Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Enam Skuad Bali United Tutupi Kelemahan Celebest

Celebest FC
Skuad Celebest FC di ajang playoff Liga 2.

BALI TRIBUNE - Kehadiran enam punggawa Serdadu Tridatu di dalam tim Celebest FC disambut positif oleh asisten pelatih Celebest FC asal Bali, I Wayan Sukadana. Kendati masih belum meraih hasil maksimal di laga perdana playoff Liga 2 lalu, namun Wayan Sukadana mengatakan, kehadiran enam pemain Bali United tersebut bisa menutupi kelemahan yang ada di tim berjuluk Laskar Tanduk Anoa tersebut.

“Kehadiran enam pemain pinjaman dari Bali United memang kami proyeksikan untuk menutup kekurangan kami di beberapa sektor yang merupakan kelemahan tim ini, jadi hadirnya enam pemain Bali United itu bisa menutup kekurangan tersebut,” ujarnya, Jumat (13/10).

Mantan punggawa Gelora Dewata ini menambahkan, pihaknya selaku tim pelatih juga melihat proses adaptasi keenam pemain Bali United cukup cepat dari tiga pekan terakhir mereka bergabung.

Wayan Sukadana yang kala aktif bermain pada posisi stopper tersebut juga mengaku sudah cukup mengenal karakter para pemain pinjaman dari Bali United itu, khususnya dua pemain asli Bali yaitu Junius Bate dan I Nyoman Adi Parwa.

 “Kalau Junius saya sudah tahu dia sejak junior. Beberapa kali saat ada turnamen futsal saya selalu ajak dia di tim saya. Saya juga lihat dia main saat di Perseden tahun 2014 lalu. Untuk Adi Parwa saya juga sudah tahu saat awal-awal dia bermain di Bali United. Secara umum saya bisa katakan mereka adalah pemain muda dengan potensi luar biasa,” katanya.

Wayan Sukadana sendiri juga merupakan pelatih lokal Bali yang juga kerap membantu tim Bali United saat melakukan kegiatan seleksi pemain. Wayan Sukadana merupakan salah satu tim scouting saat diadakannya seleksi tim Bali United U-17 yang diikuti 1.000 peserta.

Enam pemain Bali United yang saat ini sedang menjalani masa peminjaman di klub Liga 2, Celebest FC Palu, kemarin malam menjalani laga pertama di babak playoff Liga 2 melawan Persika Karawang di Stadion Manahan, Solo.

Lima dari enam pemain tersebut turun sebagai starter, yakni Diky Indriyana, Junius Bate, Nyoman Adi Parwa, Mahdi Albaar, dan Martinus Novianto. Satu lagi pemain Bali United yang sudah lebih dulu menjalani masa pinjaman di Celebest FC, Azka Fauzi Wibowo memulai laga dari bangku cadangan.

Diky, Junius, dan Adi Parwa dipercaya tampil penuh selama 90 menit oleh pelatih kepala Celebest FC, Jafri Sastra. Sementara Mahdi Albaar hanya bermain di 45 menit babak pertama dan perannya digantikan Muhammad Satriatama. Sementara Martinus bermain selama 75 menit sebelum digantikan pemain Bali United lainnya, Azka Fauzi Wibowo.

Sayangnya dalam laga tersebut, gawang Celebest FC Palu yang dikawal Diky Indriyana harus bobol dua kali dan membuat Celebest FC kalah dengan skor 1-2. Padahal tim berjuluk Laskar Tanduk Anoa tersebut sempat unggul 1-0 sampai dengan turun minum.

wartawan
Djoko Purnomo
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi Berkelanjutan, BPJS Kesehatan dan Kejari Tabanan Perkuat Pengawalan Program JKN

balitribune.co.id I Tabanan - BPJS Kesehatan secara resmi memperbarui sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) pada Senin(13/4). Hal ini merupakan komitmen bersama dalam upaya meningkatkan kepatuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha di Wilayah Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali dan Kodam IX/Udayana Perkuat Sinergi, Tata Ruang Jadi Sorotan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah pusat mempertegas komitmen menertibkan aset dan tanah terlantar di seluruh Indonesia melalui kebijakan strategis. Langkah ini sejalan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2025 yang disahkan Presiden Prabowo Subianto, tentang penertiban kawasan dan tanah telantar untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali Darurat Narkoba, WNA dan Barang Bukti Rp19,8 Miliar Diamankan

balitribune.co.id I Denpasar - Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Polda Bali berhasil mengungkap dua kasus besar dalam waktu berdekatan, yakni penyelundupan narkotika jenis kokain lebih dari 2,5 Kg jaringan internasional serta peredaran narkotika jenis MDMA (ekstasi) 1.284 Butir di wilayah kuta selatan. Dari kedua BB narkotika tersebut mencapai harga hingga 19,8 Miliar Rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.