Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dorong “Negara Sepakbola” Berkompetisi di Bali

Bali Tribune/ DIRESMIKAN – Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta menekan tombol serine tanda diresmikannya keberadaan Kampung Bola Desa Kutuh, Minggu malam lalu.
balitribune.co.id | Mangupura  - Kementerian Pemuda dan Olahraga akan menyiapkan event guna mendorong negara-negara yang sepakbolanya maju untuk berkompetisi di Bali, khususnya di Kampung Bola Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
 
“Dengan diresmikannya tempat ini maka Desa Kutuh telah dibranding sebagai kampung bola. Tugas Kementerian Pemuda dan Olahraga adalah menyiapkan event-nya dengan mendatangkan pesepakbola luar negeri berkompetisi di sini,” ucap Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta usai meresmikan Kampung Bola Desa Kutuh, Minggu (16/6) malam.
 
Raden Isnanta mengatakan, dengan dibangunnya Kampung Bola di Desa Kutuh ini, maka keberadaannya akan sangat menunjang keberhasilan program sport tourism, dan kementerian yang lain sesegera mungkin menyiapkan sarana dan prasarananya.
 
 Tidak saja mendorong negara sepakbola berkompetisi di Bali, pihaknya juga akan merintis banyak turis datang ke Pulau Dewata khususnya Kampung Bola untuk belajar bola.
 
“Bali memang potensial pemain bola, tidak saja seniman. Putu Gede, Komang dan lainnya telah muncul sebagai pesepakbola nasional. Banyak talenta-talenta sepakbola nasional berasal dari Bali. Kemenpora akan mendorong kedatangan turis ke Bali dengan menggelar berbagai event sepakbola,” ujarnya.
 
Ia juga menilai Kampung Bola yang digagas Go Bola Bali adalah sebuah event terbaik dan satu-satunya di Indonesia dengan membranding suatu tempat dengan sepakbola dikolaborasi dengan pariwisata. Ini sangat positif karena ada pembinaan olahraga dan sport tourism.
 
“Selama ini industri sepakbola masih kuat di negara-negara besar, padahal Indonesia peminatnya untuk sepakbola urutan kedua terbesar di dunia. Nah sekarang Badung telah memiliki tempat dengan harapan negara-negara lain datang ke sini, dan ini telah diuji cobakan tahun lalu dengan event Badung IFC yang tarafnya internasional dan melibatkan 12 negara,” kata Isnanta.
 
Sementara itu, owner Go Bola Bali, I Gusti Agung Putu Nuaba menambahkan, memang Kampung Bola sangat tepat menyasar ke sport tourism terutama untuk event yang digelarnya yakni usia muda.
 
“Kami telah menggelar kejuaraan sepakbola untuk usia 12 tahun dan 15 tahun pada musim lalu dan sukses, rencananya kami tahun ini atau awal tahun depan bakal menggelar kejuaraan sama di kampung bola ini,” tukas Nuaba.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.