Diposting : 10 April 2020 05:34
Redaksi - Bali Tribune
Bali Tribune / Manajemen BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) menerima kunjungan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) utusan Provinsi Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa, pada Rabu (8/4) di Kantor BPR Lestari Bali di bilangan Teuku Umar Denpasar.

balitribune.co.id | Denpasar - Manajemen BPR Lestari Bali (member of Lestari Group) menerima kunjungan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) utusan Provinsi Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa, pada Rabu (8/4) di Kantor BPR Lestari Bali di bilangan Teuku Umar Denpasar. Dalam kunjungan ini senator diterima oleh Pribadi Budiono, Direktur Utama ; Ibu Luh Ketut Citarasmini, Direktur Kepatuhan serta Ibu Made Tutik Sri Andayani Direktur Bisnis.

Dalam kunjungan yang berlangsung sekitar 2 jam ini, Arya Wedakarna menyampaikan bahwa saat ini banyak masyarakat terutama di Bali menurun daya belinya. Sektor pariwisata paling merasakan dampak dari pandemi virus COVID-19, banyak yang kehilangan penghasilan. “Saya sudah bertemu dengan beberapa finance, saat ini hal yang tepat dilakukan adalah memberikan relaksasi kredit kepada masyarakat yang terdampak ekonominya” tuturnya.

Dalam kesempatan ini Pribadi Budiono juga menyampaikan bahwa dampak pandemic virus COVID-19 ini sudah kami mulai antisipasi sejak bulan Januari 2020, nasabah kami akan banyak yang kena”. Jadi yang dilakukan oleh tim kami adalah menawarkan restrukturisasi dan relaksasi kredit terutama bagi nasabah dari sektor pariwisata yang paling kena dampaknya.” ungkap Pribadi.

Menjawab pertanyaan Arya Weda mengenai apa saja yang dilakukan BPR Lestari Bali mengenai relaksasi kredit, Pribadi Budiono mengatakan, kami juga lakukan penyisiran para debitur yang paling terdampak untuk dilakukan restrukturisasi kreditnya. “Kami punya tujuan agar debitur kami selamat”, imbuh Pribadi.

Selain melakukan relaksasi kredit kepada debiturnya, BPR Lestari Bali juga tetap menjaga likuiditas perbankannya. Saat ini likuiditas BPR Lestari Bali dalam kondisi yang baik, dengan angka LDR 66%. “Jadi kurang lebih sekitar 2 Triliun liquidity reserve dan 300 Miliar antar bank yang standby untuk mengcover pencairan sewaktu-waktu dari nasabah. Nasabah pun tidak perlu khawatir karena dana yang ditempatkan di BPR Lestari Bali aman karena dijamin LPS dengan nominal 2 Miliar per nama sesuai bunga penjaminan yang ditetapkan”, tutup Pribadi.