Dua Hari Berturut-turut, Bangli Catatkan Kasus Meninggal Covid-19 | Bali Tribune
Bali Tribune, Kamis 15 April 2021
Diposting : 7 March 2021 21:14
A.A. Samudra Dinata - Bali Tribune
Bali Tribune / Petugas mengevakuasi jenasah terkonfirmasi positif Covid-19.

balitribune.co.id | Bangli - Bangli kembali mencatat pertambahan kasus kematian akibat Covid-19. Dua hari Berturut-turut, warga Bangli terkonfirmasi meninggal dunia. Warga tersebut meninggal dalam penanganan di rumah sakit. Tercatat 68 kasus kematian di Bangli dan sebanyak 91 orang warga Bangli masih mendapat perawatan. Sementara total kasus di Bangli tembus 1.873 kasus.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, I Wayan Dirgayusa mengatakan, dua hari terakhir tercatat dua warga meninggal dunia.

Kasus pertama warga Kelurahan Kawan, Bangli. Perempuan berusia 90 tahun meninggal dalam perawatan di RSU Bangli pada Sabtu (6/3).

Yang bersangkutan masuk rumah sakit pada 25 Februari lalu. Selang sehari dilakukan uji Swab dan hasil positif Covid-19. Beberapa hari mendapat perawatan intensif, pasien tersebut dinyatakan meninggal dunia. "Untuk jenasah telah di kremasi kemarin (6/3), untuk evakuasi dilakukan oleh tim BPBD," jelasnya Minggu (7/3).

Selanjutnya, warga Desa Bayung Cerik, Kecamatan Kintamani. Pria berusia 53 tahun tersebut mendapat perawatan di RSU Sanjiwani, Gianyar. Pasien tersebut menjalani uji Swab pada Jumat (5/3) lalu. Kemudian hasil pemeriksaan positif Covid-19. Hanya saja nyawa yang bersangkutan tidak tertolong. "Pasien ini terkonfirmasi meninggal dunia," sambungnya.

Wayan Dirgayusa menambahkan, jenasah warga Bayung Cerik tersebut telah dikubur di Setra adat setempat. "Hari ini (7/3) jenasah telah dikuburkan," kata mantan Camat Kintamani ini.

Hukum & Kriminal

Terpopuler