Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Enam Ribu Pasien RSU Famili Husada Hengkang

Bali Tribune / RS Famili Husada Gianyar.

balitribune.co.id | GianyarMeski tidak diakui sebagai penyebab membludaknya Pasien BPJS kesehatan di RSU Sanjiwani Gianyar, nyatanya 6 ribuan pasien RSU Familiy Husada kini harus beralih ke rumah sakit lainnya. Selain ke Sanjiwani sebagian lainnya hengkang ke Rumah sakit yang mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan.

Dari informasi yang dihimpun Bali Tribune, Rabu (11/1), lantaran diputusnya kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan Rumah Sakit Umum Famili Husada Gianyar,  enam ribu lebih pasien dipastikan beralih faskes. Sementara  pihak RS Family Husada kini sedang  berupaya memenuhi syarat perjanjian dan berusaha agar tidak mem-PHK ataupun merumahkan para pekerjanya.

Saat dikonfirmasi, Kepala BPJS Kesehatan Bali Timur, Elly Widiani, mengakui jika RSU Family Husada seharusnya masih mendapat pengobatan rawat jalan di sana sekitar 6.000an orang per bulan. Saat ini, para pasien tersebut telah mendapatkan pelayanan di RS yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. "Kurang lebih 6000an pasien rawat jalan sebulan yang saat ini sudah dialihkan pelayanannya ke RS yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan di tahun 2023," ujar perempuan asal Buleleng tersebut.

Pihaknya menegaskan terkait kemungkinan membangun kerjasama kembali dengan Famili Husada. "Kerjasama kembali sangat memungkinkan. Tapi tergantung komitmen dan kesiapan RS atas poin-poin yang harus disiapkan menjadi perbaikan," tekannya.

Pengawas RSU Famili Husada Gianyar, Made Gde Wisnu Wijaya mengatakan, saat ini RS Famili Husada masih tetap beroperasi. Pasca-pemutusan kerjasama dengan BPJS Kesehatan, rata-rata pasien umum yang datang sebanyak 80 orang per hari, dengan tingkat okupansi 10 persen. Meskipun jumlah pasien berkurang drastis. Namun pihaknya tetap berusaha mempertahankan pegawai.

"Sampai saat ini kami masih komit agar tidak sampai mem-PHK maupun merumahkan pegawai. Meskipun RS lain yang senasib dengan kami ada yang mem-PHK pegawai, kami akan tetap pertahankan pegawai. Karena jika terjadi pemutusan hubungan kerja, maka imbasnya akan sangat besar," ujarnya.

Wisnu mengatakan bahwa pihaknya sangat berharap BPJS Kesehatan membuka pintu kerjasama lagi. Karena itu, saat ini pihaknya pun telah dalam proses melengkapi dan mengevaluasi kekurangan yang menyebabkan BPJS Kesehatan memutus hubungan dengan Famili Husada. Baik dari segi kamar, pelayanan dan sebagainya. "Mudah-mudahan dengan perbaikan yang kami lakukan, dapat mengetuk hati pihak BPJS Kesehatan," tandasnya.

wartawan
ATA
Category

Dishub Badung Uji Coba Bus Sekolah Gratis, Layani Rute Sading–Darmasaba ke SMPN 5 Mengwi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mulai menyiapkan program bus sekolah gratis sebagai salah satu upaya mengurangi kemacetan lalu lintas, khususnya pada jam berangkat dan pulang sekolah. Program tersebut akan diawali dengan uji coba menggunakan satu unit bus yang melayani siswa SMP Negeri 5 Mengwi.

Baca Selengkapnya icon click

Komitmen Layanan Purna Jual, Astra Motor Bali Berjaya di AHM-TSC 2026

balitribune.co.id | Cikarang - Astra Motor Bali, Main Dealer resmi sepeda motor Honda di wilayah Bali, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Dalam ajang Astra Honda Technical Skill Contest (AHM-TSC) 2026, perwakilan Astra Motor Bali, I Wayan Okky Fransiska dari Astra Motor Center Denpasar, sukses meraih Juara Ketiga pada kategori Service Advisor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengadaan Beras Capai 166,7 Persen, BULOG Bali Perkuat Cadangan Pangan Daerah

balitribune.co.id I Denpasar - Perum BULOG Kantor Wilayah Bali terus memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebagai upaya menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung kesejahteraan petani lokal. Hingga akhir Juli 2026, realisasi pengadaan beras di Bali bahkan telah melampaui target yang ditetapkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Minta Proses Hukum Insiden Juwuk Legi Objektif dan Transparan

balitribune.co.id I Tabanan – Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa meminta aparat penegak hukum untuk menangani kasus pengeroyokan di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, secara transparan dan objektif.

Permintaan ini disampaikan usai ia menemui langsung keluarga lima tersangka pengeroyokan untuk meredam potensi gejolak sosial pasca-insiden maut yang menewaskan seorang terduga maling ayam berinisial KD.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.