Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Enam Hari Tertimbun Material Banjir di Aliran Sungai Toya Sah, Truk dan Sepeda Motor Dievakuasi

EVAKUASI - Dua Exavator evakuasi truk dan sepeda motor yang tertimbun material banjir di Dusun Pura, Desa


BALI TRIBUNE - Setelah enam hari pasca terjangan banjir di Dusun Pura, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem, warga setempat akhirnya mengevakuasi sebuah truk dan sepeda motor yang hanyut dan tertimbun material banjir seperti batu dan pasir di lokasi tersebut. Proses evakuasi dilakukaan, Senin (3/12), dengan mendatangkan dua unit alat berat guna menggali material pasir yang menimbun truk dan sepeda motor tersebut. “Kejadiannya sudah sekitar enam hari lalu, dan baru tadi (kemarin,red) truk dan sepeda motor itu dievakuasi,” ungkap Ardana, Kepala Dusun Pura, saat dihubungi koran ini kemarin. Saat itu memang terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi sehingga mengakibatkan terjadinya banjir besar yang menerjang. Kebetulan kata Ardana, lokasi kejadian memang jalur sungai Toya Sah, sehingga terjangan air banjir yang membawa aterial pasir dan batu terjadi cukup besar. Saat sebelum kejadian banjir itu terjadi, salah satu truk baru saja selesai memuat batu dan tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang disertai dengan meluapnya air sungai Toya Sah. Melihat kejadian itu sopir truk yang terakhir diketahui berasal dari Bangli, langsung berlari menyelamatkan diri sementara truknya dalam hitungan menit langsung terkubur oleh material yang terbawa banjir. “Kalau nama sopirnya kami tidak tau, tapi menurut informasi sopirnya berasal dari Bangli,” sebut Ardana. Dijelaskannya kejadian banjir besar yang terjadi enam hari lalu itu memang tidak mengakibatkan kerusakan berarti di wilayahnya. “Kerusakan sih tidak ada pak! Nah kebetulaan lokasi itu kan sudah ada lubang jadi ketika terjadi banjir, airnya ya menggenang dil obang itu!” ujarnya. Sedangkan sepeda motor yang ikut tertimbun bersama truk itu dijelaskannya jika sepeda motor itu milik salah seorang warga setempat yang hanyut dari hulu dan terkubur dalam genangan air dilobang tersebut bersama truk tersebut. “Kalau banjir ya memang setiap terjadi hujan lebat di Gunung Agung pasti banjir, karena itu merupakan alur sungai Toya Sah! Pungkasnya sebari menyebutkan jika tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir tersebut.

wartawan
Release
Category

KPK Dorong PAKSI Bali Perkuat Pendidikan Antikorupsi Berbasis Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Forum Penyuluh Antikorupsi Provinsi Bali (PAKSI Bali) untuk terus memperkuat peran masyarakat dalam membangun budaya antikorupsi. Hal tersebut disampaikan dalam Sarasehan PAKSI Bali yang membahas capaian kegiatan, pengembangan forum, serta penguatan kolaborasi pendidikan antikorupsi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan Kakaktua-Pattimura Dikebut, Pemkab Buleleng Kucurkan Rp2 Miliar

balitribune.co.id | Singaraja - Keluhan warga soal jalan rusak dan banjir di kawasan padat Kota Singaraja mulai mendapat penanganan serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelontorkan anggaran lebih dari Rp2 miliar untuk merevitalisasi Jalan Kakaktua dan Jalan Pattimura, Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.