Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DLHK Badung Temukan Proyek 'Caplok' Sempadan Jurang di Pecatu

SEMPADAN
CAPLOK SEMPADAN - Sebuah proyek hotel di kawasan Pecatu, Kuta Selatan diduga mencaplok sempadan jurang. Dugaan pelanggaran ini ditemukan DLHK Badung saat sidak Rabu (31/5).

BALI TRIBUNE - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung mengklaim telah mengantongi nama-nama perusahaan yang melakukan pelanggaran lingkungan. Setidaknya ada sepuluh perusahaan tengah dalam bidikan instansi ini karena ditenggarai melakukan pelanggaran lingkungan.
Salah satunya adalah sebuah proyek pembangunan hotel di kawasan Pecatu, Kuta Selatan. Proyek yang disebut-sebut milik PT. Bukit Nusa Harapan ini diduga 'mencaplok' sempadan jurang. Temuan dugaan pelanggaran diungkap langsung Tim Penyidik Lingkungan DLHK Badung saat sidak ke lapangan, Rabu (31/5) lalu.
“Salah satu yang sudah kami sidak adalah proyek milik PT BNH. Ada dugaan proyek itu melanggar, hanya saja saat kami turun tidak ada pemilik, jadi kami belum bisa mengorek keterangan terkait pelanggaran ini," kata Eka Merthawan selaku Kepala DLHK Kabupaten Badung, Kamis (1/6).
Nah, karena gagal menemui pemilik saat  turun ke lapangan, pihaknya berencana akan melakukan pemanggilan. "Senin depan kami akan panggil pemilik untuk dimintai klarifikasi,” katanya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa proyek ini telah mengantongi Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL/UPL). “Izin UKL/UPL nya ada, tapi pemilik tidak pernah melaporkan setiap tiga bulan sekali sesuai amanah Undang-undang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” terangnya.
Karena temuan di lapangan ada dugaan pencaplokan sempadan jurang, mantan Camat Kuta Selatan ini mengaku akan meminta pemilik menyesuaikan bentuk bangunan dengan  UKL/UPL yang telah dikeluarkan. Jika tidak maka izinnya bisa dicabut. "Kami beri dua pilihan, perbaiki fisik bangunan atau izin yang kami cabut," tegas Eka Merthawan.

wartawan
I Made Darna
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sisir Penerima Bansos Hingga ke Banjar-Banjar, Pemkab Jembrana Kerahkan Ribuan ASN

balitribune.co.id I Negara - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana tak lagi hanya berkutat di balik meja kantor. Mulai Jumat (10/7/2026), mereka turun langsung menyusuri desa, lingkungan, hingga banjar-banjar untuk mendata dan memverifikasi kondisi masyarakat. Misi yang diemban bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan memastikan bantuan sosial benar-benar diterima warga yang berhak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.