Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Enam Hari Hilang, Kakek Kenal Ditemukan Selamat

DITANDU - Kakek paruh baya I Gusti Ngurah Kenal (60) berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan, Senin (18/6), dibantu untuk menuruni gunung menggunakan tandu.

BALI TRIBUNE - Setelah 6 hari dinyatakan hilang, akhirnya I Gusti Ngurah Kenal (60) berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan, Senin (18/6). Kenal ditemukan dalam keadaan selamat di Gunung Adeng pada ketinggian 1500 Mdpl.  Kakek paruh baya tersebut terlihat lemas dan harus dibantu untuk menuruni gunung menggunakan tandu.

Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra Budaya mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh anggota Reskrim Polsek Penebel Aiptu Made Suprawan bersama dengan warga sekitar pukul 10.15 wita, di sungai kecil di bawah bukit di sebelah barat daya Pura Puncak Bukit Puun, disebelah utara Banjar Soka, Desa Senganan. Korban diketahui hilang sejak hari Rabu, 13 Juni 2018 pagi-pagi pergi dari rumah mencari rumput untuk sapi yang dipelihara di kebun dibawah bukit Puun akhirnya sampai diketahui hilang karena tidak ada pulang kerumah, masyarakat Banjar Bugbugan Senganan, Polsek Penebel, Koramil, BNPB Tabanan, Basarnas dan team Sar Polda Bali sudah ikut mengadakan pencarian dilereng bukit Puun disekitar kebun korban. " Pada saat korban ditemukan oleh anggota dan warga diatas korban dalam keadaan biasa-biasa saja dari segi fisik seumurnya masih kuat dan biasa diajak bicara, ditanya sama anggota, korban mengatakan ada orang mengajak jalan-jalan kesana dan katanya sudah makan, menurutnta ada yang mengasi makan mungkin itu Niskala, bayangkan saja sekian hari tidak makan masih bisa bertahan," jelasnya.

Setelah korban sampai dibawah perbatasan hutan dengan kebun warga langsung mendapat pemeriksaan medis oleh dr.Yoga dari Puskesmas 1 Penebel, dokter mengatakan kondisi korban tensi normal dan perlu dirawat untuk pemulihan kondisinya. Begitu korban mau dimasukkan ke mobil Ambulan Puskesmas, beberapa warga pada kesurupan yang mengatakan korban harus dibawa ke Pelinggih bebaturan yang ada di kebun korban yang jaraknya lumayan jauh, langsung digotong warga untuk pelaksanaan upacara di kebun korban dan juga dibawakan Gong dari Adat Bugbugan seduai prosesi adat sana.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar Ketut Gede Ardana mengungkapkan bahwa dalam pencarian korban selama 4 hari sempat tidak membuahkan hasil. Namun titik terang tanda-tanda keberadaan korban baru didapat kemarin malam, dimana anak korban menemukan keranjang yang biasa digunakan bapaknya ketika pergi ke kebun. " Pagi tadi tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memulai pencarian di sekitar lokasi ditemukannya keranjang. Setelah beberapa jam penyisiran bersama potensi SAR lainnya, akhirnya Kenal ditemukan sekitar pukul 10.15 Wita. Lokasi penemuan berjarak 2.25 KM dengan radial 358° arah utara dari kebun korban," jelasnya.

Ketut Gede Ardana menambahkab di hari pertama pencarian tim SAR sudah melakukan penyisiran dari utara ke arah timur laut dari posisi diduga korban hilang (kebun milik korban). "Laporan diterima tanggal 14 Juni lalu, sementara korban hilang sudah 1 hari," jalasnya.

Menurut keterangan dari salah seorang anggota BPBD Tabanan melalui telepon genggamnya, sesaat sebelum diketahui menghilang, korban mencari pakan ternak di kebunnya. Diketahui ia adalah warga Dusun Bugbugan Senganan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Sempat ditemukan 1 ikat rumput gajah, diduga milik korban. Ditambahkan oleh Ardana, tim SAR terbantu dengan keterlibatan warga dan relawan dengan jumlah yang cukup banyak. "Upaya pencarian selama ini dilakukan dengan membagi tim SAR gabungan menjadi 3 SRU, masing-masing menyisiri lokasi se-luas 1 KM2," tuturnya. Penyisiran juga sempat diperluas hingga 4 KM2.

Proses evakuasi korban untuk menuruni gunung berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Akhirnya pada pukul 12.20 Wita I Gusti Ngurah Kenal tiba di Desa Soka yang merupakan pemukiman akses masuk jalur menuju Gunung Adeng. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan potensi SAR dari Dit Sabhara Polda Bali, Polsek Penebel Tabanan, TRC BPBD Tabanan, Babinsa Senganan, SAI Rescue dan warga bersama pihak keluarga korban. 

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Takbiran 2026 Bertepatan dengan Nyepi, FKUB Buleleng Ikuti Seruan FKUB Bali

balitribune.co.id I Singaraja - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Buleleng menggelar rapat koordinasi untuk menyusun seruan bersama terkait pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 yang diperkirakan bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah. Pertemuan berlangsung di Sekretariat FKUB Buleleng, Kota Singaraja, Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Validasi DTSEN Resmi Dimulai, Pemkab Buleleng Kerahkan 2.700 Relawan

balitribune.co.id I Singaraja -  Verifikasi dan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Buleleng resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Buleleng menandai pelaksanaannya melalui penandaan rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial serta peluncuran mobil layanan DTSEN, Senin (2/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAD Anjlok, Dewan Minta BRIDA Bangli Lakukan Riset

balitribune.co.id I Bangli - Anjloknya realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli tahun 2025, menjadi perhatian serius kalangan DPRD Bangli. Dalam rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika. Saat itu, sejumlah OPD yang hadir diantaranya, Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud), BKPAD dan OPD terkait lainnya.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Warning TPP OPD Tak Cair Bila Target PAD Tak Terealisasi

balitribune.co.id I Bangli - Sejauh ini potensi-potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli nyatanya belum dipetakan dengan jelas. Potret Bangli secara keseluruhan, belum sepenuhnya dikuasai dan diketahui oleh pimpinan OPD. Realita menyesatkan ini berdampak pada  tidak tercapainya target PAD dan kondisi ini kerap terjadi saling menyalahkan dan saling lempar tanggungjawab.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bali Minta Penegakan Hukum Terkait Temuan Hidrokarbon di Ekosistem Mangrove Selatan

balitribune.co.id | Denpasar - Hasil uji laboratorium terhadap 60 are lahan mangrove di kawasan selatan Bali yang dinyatakan positif tercemar hidrokarbon jenis diesel (solar) hingga kini belum mendapat respons resmi dari pihak terkait.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.