Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Empat Kapal Ferry Dikerahkan Evakuasi Wisatawan

TIBA –Wisatawan mancanegara yang berlibur di Gili Trawangan dievakuasi ke Bali melalui Pelabuhan Padang Bai, Selasa kemarin.

BALI TRIBUNE - Pascagempa 7 SR yang mengguncang Lombok Utara, hingga Selasa (7/8), proses evakuasi wisatawan dari Lombok utamanya dari Gili Trawangan, Lombok Utara masih terus dilakukan. Dari pantauan koran ini di Pelabuhan Padang Bai, kemarin, untuk mengevakuasi ribuan wisatawan dari Lombok, pihak KSOP  Padang Bai mengerahkan sebanyak empat unit ferry dan satu unit fast boat dimana ribuan wisatawan tersebut diangkut dari Pelabuhan Lembar menuju Padang Bai. Ferry yang digunakan masing-masing KMP Madani, KMP Andika Nusantara dan KMP Nusa Penida serta Perdana Nusantara. Sekitar pukul 13.30 Wita kemarin, kapal pertama pengevakuasi wisatawan yakni Andika Nusantara tiba dan sandar di Dermaga I Padang Bai. Ratusan wisatawan yang sebagian besar terlihat kelelahan itu turun dari kapal untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan bersama travel agent dan sebagian menggunakan jasa transport di Padang Bai. “Ada empat kapal yang mengangkut wisatawan dari Pelabuhan Lembar, satu sudah sandar dan tiga lainnya masih dalam pelayaran,” ungkap Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai, I Ketut Gede Sudarma, kepada wartawan di Dermaga I Selasa kemarin. Diakuinya, dari informasi terakhir yang diperoleh pihaknya, saat ini Gili Trawangan, Meno dan Gili Air sudah kosong. Dan jika nantinya masih ada wisatawan yang masih tertinggal di sana, pihaknya siap mengerahkan ferry untuk evakuasi.  Sementara itu sejumlah wisatawan mengaku jika kondisi terakhir di Gili Trawangan cukup mencekam di mana banyak pemilik hotel dan restoran sudah menutup sementara tempat usaha mereka. “Suasana terakhir di sana sangat mencekam, lampu padam dan tidak ada aliran listrik. Kami sayangkan tidak ada informasi pasti dari yang berwenang  terkait isu tsunami. Kami takut dan bingung harus kemana sedangkan Anda tau sendiri Gili Trawangan, Meno dan Gili Air adalah pulau datar yang tidak ada gunung,” ungkap Nacy Kitterly, salah satu wisatawan asal Belanda yang baru saja tiba di Padang Bai. Saat itu diakuinya banyak yang mengalami patah tulang dan luka-luka namun tidak ada petugas medis yang berada di sana. “Yang ada dalam pikiran kami hanya bagaimana bisa keluar dari Gili Trawangan secepatnya. Namun hanya ada sedikit boat, kami akhirnya bisa keluar menggunakan boat ke Pelabuhan Bangsal, lalu ke Pelabuhan Lembar untuk kemudian menyeberang ke Pelabuhan Padang Bai,” sebutnya. Sementara itu bantuan mulai dikirimkan menuju Lombok melalui Pelabuhan Padang Bai. Bantuan yang datang di antaranya dari Jakarta, Surabaya, dan Bali serta daerah lainnya.  “Kami sudah berkomunikasi, dan kami bertemu di Pelabuhan Padang Bai untuk menyeberang bersama dengan bantuan dan relawan dari daerah lain. Nantinya kamai akan ditempatkan di Pemenang, Lombok Utara. Kami di sana akan mendirikan tenda dan dapur umum,” kata I Made Bisa, Koordinator Relawan Bali kepada wartawan di Padang Bai kemarin. Jika diperlukan tambahan relawan, nantinya akan ada yang berangkat gelombang kedua dan ketiga.

wartawan
redaksi
Category

Topeng Suluh Badung, Menghidupkan Warisan Maestro Carangsari di Panggung PKB 2026

balitribune.co.id I Denpasar - Duta Kabupaten Badung menghadirkan kekuatan tradisi dalam Rekasadana (Pergelaran) Kesenian Khas Kabupaten pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 melalui pementasan Topeng Suluh yang dibawakan Sanggar Seni Waduk, Banjar Umakepuh, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, di Kalangan Ratna Kanda, Jumat (26/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berawal dari Perayaan Kemenangan Perang, Tradisi Mekotek Digelar Setiap Hari Raya Kuningan

balitribune.co.id I Mangupura - Dentuman tongkat kayu kembali menggema di Desa Adat Munggu, Kecamatan Mengwi, saat ratusan krama melaksanakan tradisi sakral Mekotek bertepatan dengan Hari Raya Kuningan, Sabtu (27/6/2026). Ritual yang digelar setiap 210 hari ini menjadi salah satu tradisi khas Bali yang terus bertahan di tengah perkembangan zaman.

Baca Selengkapnya icon click

Terlihat Kumuh, Alun-Alun Bangli Jadi Tempat Penitipan Permainan Anak-Anak

balitribune.co.id I Bangli - Sebagai fasilitas publik terbuka yang diperuntukan bagi ruang interaksi sosial, olahraga dan rekreasi warga, kini alun-alun Bangli juga dimanfaatkan untuk tempat penitipan wahana permainan anak-anak. Realita ini tentu berpengaruh terhadap estetika  yakni keindahan dan keasrian dari alun-alun kebanggaan masyarakat Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hari Raya Galungan dan Kuningan, Ribuan Wisatawan Kunjungi Desa Wisata Penglipuran

balitribune.co.id I Bangli - Jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Penglipuran, Kelurahan Kubu Bangli pada momen hari Raya Galungan hingga Kuningan cukup tinggi. Dalam rentan waktu sepuluh hari yakni dari tanggal 17 Juni sampai 27 Juni 2026 tercatat jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata yang terkenal dengan kebersihan dan arsitektur tradisional Bali mencapai ribuan pengunjung. 

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi Bengkel Binaan Yayasan AHM, Dari Servis Motor Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

balitribune.co.id | Bandar Lampung - Di balik deru mesin dan aktivitas servis kendaraan, bengkel-bengkel binaan Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYPP) kini tidak hanya menjadi pusat perawatan sepeda motor, tetapi telah menjadi penopang ekonomi bagi masyarakat di berbagai daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.