Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Duh, Bali United Imbang Lagi

Pelatih Bali United, Hans Peter Schaller (tengah), dan Irfan Bachdim (kanan) saat memberi keterangan pers seusai ditahan imbang tanpa gol PBFC, Senin (13/02/2017) malam. (nom)

Gianyar, Bali Tribune

Peluang tuan rumah Grup D Piala Presiden 2017, Bali United, semakin tipis untuk lolos ke babak delapan besar setelah Senin (13/02/2017) malam hanya bermain imbang tanpa gol melawan Pusamania Borneo FC (PBFC) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.

Dari dua kali laga, Bali United baru mengemas dua poindari dua kali seri di bawah pemuncak klasemen sementara Sriwijaya FC yang mengemas empat poin setelah di pertandingan sebelumnya menang 2-1 atas Barito Putera. Piala Presiden dibagi dalam lima grup. Masing-masing juara grup ditambah tiga runner up terbaik lolos ke delapan besar. Agar lolos ke delapan besar, Bali United harus memenangkan pertandingan melawan Barito Putera, Sabtu (18/02/2017) mendatang.

Dipimpin wasit Prasetyo Hadi dari Surabaya, para pemain Bali United langsung menggedor pertahanan PBFC. Dengan menurunkan Irfan Bachdim sebagai striker, Bali United berharap dapat meraup poin sempurna di laga ini. Beberapa peluang didapat lini depan Bali United seperti Irfan Bachdim dan Marcos Abel Flores. Namun sayang, skuad Hans Peter Schaller ini masih belum mampu menjebol gawang PBFC. Sejumlah peluang terbuang percuma dan tidak bisa dikonversikan menjadi gol.

Di kubu PBFC, mendapat tekanan bertubi-tubi dari anak-anak Serdadu Tridatu, mereka mencoba memperkuat lini pertahanan. Kendati demikian, sesekali anak asuh dari pelatih Ricky Nelson itu melakukan tusukan berbahaya ke jantung pertahanan Bali United. Namun hingga babak I usai, kedua tim belum mampu mencetak gol. Kedudukan imbang, 0-0. Di babak kedua, dengan dukungan sekitar 20 ribu penonton, anak-anak Serdadu Tridatu terus tampil menekan.

Beberapa kali tusukan berbahaya terjadi di rusuk kiri pertahanan PBFC. Namun kokohnya pertahanan yang digalang para pemain PBFC membuat gawang yang dijaga Wawan Hendrawan masih aman dari kebobolan. PBFC yang di babak pertama menerapkan strategi bertahan agar tidak kebobolan, mengubah strategi permainan di babak kedua. Mereka mulai berani bermain terbuka untuk memancing pemain Bali United keluar dari daerah pertahanannya.

Strategi ini nyaris membuahkan hasil ketika pemain berbahaya PBFC, Reinaldo Elies Da Costa mendapatkan peluang membobol gawang Bali United yang dikawal I Made Wardana. Namun sayang tendangannya hanya melambung beberapa centimeter di atas mistar gawang. Hingga babak kedua usai, kedua kesebelasan tetap bermain tanpa gol. Usai pertandingan, pelatih PBFC mengaku puas dengan hasil imbang tersebut. Hal ini, kata dia, patut disyukuri.

“Kami terus digempur tapi tidak kebobolan,” kata dia. Menghadapi Sriwijaya FC di laga pamungkas fase penyisihan grup, Ricky mengaku buka laga mudah. Menurutnya, lawan paling berat di Grup D adalah Sriwijaya FC. Sementara, pelatih Bali United, Hans Peter Schaller, mengakui peluang ke babak berikutnya masih ada meski tidak akan mudah mendapatkannya. Kuncinya, lanjut dia, adalah Bali United harus memenangi laga pamungkas kontra Barito Putera.*

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Terpukau Goyangan Artis saat Konser Festival Semarapura, Warga Tak Sadar Tas Gendong Dirobek Begal

balitribune.co.id I Semarapura - Nasib kurang beruntung dialami Ketut Gde Bagus Putra Pande Dwiyasa (19) asal Dusun Pangi Kawan, Desa Pikat  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung saat menyaksikan konser Festival Semarapura, Jumat (1/5/2026) malam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Catat Ada 45,43 Hektare Kawasan Kumuh di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mencatat masih adanya kawasan kumuh seluas 45,43 hektare di wilayahnya, termasuk di pusat pariwisata Kuta yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional.

Data tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 39/0421/HK/2025 tertanggal 7 November 2025 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.