Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Siswa Tenggelam di Bendungan, Satu Tewas

Bali Tribune/ TENGGELAM - Proses evakuasi jenazah salah seorang korban I Kadek Wirasatya Birangga (12) siswa kelas VII SMP Negeri 1 Melaya yang tenggelam di Bendungan Palasari Melaya.
Balitribune.co.id | Negara - Bendungan Palasari di Desa Ekasari, Kecamatan Melaya kembali memakan korban jiwa. Kali ini dua orang siswa tenggelam saat mancing. Satu orang ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa, dan seorang lainnya hingga kini belum ditemukan. Kondisi air yang keruh menyulitkan pencarian korban.
 
Belajar di rumah yang diberlakukan setelah merebaknya virus corona sejak Senin (16/3), justru tidak sepenuhnya diisi dengan aktivitas mengerjakan tugas-tugas pelajaran yang diberikan secara online. Tidak sedikit siswa yang justru menjadikan libur sekolah ini untuk beraktivitas dan bepergian keluar rumah. Seperti yang dilakukan delapan siswa asal Melaya, di saat upaya pencegahan penularan virus corona dengan pembatasan berpergian ke luar rumah, justru malah pergi mainan ke Bendungan Palasari.
 
Aktivitas bermain kedelapan siswa SMP ini justru berakhir naas. Dua orang di antaranya tenggelam. Kordinator Pos SAR Jembrana, I Komang Sudiarsa dikonfirmasi Selasa (17/3), mengatakan kejadian tenggelamnya dua pelajar ini berawal saat kedelapan siswa ini bermain di atas dinding waduk Bendungan Palasari sekitar pukul 12.00 Wita, salah seorang korban, I Kadek Wirasatya Birangga (12) siswa kelas VII SMP Negeri 1 Melaya asal Banjar Sumbersari, Desa Melaya terjatuh di pintu pembuangan air waduk.
 
Mengetahui temannya terjatuh dan tidak bisa berenang, salah seorang temannya, I Kadek Arta Ekaputra (16) siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Melaya menceburkan diri ke dalam waduk. Namun justru korban yang hendak menolong tetangganya itu ikut tenggalam pada kedalaman air mencapai 5 meter. Kejadian ini dilaporkan oleh teman-temannya ke Satpam Bendungan dan diteruskan ke Bhabinkamtibmas setempat. Setelah mendapat laporan, satpam dan Bhabinkamtibmas langsung melakukan pencarian di lokasi.
 
Korban I Kadek Wirasatya Birangga lebih dulu ditemukan oleh warga yang melakukan pencarian. “Korban ditemukan di bawah permukaan air oleh warga dan saat ditemukan kondisinya sudah meninggal,” satpam di bendungan itu.
 
Sedangkan temannya, I Kadek Arta Ekaputra hingga Selasa malam belum ditemukan. Pihaknya dengan mengerahkan personel rescue melakukan penyelaman, namun kondisi air waduk yang keruh menghambat pencarian.  “Airnya keruh sehingga jarang padang sangat terbatas,” ungkapnya.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Bupati Karangasem Cek Langsung Ruas Jalan Penginyahan-Munti Desa dan Bantas-Br. Dukuh

balitribune.co.id I Amlapura - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam membangun infrastruktur yang berkualitas kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan, Rabu (20/5/2026), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.