Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Atlet Dancesport Bali Jawara di Malaysia

Bali Tribune/ Pedansa Aditya dan Archisya
balitribune.co.id | Denpasar - Dua atlet dancesport Bali yakni pasangan I Gusti Ngurah Aditya Surya Bayu dan Ni Putu Archisya Anandari Wandhira menunjukkan kelasnya ketika tampil di event internasional bertajuk Kuala Lumpur Dance Championship 2019.
 
Di kejuaraan yang diikuti pedansa tangguh dari beberapa negara di Asia Tenggara dan berakhir Sabtu (10/8) malam lalu, pasangan Aditya-Archisya meraih peringkat pertama.
 
"Jadi duet Adit dan Cisya berhasil menempati peringkat pertama di kategori amateur rising star. Penampilan keduanya membuat juri memberikan poin tinggi untuk pedansa Bali ini karena gerak serta tekniknya  dinilai sangat apik," ucap Ketum Pengprov IODI Bali, Ni Made Suparmi, Senin (12/8).
 
Bahkan, Adit dan Cisya mengalahkan couple atau pasangan dari negara yang perkembangan dancesportnya mentereng di Asia Tenggara, seperti Singapura, Philipina, Hong Kong serta tuan rumah Malaysia.
 
"Jadi khusus untuk keduanya, saya rasa modal yang bagus untuk menatap Pra-PON. Dan kami optimis Adit dan Cisya bisa memberikan yang terbaik untuk Bali nanti," tegas Suparmi.
 
Selain duet Adit dan Cisya, di Malaysia itu Bali mengutus tiga pedansa. Seorang lagi yakni atas nama I Kadek Toh Jiwantara Putra yang turun di kategroi solo, berhasil masuk babak final dan menduduki peringkat 5 besar dari 40 pedansa yang tampil.
 
Diungkapkan Suparmi, selain di Malaysia ini, sebenarnya event luar negeri juga berbarengan penyelenggaraannya yakni di Singapura juga. Di Singapura itu, dua pedansa Bali ikut serta yakni Bagus Made Subawa Dana dan Ni Wayan Diva Maharani dengan pencapaian peringkat 4.
 
"Tampilnya para pedansa Bali di event internasional ini memang sangat baik untuk persiapan menghadapi Pra-PON. Kami optimis bisa meloloskan pedansa ke PON 2020 dan memberikan medali emas untuk Bali," tandas Suparmi.(u)
wartawan
Djoko Purnomo
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.