Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diver Squad Bali Police Siap Pecahkan Rekor Dunia

Bali Tribune/ PENYELAM - Para penyelam Squad Bali Police siap memecahkan rekor dunia tampak foto bersama
balitribune.co.id | Singaraja - Perairan Pulau Menjangan menjadi awal perjalanan Diver Squad Bali Police sebelum menuju Manado, Sulawesi Utara dalam rangka memecahkan rekor menyelam dunia yang akan tercatat di buku Guinness World Record, yang akan diselenggaraakan Sabtu (3/8) mendatang.
 
Di hari terakhir latihan menyelam, Diver Squad Bali Police melakukan simulasi tentang pelaksanaan kegiatan yang akan dilakukan di kawasan Megamas, Manado.
 
Kapolda Bali Irjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Bali, Ny Barbara Golose dan Direktur Polairud Polda Bali Kombes Pol Hadi Purnomo, SH, MH langsung mengawasi simulasi tersebut.
 
Jenderal bintang dua ini memberikan instruksi melalui isyarat tangan untuk mengatur para penyelam agar menempati posisi dengan memegang tali yang sudah dipasang di dasar laut. Nantinya para penyelam akan membentangkan bendera Merah Putih ukuran raksasa.
 
Kapolda dan Ketua Bhayangkari Daerah Bali yang saat itu mengenakan baju selam warna orange membentangkan spanduk berisi tulisan Diver Squad Bali Police. Pembentangan spanduk tersebut sebagai tanda Diver Squad Bali Police siap berangkat ke Manado memecahkan rekor dunia. 
 
"Pembentangan spanduk di bawah laut Pulau Menjangan memberikan pesan bahwa kami (Diver Squad Bali Police-red) siap ke Manado meramaikan, menyukseskan dan memecahkan rekor dunia," kata Ny Barbara Golose.
 
Pulau Menjangan adalah pulau kecil terletak dalam kawasan Taman Nasional Bali Barat. Keindahan alam bawah laut Pulau Menjangan sangat digemari wisatawan domestik maupun mancanegara. Pecinta diving dan snorkeling pasti merasa puas melihat keindahan lukisan alam bawah laut pulau ini. Keelokan terumbu karang beserta ekosistem bawah laut kawasan Pulau Menjangan selalu menghipnotis wisatawan untuk selalu datang berkunjung.
 
Kapolda mengajak puluhan anggota Polda Bali yang telah selesai melaksanakan latihan menyelam agar memungut sampah plastik, puntung rokok dan sampah lainnya. Kemudian sampah-sampah tersebut dikumpulkan lalu dibawa untuk dibuang pada tempatnya.
 
"Sampah plastik menjadi permasalahan krusial yang harus menjadi perhatian dan tindakan nyata semua elemen masyarakat. Ini sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk memperhatikan dan memerangi bahaya yang ditimbulkan sampah plastik," kata Golose.
 
Selain itu, apa yang dilakukannya juga merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur Nomor 97 Tahun 2018 terkait pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai. Menjaga alam merupakan tugas dan kewajiban setiap orang. Tugas itu dimulai dari diri sendiri dengan melakukan hal yang paling sederhana dengan membuang sampah pada tempatnya dan membersihkan lingkungan sekitar.
 
"Mudah-mudahan apa yang kami lakukan memantik kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dan menjaga lingkungan sekitar bebas dari sampah plastik, terlebih di areal tempat ibadah dan tempat wisata," harapnya.
wartawan
redaksi
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.