Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ditemukan Banyak Pelanggaran, Angkutan Penumpang Diperiksa Lagi

Bali Tribune/ PELANGGARAN - Petugas gabungan menemukan banyak pelanggaran pada angkutan penumpang saat pemeriksaan di Gilimanuk Selasa lalu.
balitribune.co.id | Negara - Memasuki masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), intansi terkait kembali melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan penumpang baik local maupun antar pulau. Pemeriksaan dilakukan mulai perizinan, kelaikan kendaraan hingga kesehatan pengemudi termasuk test narkoba dan alkohol. Seperti pemeriksaan pada Selasa (24/4) di Gilimanuk, sejumlah pelanggaran berhasil ditindak.
 
Pemeriksaan terhadap angkutan penumpang Selasa lalu tersebut membuat pengemudi angkutan umum yang melintas di Gilimanuk gelagapan, namun tidak bisa menghindari pemeriksaan petugas. travel serta angkutan pariwisata dan angkutan local diarahakn masuk ke Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik. Seluruh kendaraan diperiksaan oleh tim gabungan yang terdiri dari Sat Lantas dan sat Narkoba Polres Jembrana, Kementrian Perhubungan, Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Pemkab Jembrana, kesehatan Polda Bali dan Dinas Kesehatan Jembrana.
 
Dari pemeriksa kelengkapan kendaraan, seperti kondisi rem, lampu-lampu, kelaksonya serta surat-surat kelengkapan berkendara seperti SIM, STNK, Keur, izin angkutan dan trayek, petugas kepolisian dan perhubungan mendapati banyak pelanggaran. Seperti bus AKAP yang terayeknya dari Jakarta sampai Banyuwangi, tetapi mengangkut penumpang sampai ke Denpasar. Ada pula bus AKAP yang tidak membawa izin trayek. Begitupula angkutan penumpang yang izinya khusus untuk pariwisata tetapi justru mengangkut penumpang umum dan sejumlah kendaraan keurnya sudah tidak berlaku.
 
Sampai pemeriksaan selesai dilakukan, ada 8 angkutan penumnpang yang melanggar dan ditilang. Sedangkan kendaraan yang digunakan dinyatakan masih laik jalan. Petugas kesehatan gabungan juga melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan pengemudi, mulai tensi, denyut jantung sampai tes narkoba dan alcohol. Bahkan sempat ada seorang sopir bus AKAP dicurigai mengkonsumsi Narkoba. Setelah dikonfirmasikan diketahui sopir tersebut habis mengkonsumsi obat karena sakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan dipastikan sopir yang diperiksa semuanya dalam kondisi sehat untuk mengemudikan kendaraan.
 
Kanit Patroli Satlantas Polres Jembrana Iptu Nyoman Yasa didampingi kepala UPPKB Cekik, I Ketut Iriana Waskita mengatakan pemeriksaan gabungan ini untuk memastikan kelaikan angkutan untuk menjamin keselamatan penumpang khususnya selama masa angkutan Nataru dan menjelang tahun baru. “Pemeriksaan ini kami lakukan bersama-sama instani terkait untuk mengecek kendaraan angkutan penumpang yang nelayani angkita wisata atau angkutan umum selama Nataru seperti AKAP, AKDP, pariwisata dan travel benar-benar lengkap dan laik jalan. Ini demi keselamatan penumpang,” ujarnya.
 
Menurutnya, kendaraan yang tidak laik jalan dipaksakan beroprasi atau karena kondisi sopir yang kurang sehat tetapi memaksanan diri mengemudi sangat berpotensi berakibat terjadinya kecelakaan lalu lintas. Pihaknya juga mengimbau pengusaha angkutan agar selalu memperhatikan kelaikan armadanya termasuk kesehatan pengemudinya. “Kita harapkan pengusaha angkutan agar selalu mengecek kondisi kendaraan yang dioprasikan. Begitupula sopir yang kondisinya kurang sehat agar jangan memaksakan diri mengemudi dan digantikan oleh sopir cadangan serta tetap tertib di jalan,” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Investasi Buleleng Melonjak 328 Persen, Tembus Rp287 Miliar pada Triwulan II 2026

balitribune.co.id I Singaraja - Iklim investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada pertengahan tahun 2026. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Buleleng, Realisasi investasi di Kabupaten Buleleng pada Triwulan II Tahun 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dengan nilai mencapai Rp287.017.403.738.

Baca Selengkapnya icon click

Prospek Kian Menjanjikan, Pemkab Bangli Targetkan Perluasan Kebun Kopi Kintamani hingga 350 Hektare

balitribune.co.id I Bangli - Prospek pasar yang terus membaik dan tingginya permintaan terhadap Kopi Arabika Kintamani mendorong Pemerintah Kabupaten Bangli menargetkan akan memperluas areal perkebunan kopi pada 2027. Melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP), perluasan kebun ditargetkan mencapai 350 hektar, meningkat dibandingkan realisasi perluasan pada 2026 yang mencapai 315 hektare.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sekda Suyasa Tekankan Disiplin dan Mental Juara bagi Calon Paskibraka Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Puluhan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Buleleng mulai menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan mengemban tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang. 

Baca Selengkapnya icon click

BPR Bank Daerah Bangli Luncurkan Kredit Investasi Emas, Tawarkan Suku Bunga Promo 8 Persen

balitribune.co.id | Bangli - Di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu dan fluktuasi pasar keuangan, investasi emas kembali menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai aset. Terlebih, investasi emas kini tidak lagi identik dengan modal besar. Ruang ini dimanfaatkan oleh PT BPR Bank Daerah Bangli dengan meluncurkan program investasi emas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemenag Bali Perkuat Sinergi Dorong Harmoni Umat dan Budaya Integritas

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya membangun komunikasi publik yang terbuka, memperkuat kerukunan umat beragama, serta menumbuhkan budaya integritas, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bali memperkuat kemitraan dengan insan media melalui kegiatan "Media Connect" 

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Klungkung Sebut Implementasi Perda Pengelolaan Rumah Kos Belum Optimal

balitribune.co.id I Semarapura - Implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Rumah Kos di Kabupaten Klungkung masih lemah. Lemahnya implementasi Perda tersebut dinilai berdampak pada belum optimalnya pendataan rumah kos sebagai dasar pengawasan penduduk nonpermanen. Dampaknya, banyak penduduk pendatang (duktang) di beberapa tempat kos yang tidak terdata. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.