Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dosen ITB STIKOM Bali Bantu ‘Percantik’ Komik Lontar Griya Ulah Sidemen

Bali Tribune/ FOTO BERSAMA - Para dosen ITB STIKOM Bali, IGKG Puritan Wijaya (depan palin kanan) dan Ida Bagus Jelantk (baju hijau, deret belakang), Camat Sidemen Agung Surya Jaya (baju merah) dan dosen Unhi I Gusti Ngurah Alit Saputra (depan, paling kiri) foto bersama memperlihatkan Komik Lontra Griya Ulah.
balitribune.co.id | Denpasar - Tim Pengabdian masyarakat ITB STIKOM Bali yang diketuai oleh IGKG Puritan Wijaya ADH, S.Kom., MMSI kembali berhasil melaksanakan pengabdian masyarakat sebagai salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi  bekerja sama dengan Kemenristek Dikti dengan skema hibah Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah atau PPPUD dengan nama kegiatan adalah PPPUD Pengembangan Ragam Produk dan Eduwisata Komik Lontar Desa Sidemen, Karangasem, Bali. Komik Lontar ini menjadi salah satu produk unggulan daerah Karangasem khususnya kecamatan Sidemen, hal ini dibenarkan oleh Camat Sidemen A.A Made Agung Surya Jaya, S.Sos. 
 
Dalam hibah ini mitra yang diberikan bantuan adalah Komik Lontar Griya Ulah milik Ida Bagus Jelantik Artanawa yang berada di kecamatan Sidemen yang bergerak dalam bidang kerajinan komik lontar. 
 
Tim pelaksana hibah PPPUD ini terdiri dari ketua IGKG Puritan Wijaya ADH, S.Kom., MMSI dengan anggota yaitu Luh Made Yulyantari, S.Kom., M.Pd., I Gusti Ayu Desi Saryanti, S.Kom., MMSI dan satu orang anggota yang merupakan hasil kolaborasi antar perguruan tinggi yaitu Universitas Hindu Indonesia Denpasar yaitu I Gusti Ngurah Alit Saputra, S.Sos., M.Si.
 
Menurut IGKG Puritan Wijaya ADH, S.Kom., MMSI,  pada tahun pertama ini (2019) Tim Pengabdian ITB STIKOM Bali memberikan bantuan berupa perbaikan tempat kerja, pemberian alat-alat produksi komik lontar seperti alat untuk menulis dan menggambar pada lontar (pengerupak), pemotong lontar, tempat penyimpanan lontar, lemari untuk memajang hasil lontar yang semuanya mendukung kinerja mitra. Kemudian membantu pengurusan izin usaha komik lontar agar berbadan hukum dam membantu  mendesain logo usaha. 
 
“Selain itu, kami juga mengadakan pelatihan-pelatihan untuk peningkatan pengetahuan  mitra seperti pelatihan penyimpanan komik lontar yang bekerja sama dengan UPT Lontar Fakultas Ilmu dan Budaya Universitas Udayana, pelatihan  karakter dan tokoh cerita budaya Hindu Bali untuk peningkatan ragam produk komik lontar, serta pelatihan penggunaan sistem inventori untuk pengelolaan bahan baku dan produk-produk  Komik Lontar Griya Ulah,” kata Puritan Wijaya. 
 
Lebih jauh Puritan Wijaya menjelaskan,  mitra sangat antusias dalam kegiatan seperti pelatihan yang dilakukan ke Pusat Kajian lontar di UPT Lontar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana. Mitra memperoleh banyak ilmu dalam proses penyimpanan dan konservasi lontar. Selain itu, pelatihan karakter dan tokoh cerita budaya Hindu Bali juga disambut baik oleh mitra dan dijadikan inspirasi dalam mengembangkan ragam produk komik lontar. Terakhir, pelatihan penggunaan sistem inventori dan pemberian sistem inventori kepada mitra diharapkan dapat memperbaiki manajemen stok barang yang sebelumnya tidak dilakukan dengan baik oleh mitra.
 
Ida Bagus Jelantik Artanawa selaku mitra sekaligus pemilik dari usaha Komik Lontar Griya Ulah mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. 
 
“Mulai dari inspirasi ragam produk, penyimpanan, penambahan alat kerja dan perubahan suasana kerja, serta manajemen stok. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus terselenggara, sehingga usaha rakyat seperti Komik Lontar Griya Ulah dapat berkembang menjadi penyokong perekonomian desa khususnya Sidemen dan prekonomian Bali secara umum,” kata Ida Bagus Jelantik Artanawa, seperti diulang Puritan Wijaya.(u)
wartawan
Redaksi
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.