Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diterjang Banjir Lahar, Jembatan Tukad Apad Sari Putus

PUTUS – Warga tampak berkerumun melihat jembatan menuju objek wisata Rumah Pohon putus diterjang banjir lahar, Minggu kemarin. Banyak kendaraan wisatawan yang berkunjung ke objek wisata tersebut tidak bisa keluar.

 BALI TRIBUNE - Hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah desa di Karangasem. Bahkan di Desa Batudawa Kaja, Kecamatan Kubu, banjir lahar hujan menerjang dan membuat jembatan penghubung menuju objek wisata Rumah Pohon, hanyut oleh derasnya banjir. Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini di lokasi kejadian, Minggu (6/1), banjir bandang tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Menurut warga sekitar, sebelumnya sejak pagi hari memang terjadi hujan lebat yang mengakibatkan banjir. “Dari pagi memang terjadi hujan sangat lebat. Nah sekitar pukul 14.00 Wita, terdengar suara gemuruh, kami bersama warga langsung mengecek ke sungai, ternyata suara gemuruh itu akibat adanya banjir bandang yang begitu besar,” ungkap I Wayan Putra, Klian Banjar Dinas Apad Sari, Desa Batudawa Kaja, di lokasi kejadian, kemarin. Dalam  hitungan menit, jembatan penghubung menuju objek wisata Rumah Pohon jebol dan hanyut terbawa terjangan banjir. Kondisi ini sempat membuat warga setempat panik lantaran baru kali ini terjadi banjir bandang begitu besar.  “Waktu kejadian tidak ada warga yang beraktivitas di sekitar sungai atau yang kebetulan melintas di jembatan tersebut. Sehingga beruntung tidak ada korban jiwa,” ucapnya. Sementara itu, saat kejadian disebutkannya kondisi di objek wisata Rumah Pohon memang sedang ramai pengunjung atau wisatawan. Kejadian ini juga cukup mengundang kepanikan wisatawan, lantaran akses jalan yang terputus itu merupakan satu-satunya jalan utama mereka keluar masuk ke objek wisiata Rumah Pohon.  “Banyak wisatawan atau pengunjung yang saat itu kebetulan sedang berwisata di Rumah Pohon panik dan kebingungan karena mereka terjebak tidak bisa ke mana-mana,” sebutnya. Dari informasi yang dihimpun koran ini, sedikitnya sebanyak 15 mobil wisatawan terjebak di Rumah Pohon dan tidak bisa keluar, sementara ratusan pengunjung atau wisatawan sudah berhasil dievakuasi ke tempat yang aman sesaat setelah banjir mereda. “Masih ada banyak mobil wisatawan dan motor yang terjebak di Rumah Pohon. Jadi kami tidak tahu kapan kendaraan wisatawan itu bisa dievakuasi karena jalannya putus seperti ini. Untuk itu kami memohon bantuan pemerintah agar segera dilakukan penanganan dengan membuat akses jalan darurat agar mobil yang berada di sana bisa segera dievakuasi,” pintanya. Dari pantauan koran ini, setelah banjir mereda, banyak warga berupaya membuka akses jalan darurat untuk pejalan kaki dan akses jalan sepeda motor. Namun itu sifatnya sementara karena banjir bandang susulan bisa terjadi kapan saja mengingat saat ini sedang musim hujan dengan curah hujan yang sangat tinggi.ags

wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.