Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dukung Program KUR, Bupati Sanjaya Berharap Potensi Pertanian Tabanan Makin Berkembang Pesat

Bali Tribune / RAKOR - Rapat Koordinasi KUR Bank BPD Bali sekaligus penandatanganan kerjasama antara BPD Bali dan Perusda Dharma Santhika dan Kelompok Tani, Jumat, (10/2) di Prime Plaza Hotel, Sanur.

balitribune.co.id | Tabanan - Kebijakan Pemerintah yang wajib menyalurkan 60 Persen Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada sektor produksi khususnya Pertanian dan UMKM, sontak membawa angin segar bagi Tabanan. Mengingat, Kabupaten Tabanan melalui Bupati I Komang Gede Sanjaya, berkomitmen mempertahankan sektor pertanian dan memberdayakan UMKM untuk menggairahkan pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

 

Hal ini disampaikan Bupati Sanjaya saat menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi KUR Bank BPD Bali sekaligus penandatanganan kerjasama antara BPD Bali dan Perusda Dharma Santhika dan Kelompok Tani, Jumat, (10/2) di Prime Plaza Hotel, Sanur. Untuk itu, Bupati Sanjaya sangat mengapresiasi sekaligus memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya bagi pihak penyalur ataupun penjamin atas kinerjanya, dimana penguatan ekonomi melalui UMKM dan Pertanian merupakan komitmen Pemkab Tabanan.

Dalam Rakor yang dihadiri oleh Pj. Bupati Buleleng, Dirut BPD Bali beserta jajaran, Kepala Otoritas Keuangan Regional VIII, Sekda se-Bali dan pemangku kepentingan lainnya tersebut, Sanjaya juga menyatakan, berbicara mengenai perekonomian maka tidak bisa melepaskan diri dari sebuah fakta, bahwa dunia saat ini telah jauh berubah dan terus bergerak sedemikian cepatnya. Perubahan dunia yang semakin cepat ini dikatakan sejalan dengan prinsip kapitalisme sebagaimana kekhawatiran Bapak proklamator Bung Karno.

"Beliau mengingatkan, bahwa seharusnya kita mengupayakan secara sungguh-sungguh untuk bisa berdiri diatas kaki sendiri, berdiri diatas prinsip-prinsip nasionalisme dan kemanusiaan. Tentu kita tidak bisa membayangkan disaat era globalisasi ini, dimana seorang petani, seorang marhaenisme harus berhadapan dengan kekuatan pertanian global yang memiliki kekuatan kapitaslisme. Ini perlu menjadi kewaspadaan kita semua," tegas Sanjaya.

Pada titik ini selaku pemerintah, Sanjaya menegaskan bahwa pemerintah harus mengambil posisi dan tugas yang jelas dalam memberdayakan dan memperkuat para petani serta masyarakat ekonomi lemah. Selain itu, pada prinsipnya inilah Sanjaya memandang pemberian KUR merupakan sebuah langkah cerdas dari pemerintah dalam rangka meningkatkan akses pada sektor UMKM yang disalurkan melalui lembaga keuangan, salah satunya adalah BPD Bali.

Disamping memberikan apresiasi yang tinggi, Sanjaya juga sependapat, bahwa program KUR sangat memperkuat permodalan usaha sebagai penguatan UMKM. Sanjaya bisa membayangkan kedepannya jika KUR ini dapat tersalurkan dengan baik, maka UMKM akan menjadi kekuatan yang sangat luar biasa dalam membangun pondasi pembangunan ekonomi nasional maupun daerah.

"Maka dari itu, mari kita bersama-sama membangun Bali ini dengan Pola Pembangunan Semesta Berencana, semesta itu mengandung makna menyeluruh tengah, hulu dan hilir, dan berencana memiliki arti bertahap. Ini sebuah ideologi, maka dari itu, ayo kita sama-sama sekarang dan saya apresiasi sekali dari pihak Kementerian, Provinsi, BPD dan BI serta pihak lainnya, sama-sama membangun rakyat kita khususnya yang paling bawah, mulai dari UMKM dan Petani. Apalagi Tabanan adalah penduduknya mayoritas bergerak di sektor pertanian," imbuh Sanjaya.

Dirut BPD Bali I Nyoman Sudharma mengatakan, sebagaimana arahan pemerintah pusat, bahwa KUR wajib disalurkan 60 persen di sektor produksi. Tentu di sektor produksi ini harapannya pemerintah dan ekosistem yang dibuat dapat membantu penyediaan sektor pangan yang saat ini tentunya di Indonesia ada inflasi melebihi asumsi yang ditetapkan di APBN dan termasuk di Bali.

"Pemerintah juga telah memberikan stimulus kepada dunia usaha termasuk UMKM, selaras dengan undang-undang cipta kerja, diharapkan UMKM bisa menjadi pendorong pertumbuhan perekonomian secara luas. Di tahun 2022 pertumbuhan perekonomian Indonesia mencapai hampir 5 persen, Bali diatas 6 persen, dan ada satu PR kita sama-sama yaitu inflasi di Bali masih diatas inflasi Nasional," ungkap Sudharma.

Untuk itu pihaknya berharap, seluruh jajaran bersama-sama menciptakan ekosistem master pangan. "Maka kami bersama berkolaborasi mencari bibit bibit untuk membuat master-master lain, tentunya di Bali dalam rangka mendorong kapasitas UMKM dan perekonomian Bali searah dengan transformasi perekonomian Bali yang telah ditanamkan Bapak Presiden dan Gubernur Bali mengenai ekonomi Kerthi Bali," imbuh Sudharma. 

wartawan
HMS
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.