Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DPRD Tabanan Panggil BKD dan Inspektorat

Pemkab Tabanan
KETERANGAN – Komisi I DPRD Tabanan memanggil Ketua BKD dan Inspektorat Tabanan, kemarin.

Tabanan, Bali Tribune

Menindaklanjuti pengakuan pelaku pembuat SK bodong, Dewa Adnyana, yang sudah membuat 11 SK bodong pegawai kontrak di Pemkab Tabanan, Komisi I DPRD Tabanan memanggil Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Inspektorat Tabanan untuk dimintai keterangan Selasa (17/5).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Komisi I Putu Eka Nurcahyadi mengucapkan apresiasi terhdap pihak kepolisian yang telah berhasil menangkap pelaku pembuat SK bodong. Dirinya mendorong kepolisian segera mengungkap pengakuan dari pelaku. “Kita harap polisi bekera maksimal mengungkap pengakuan pelaku yang sudah membuat 11 SK bodong,” kata Eka.

Menurutnya, kalau memang pelaku telah membuat 11 SK bodong berarti ada 9 SK bodong yang masih “berkeliaran” karena baru dua SK bodong kemarin yang terungkap. Dirinya meminta kepada BKD untuk mensinkronkan data pegawai yang ada di seluruh SKPD di Pemkab Tabanan.

Menurut Eka, permintaan tersebut hanya ditindaklanjuti setengah hati oleh pihak BKD, karena surat yang dikirim sekitar bulan lalu, sampai saat ini data tersebut belum rampung, seharusnya kalau dikerjakan dengan maksimal dua minggu aja sudah ada hasil.

“Kemarin kita sudah mengirim surat ke BKD untuk medata pegawai di tiap SKPD, tapi kayaknya surat kami hanya ditindaklanjuti setengah hati. Kami minta data lengkap masak cuma segini diberikan datanya dan banyak yang kosong lagi,” ucapnya kecewa.

Eka meminta kepada BKD segera mengusut tuntas persoalan ini, dan segera mengecek data pegawai di setiap SKPD agar balance. Selain itu, dia menyoroti lemahnya sistem perekrutan pegawai kontrak di Tabanan, sehingga ada oknum bermain memanfaatkan kelemahan ini. Ke depan ia minta sistem pengangkatan pegawai kontrak harus jelas, dan perlu dibuat payung hukumnya minimal Perbub.

Sementara itu Sekretaris BKD Tabanan Ketut Nuada berjanji segera melakukan kroscek dan meminta seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan untuk memberikan data jumlah pegawai kontrak yang ada di SKPD nya. Nuada menambahkan, dalam melakukan kroscek itu perlu waktu, karena banyaknya jumlah pegawai kontrak di Pemkab Tabanan.

Terkait sistem pengangkatan pegawai kontrak, Nuada mengatakan akan membuat payung hukum yang jelas, karena untuk saat perekrutan pegawai belum memiliki payung hukum yang jelas. “Nanti akan mengirim surat ke semua SKPD apabila SKPD membutuhkan tenaga kontrak harus ada kajian dalam pengangkatan karena selama ini tidak ada payung hukum,” ucapnya.

Sekretaris Inspektorat Tabanan Nyoman Dalem Soka Arta mengatakan, dalam penerimaan pegawai kontrak, pihaknya tidak tahu karena memang tidak dilibatkan. Namun jika BKD memerlukan bantuan dalam melakukan kroscek pegawai kontrak, pihaknya siap membantu. Karena Inspektorat punya sistem IT yang memudahkan dalam melakukan kroscek.

“Kalau pemeriksaan secara manual itu memang sulit dan perlu waktu lama, tapi kalau dengan sistem komputerisasi itu akan lebih mudah dan cepat, jika data sudah dimasukkan dan ada nama atau nomor yang ganda akan langsung muncul,” ujarnya.

wartawan
Arta Jingga
Category

Antisipasi Premanisme, Personel Polres Badung Sisir Kawasan Mengwi

balitribune.co.id I Mangupura - Polres Badung melalui Sat Samapta Unit Turjawali melaksanakan kegiatan Patroli Biru (Blue Light Patrol) dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Senin (6/4/2026) malam.

Kegiatan ini menyasar wilayah hukum Mengwi, khususnya jalur rawan dan objek wisata, guna mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas seperti C3 (Curat, Curas, dan Curanmor), premanisme, serta kejahatan jalanan.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Pipa Bawah Laut di Badung Terkendala Izin Jalan Nasional

balitribune.co.id I Mangupura - Penyelesaian proyek jaringan pipa bawah laut di Kabupaten Badung masih menunggu satu izin krusial terkait pemanfaatan jalan nasional. Meski pemasangan pipa telah mencapai kawasan Bypass Ngurah Rai, proses akhir belum dapat dilakukan sebelum izin koneksi diterbitkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 10 April, Pemkot Denpasar Terapkan WFH Setiap Jumat

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat, yang akan dimulai pada 10 April 2026. 

Kebijakan ini merujuk pada arahan pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan fleksibilitas kerja, serta tertuang dalam Surat Edaran Walikota Denpasar Nomor B/000.8.3/602/SETDA Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.