Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Eksekutif Tak Nongol, Raker DPRD-TAPD Karangasem Batal

BATAL – Nampak anggota Dewan menunggu di ruang rapat hingga lama namun eksekutif tak hadir dalam Raker kemarin, yang akhirnya batal.

BALI TRIBUNE - Lantaran eksekutif tak nongol-nongol kendati ditunggu cukup lama oleh anggota DPRD Karangasem, Rapat Kerja (Raker) DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Karangasem, batal digelar Senin (16/7). Dewan Karangasem sangat menyayangkan ketidakhadiran pihak eksekutif dalam hal ini TAPD Pemkab Karangasem padahal Raker kemarin, yang sedianya membahas mengenai proyeksi pendapatan daerah untuk KUA-PPAS 2019 dan pengajuan legal opinion terkait permasalahan di sektor galian C, dan yang cukup membuat kecewa para wakil rakyat adalah pemberitahuan pihak eksekutif yang tidak bisa menghadiri Raker disampaikan hanya dengan  cara lisan. Ketidakhadiran eksekutif ini menjadi sorotan banyak pihak, pasalnya Raker tersebut membahas masalah penting, namun sayangnya pihak eksekutif tak mengirimkan seorang utusan pun prihal ketidakhadiran TAPD. Hanya Sekretaris Dewan, I Wayan Ardika, yang duduk di meja undangan. “Wajar kita minta penjelasan eksekutif soal sumber-sumber pendapatan untuk pembangunan. Ini sudah kejian berulang, sebuah sikap yang melecehkan dewan. Dewan harus tegas karena kita juga punya otoritas,’’ lugas I Gede Dauh Suprapta, anggota dewan dari Fraksi PDIP.  Anggota dewan lainnya yakni I Wayan Tama dari Fraksi Golkar juga mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya disaat kondidi Karangasem seperti sekarang ini tidak sepantasnya pihak ekekutif mengesampingkan undangan Raker yang telah dikirimkan dewan dan tidak hadir tanpa pemberitahuan tertulis. Karena Raker merupakan media bagi Dewan untuk memberikan masukan-masukan kepada eksekutif. “Sebagai sesama lembaga penyelenggara pemerintahan, menurut kami ini suatu kondisi yang tidak normal,’’ lontarnya.  Anggota Dewan menilai sikap eksekutif seperti itu bukan hanya sudah melecehkan Dewan sebagai sebuah lembaga, tapi juga berdampak tidak baik terhadap pembangunan. “Sudah dua kali begini. Ini harus dicatat di risalah rapat. Rapat kerja itu adalah media bagi Dewan dalam menjalankan fungsi pengawasan. Sebaiknya kita konsultasikan kondisi ini kepada atasan kita yaitu Mendagri,’’ tegas anggota Fraksi Golkar lainnya, I Nengah Sudarsa.  Rapat gabungan komisi tersebut akhirnya merekomendasikan pimpinan dewan untuk menyampaikan surat undangan kedua kepada eksekutif. Jika kondisinya masih sama, anggota dewan yang hadir sepakat mengambil langkah-langkah sebagaimana kewenangan yang dimiliki lembaga legeslatif.  Sementara itu Ketua DPRD I Nengah Sumardi yang memimpin rapat kerja bersama dua orang Wakil Ketua masing-masing I Made Wirta dan IB Adnyana, mengatakan, undangan rapat kerja sudah dilayangkan ke eksekutif 3 Juli lalu. Menurut Sumardi, rapat kerja rencananya membahas beberapa isu penting mulai dari permintaan revisi KUA-PPAS 2019, masalah legal opinion pemungutan pajak galian C dan proyeksi pendapatan daerah. “Beberapa waktu lalu kami mengembalikan rancangan KUA-PPAS karena rancangan belum mengacu pada Permendagri. Juga karena terjadi penurunan target PAD di Tahun 2019,’’ ungkapnya.

wartawan
redaksi
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.