Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Pedansa Bali Ikut Kompetisi

Ni Made Suparmi

Denpasar, Bali Tribune

Pengprov Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Bali mengirim dua atlet dansa Hiphop ke kompetisi The Dance Icon Indonesia II, di Jakarta Minggu (3/4) mendatang. Gelaran ini diadakan di studio salah satu televisi swasta nasional. Bahkan, keduanya kini masuk sembilan besar dan berjuang untuk lolos ke babak berikutnya.

Kedua pedansa itu, kata Ketua Umum IODI Bali Ni Made Suparmi yakni Missa dan Yehuda, yang merupakan peraih medali emas Porprov Bali 2015 di Buleleng.

“Pedansa kami sudah mulai bertanding sejak 6 Maret lalu dan kini sudah masuk sembilan besar. Mereka sudah hampir sebulan dikarantina di sana. Selama sebulan mereka sudah empat kali menjalani babak penyisihan,” ujar Suparmi.

Sekarang, lanjut dia, kedua pedansa Bali itu bakal kembali berjuang untuk mengikuti babak selanjutnya. Karenanya Suparmi mohon dukungan supaya mereka bisa melaju ke babak selanjutnya dengan cara: ketik DI (spasi) BOOGIE kirim ke 97288.

“Keberhasilan mereka selain tergantung pada diri sendiri juga tergantung dari dukungan masyarakat Bali,” ungkap Suparmi di Denpasar, Rabu (30/3).

Suparmi menyatakan, perjuangan mereka sampai melaju ke sembilan besar sangat luar biasa, mengingat di nomor hiphop persaingannya super berat. Apalagi sudah masuk sembilan besar, dipastikan persaingan semakin ketat dan berat mengingat atlet yang lolos ke babak sembilan besar ini berasal dari Yogyakarta, Surabaya, Jakarta, Manado, Ambon, Sulsel, Bandung, dan Bali sendiri.

“Dari semua provinsi itu kualitas atlet dari Yogyakarta, Manado dan Bandung berat. Karena secara skill individu mereka bagus dan akan menjadi lawan berat, meski. Begitu Bali tetap optimis dan bakal berjuang meraih hasil terbaik. Karena peserta Bali mempunyai keunikan yang bisa diandalkan. Semoga mereka bisa memenuhi target masuk lima besar. Namun kalau bisa sampai ke final,” harapnya.

Semantara Manajer Tim Jimmy Lumintang berpesan supaya mereka selalu semangat, karena keberasilan tergantung pada diri sendiri. selain dari semangat, prestasi juga diraih tergantung garis tangan, jika potensi, semangat, maka akan mampu mencapai prestasi terbaik.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Status Lahan Enam Hektare PT Sarana Buana Handara

balitribune.co.id | Denpasar - Rapat dengar pendapat Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali bersama PT Sarana Buana Handara di Gedung DPRD Bali, Rabu (4/2), berlangsung panas. Fokus utama rapat mengerucut pada kejelasan status lahan seluas enam hektare yang selama puluhan tahun telah ditempati dan dikuasai masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.