahan perkebunan Mangga dan Jambu Mete milik warga setempat. Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, kejadian kebakaran tersebut terjadi pada Senin (10/8/2026) petang, sekitar pukul 18.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dishub Badung Ubah Pola Arus Keluar Puspem, MRLL Diuji Saat Jam Pulang ASN

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mulai menguji skema Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Rekayasa ini diberlakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terjadi saat jam pulang pegawai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.